Beringas, Massa Coba Terobos Kawat Berduri: Bakar KPK Sekarang Juga!

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 23 September 2019 | 17:55 WIB
Beringas, Massa Coba Terobos Kawat Berduri: Bakar KPK Sekarang Juga!
Sejumlah elemen masyarakat menggelar aksi di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (23/9/2019). Aksi yang menyatakan dukungan terhadap UU KPK hasil revisi ini berlangsung anarkistis. [Suara.com/Fakhri]

Suara.com - Massa dari berbagai elemen kembali menyantroni Gedung Merah Putih KPK, Jakarta untuk menggelar aksi unjuk rasa mendukung pengesahan RUU KPK, hari ini.

Dalam aksinya tersebut, massa dari PMII dan Laskar Merah Putih awalnya melakukan aksi bakar ban bekar di gedung KPK.

Massa yang berdemo di depan Gedung KPK melakukan aksi bakar ban bekas, Senin (23/9). (Suara.com/Fakhri).
Massa yang berdemo di depan Gedung KPK melakukan aksi bakar ban bekas, Senin (23/9). (Suara.com/Fakhri).

Pantauan Suara.com di lokasi, massa bahkan ingin merangsek ke bagian depan gedung KPK. Para pendemo ini makin beringas, merusak kawat besi berduri dengan menggunakan bambu dan benda-benda keras lainnya.

Di tengah kerumumunan, api berkobar karena beberapa ban dibakar oleh massa aksi. Mereka mengelilingi ban sambil menyanyikan yel-yel.

Massa yang berdemo di depan Gedung KPK melakukan aksi bakar ban bekas, Senin (23/9). (Suara.com/Fakhri).
Massa yang berdemo di depan Gedung KPK melakukan aksi bakar ban bekas, Senin (23/9). (Suara.com/Fakhri).

"Bakar, bakar, bakar KPK, bakar KPK sekarang juga," seru massa aksi di depan gedung KPK, Senin (23/9/2019).

Beberapa massa aksi juga telah melewati kawat berduri. Kawat tersebut terus didorong oleh sejumlah orang.

Sementara aksi berlangsung, terlihat beberapa personil kepolisian berjaga di deoan gedung. Namun belum terlihat adanya tindakan lebih jauh untuk massa yang sekamin anarkis ini.

Saat ini, aksi massa terbagi menjadi dua kubu yang keduanya mendukung RUU KPK. Elemen yang terlibat adalah Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Laskar Merah Putih.

Sebelumnya, aparat kepolisian memperketat penjagaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Senin (23/9/2019) siang. Mereka melapisi gedung komisi antirasuah itu dengan kawat berduri untuk mengantisipasi aksi demontrasi yang terus ramai dilakukan para organisasi pendukung maupun menolak RUU KPK.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Bastoni mengatakan, pemasangan kawat berduri untuk antisipasi adanya demo besar-besaran di KPK.

"Iya, betul ada penebalan pengamanan, untuk antisipasi saja," ujar Bastoni, Senin (23/9/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendemo Pro UU KPK di Gedung Merah Putih Anarkistis, Rusak Kawat Duri

Pendemo Pro UU KPK di Gedung Merah Putih Anarkistis, Rusak Kawat Duri

News | Senin, 23 September 2019 | 17:50 WIB

Setelah Dilempari Telur Busuk, Polisi Pasang Kawat Berduri di Gedung KPK

Setelah Dilempari Telur Busuk, Polisi Pasang Kawat Berduri di Gedung KPK

News | Senin, 23 September 2019 | 13:31 WIB

Desak Agus Rahardjo Cs Angkat Koper, Pendemo Aksi Fogging Gedung KPK

Desak Agus Rahardjo Cs Angkat Koper, Pendemo Aksi Fogging Gedung KPK

News | Jum'at, 20 September 2019 | 21:50 WIB

Imam Nahrawi jadi Tersangka, Massa PMII Sebut Pimpinan KPK Busuk

Imam Nahrawi jadi Tersangka, Massa PMII Sebut Pimpinan KPK Busuk

News | Jum'at, 20 September 2019 | 20:51 WIB

Desak Agus Rahardjo Cs Mundur, PMII Beringas di KPK

Desak Agus Rahardjo Cs Mundur, PMII Beringas di KPK

Video | Jum'at, 20 September 2019 | 19:37 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB