Bentrokan Pendemo DPR Tak Pakai Almamater Masih Pecah di Senayan

Pebriansyah Ariefana, Yosea Arga Pramudita

Rabu, 25 September 2019 | 00:02 WIB
Bentrokan Pendemo DPR Tak Pakai Almamater Masih Pecah di Senayan
Massa melawan karena menolak diusur polisi di sekitar Senayan, Jakarta. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Bentrokan Pendemo DPR Tak Pakai Almamater Masih Pecah di Senayan

Bentrokan pasca demo Gedung DPR masih terjadi di sekitaran Senayan Jakarta, Selasa (24/9/2019) malam. Bentrokan terjadi antara polisi berseragam lengkap dengan kumpulan massa pendemo gedung DPR.

Namun massa yang benterok dengan polisi itu tidak mengenakan jas almamater khas mahasiswa. Kebanyakan dari mereka mengenakan kaos, kemaja dan jaket. Mereka digiring oleh polisi ke arah jalan Jenderal Sudirman dekat FX Sudirman.

Massa melempar batu ke arah polisi. Polisi bertameng pun menangkisnya.

Jalan-jalan di sekitar Jalan Asia Afrika pun masih penuh dengan pendemo. Namun tidak padat.

Sebelumnya, Kerusuhan imbas aksi di depan gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, kembali pecah. Kali ini di ruas jalan Gatot Soebroto atau depan pintu 8 Gelora Bung Karno (GBK), tepatnya di seberang pintu masuk Hotel Sultan. Massa melawan karena menolak diusur polisi.

Awalnya, kepolisian meminta agar massa yang didominasi mahasiswa dari berbagai universitas ini menolak untuk dibubarkan. Mereka masih melayangkan protes karena kepolisian dianggap telah melakukan kekerasan.

Namun sekitar 20 menit kepolisian melakukan negosiasi dengan massa aksi, massa menolak untuk pulang. Akhirnya kepolisian yang dipimpin oleh Kapolres Jakarta Pusat, Harry Kurniawan, mengarahkan pasukan anti huru hara untuk membubarkan massa.

Kepolisian terlihat menembakan gas air mata ke arah kerumunan. Massa langsung berlarian ke jalan arah Bendungan Hilir.

baca juga

Setelah massa beralarian, polisi masih menembaki massa yang masih belum mau bubar. Setelah selesai menembaki massa, kepolisian menarik diri ke jalan tol dalam kota.

Namun massa kembali lagi dan melempar dengan batu dan benda lain. Jalan Gatot Soebroto arah Pancoran terlihat mulai kembali dibuka.

Setelah itu pihak kepolisian kembali melanjutkan penyisiran ke arah gedung DPR RI.

Beberapa personil kepolisian mulai menyisir wilayah tol dalam kota. Mereka meminta agar massa aksi di gedung DPR RI yang masih bertahan segera pulang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pintu Tol di Depan Gedung DPR Dibakar Pendemo, Api Berkobar

Pintu Tol di Depan Gedung DPR Dibakar Pendemo, Api Berkobar

News | Selasa, 24 September 2019 | 21:51 WIB

Polisi Pukul Mundur Mahasiswa, POMNAS 2019 Diramaikan Penonton Dadakan

Polisi Pukul Mundur Mahasiswa, POMNAS 2019 Diramaikan Penonton Dadakan

Sport | Selasa, 24 September 2019 | 21:14 WIB

Duduk dengan Polisi, Demonstran: Capek Saya Pak Kena Gas Air Mata

Duduk dengan Polisi, Demonstran: Capek Saya Pak Kena Gas Air Mata

News | Selasa, 24 September 2019 | 21:08 WIB

Stasiun Palmerah, Benteng Terakhir Demonstran Anti RUU Ngawur

Stasiun Palmerah, Benteng Terakhir Demonstran Anti RUU Ngawur

News | Selasa, 24 September 2019 | 20:58 WIB

Terkini

2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!

2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:28 WIB

Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung

Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:17 WIB

Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru

Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:15 WIB

Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek

Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek

News | Sabtu, 05 September 2026 | 00:56 WIB

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:56 WIB

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:29 WIB

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Jatim | Jum'at, 04 September 2026 | 23:16 WIB

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Jakarta | Jum'at, 04 September 2026 | 23:04 WIB

×