Ratas soal Karhutla Riau, Kepala Daerah hingga Kapolda Disemprot Jokowi

Agung Sandy Lesmana | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Senin, 16 September 2019 | 22:16 WIB
Ratas soal Karhutla Riau, Kepala Daerah hingga Kapolda Disemprot Jokowi
Jokowi. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas mengenai kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau, Pekan Baru, Senin (16/9/2019) malam.

Dalam siaran langsung yang dikutip dari akun youtube Sekretaris Presiden, Jokowi mengaku sudah mengingatkan jajarannya pada rapat terbatas Juli lalu soal pencegahan penanganan Karhutla yang mutlak dilakukan.

Berkaca dari pengalaman-pengalaman sebelumnya, Jokowi mengakui sangat sulit menyelesaikan masalah karhutla.

"Saya hanya ingin mengingatkan semuanya, di rapat bulan Juli, tanggal 15, di Istana saya ingatkan, pencegahan dalam penanganan dalam Karhutla adalah mutlak dilakukan, karena kalau yang terjadi sudah kejadian kebakaran apalagi di lahan gambut, pengalaman bertahun-tahun kita sudah mengalaminya, sangat sulit menyelesaikan," ujar Jokowi dalam ratas.

Jokowi pun menyindir kepala daerah, Pangdam dan Kapolda setempat yang tidak mengaktifkan perangkat-perangkat dalam menangani masalah ini. Sebab, menurutnya, jika seluruh perangkat diaktifkan, satu titik api bisa dengan mudah ditangani. 

"Kita memiliki semuanya, tapi perangkat-perangkat ini tidak diaktifkan secara baik. Kalau infrastruktur ini diaktifkan secara baik, saya yakin, satu titik api ketahuan dulu sebelum menjadi ratusan titik api, itu sudah saya ingatkan berkali-kali. Yang kita hadapi ini bukan hutan, tapi lahan gambut," katanya.

Tak hanya itu, pada Jumat 13 September 2019 lalu, Jokowi juga sudah menginstruksikan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo untuk melakukan hujan buatan.

Karena itu, kata Jokowi perlunya dukungan dari semua pihak dalam mengatasi persoalan karhutla.

"Hari ini juga saya harapkan besok dilakukan hal sama dalam jumlah yang lebih besar. Pasukan pun sudah saya perintahkan ditambah. Kalau tidak ada dukungan dari pemda, ini adalah pekerjaan besar yang sulit diselesaikan, pengalaman kita bertahun-tahun seperti itu. Kuncinya ada di pencegahan, satu titik api muncul dan dibiarkan," ucap dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut saat ini Riau sudah masuk siaga darurat. Pasalnya luas lahan yang terbakar sudah mencapai puluhan ribu hektar.

Ia pun tak ingin aktivas penerbangan dan aktivitas ekonomi di Riau terganggu.

"Riau status siaga darurat, luas lahan terbakar sudah mencapai puluhan ribu hektare. Jangan sampai ini mengganggu aktivitas penerbangan sehingga berimbas pada aktivitas ekonomi di Riau," katanya.

Dalam ratas tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Doni Monardo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gegara Kabut Asap, Lion Group Terpaksa Alihkan Penerbangan ke Samarinda

Gegara Kabut Asap, Lion Group Terpaksa Alihkan Penerbangan ke Samarinda

Bisnis | Senin, 16 September 2019 | 20:12 WIB

Pemerintah Pusat dan Daerah Tak Usah Lempar Tanggung Jawab Soal Karhutla

Pemerintah Pusat dan Daerah Tak Usah Lempar Tanggung Jawab Soal Karhutla

News | Senin, 16 September 2019 | 19:54 WIB

Tinjau Penanganan Karhutla, Jokowi Bertolak ke Riau

Tinjau Penanganan Karhutla, Jokowi Bertolak ke Riau

News | Senin, 16 September 2019 | 19:45 WIB

Kepala Bappenas Sebut Kemungkinan Kebakaran Hutan di Ibu Kota Baru Kecil

Kepala Bappenas Sebut Kemungkinan Kebakaran Hutan di Ibu Kota Baru Kecil

News | Senin, 16 September 2019 | 18:51 WIB

Pemerintah Dinilai Bakal Kesulitan Berikan Ganti Rugi Karhutla

Pemerintah Dinilai Bakal Kesulitan Berikan Ganti Rugi Karhutla

News | Senin, 16 September 2019 | 18:03 WIB

Darurat Kebakaran Hutan, LSM Kirim Surat ke Jokowi: Marah, Sedih, Kecewa

Darurat Kebakaran Hutan, LSM Kirim Surat ke Jokowi: Marah, Sedih, Kecewa

Video | Senin, 16 September 2019 | 17:11 WIB

Terkini

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:57 WIB