Bawa Keranda Mayat, Mahasiswa Injak-injak Kawat Berduri di DPRD Jatim

Agung Sandy Lesmana

Rabu, 25 September 2019 | 12:39 WIB
Bawa Keranda Mayat, Mahasiswa Injak-injak Kawat Berduri di DPRD Jatim
Massa mengangkat keranda mayat bertuliskan KPK di depan Gedung DPRD Jatim. (Suara.com/Arry Saputra).

Suara.com - Aksi ribuan mahasiswa yang bertajuk Surabaya Menggugat di depan Kantor DPRD Jawa Timur diwarnai aksi saling teriak. Para mahasiswa memaksa merangsek untuk masuk ke dalam gedung.

Pantauan di lokasi, massa yang mencoba memaksa masuk ini menginjak-injak kawat duri yang diletakkan di depan pintu gerbang kantor DPRD. Tak selang lama, kawat duri itu mulai ambles dan massa mulai mendekati pagar.

Aparat kepolisian pun coba menenangkan para massa untuk tidak mudah terprovokasi. Pihak kepolisian akan mencoba mempertemukan koordinator aksi dari setiap kampus.

"Kawan-kawan mahasiswa tolong jangan lakukan ini, jangan mudah terprovokasi. Kami akan mempertemukan kalian dengan anggota dewan tingkat satu, perwakilan dari setiap kampus silahkan ke depan," ucap Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Leonardus Simarmata di depan massa.

Massa yang di dalam kerumunan kemudian keluar maju melewati kawat berduri yang telah diinjak-injak tadi menuju ke depan aparat kepolisian dengan membawa keranda mayat dari bambu yang ditutupi dengan kain warna hitam bertuliskan 'KPK'.

Leonardus kembali mengimbau kepada para mahasiswa untuk menjalankan aksi dengan tertib dan menjaga ketertiban. Ia mengatakan untuk tetap melaksanakan aksi dengan damai

"Kami tidak akan larang, kami tidak akan melakukan apa apa karena adik adik adalah adik kami semua, adik adik adalah anak kami semua. Tolong jaga keamanan dan ketertiban di kota Surabaya saya percaya adik adik semua," imbuhnya.

Para mahasiswa ini pun diberikan microphone milik aparat kepolisian untuk menyuarakan aspirasinya dengan tetap berada di luar pagar gedung.

Pantauan di lokasi kondisi aksi di depan Gedung Kantor DPRD Jawa Timur masih hingga kini masih tetap berjalan dengan kondusif. Hanya saja kawat berduri penghalang massa diinjak-injak mahasiswa rusak.

baca juga

Kontributor : Arry Saputra

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Babak Belur saat Demo, Naufal: Perusuh di DPR Tua-tua Tak Pakai Almamater

Babak Belur saat Demo, Naufal: Perusuh di DPR Tua-tua Tak Pakai Almamater

News | Rabu, 25 September 2019 | 12:33 WIB

Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan, Ancam Duduki Kantor DPRD Pontianak

Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan, Ancam Duduki Kantor DPRD Pontianak

News | Rabu, 25 September 2019 | 12:28 WIB

Rusak Akibat Demo, GT Senayan dan Pejompongan Sudah Diperbaiki

Rusak Akibat Demo, GT Senayan dan Pejompongan Sudah Diperbaiki

News | Rabu, 25 September 2019 | 12:26 WIB

Demo Mahasiswa di Depan DPRD Sulawesi Tengah Rusuh!

Demo Mahasiswa di Depan DPRD Sulawesi Tengah Rusuh!

News | Rabu, 25 September 2019 | 11:57 WIB

Polda soal Intimidasi Wartawati Kompas.com: Jika Merasa Dianiaya, Laporkan

Polda soal Intimidasi Wartawati Kompas.com: Jika Merasa Dianiaya, Laporkan

News | Rabu, 25 September 2019 | 11:16 WIB

Terkini

Tak Cuma Kapolres, 3 Petinggi Polres Sukoharjo Ikut Dicopot Buntut Geledah Ponpes

Tak Cuma Kapolres, 3 Petinggi Polres Sukoharjo Ikut Dicopot Buntut Geledah Ponpes

News | Senin, 02 November 2026 | 19:29 WIB

2.000 Pelari Ramaikan Xiaomi POP Run 2026, REDMI Note 17 Pamer Baterai Jumbo

2.000 Pelari Ramaikan Xiaomi POP Run 2026, REDMI Note 17 Pamer Baterai Jumbo

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:25 WIB

AURA: Cara Membuat Konten Dikutip ChatGPT dan Gemini dengan Teknik GEO

AURA: Cara Membuat Konten Dikutip ChatGPT dan Gemini dengan Teknik GEO

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:20 WIB

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

News | Senin, 02 November 2026 | 19:20 WIB

BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan

BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 19:18 WIB

Pajak Pembalut Jadi Bukti Nafsu Belanja Negara Ugal-ugalan Saat Penerimaan Terbatas

Pajak Pembalut Jadi Bukti Nafsu Belanja Negara Ugal-ugalan Saat Penerimaan Terbatas

News | Senin, 02 November 2026 | 19:17 WIB

Dari Lereng Muria, Tradisi Guyang Cekathak Jadi Simbol Perhomatan pada Alam

Dari Lereng Muria, Tradisi Guyang Cekathak Jadi Simbol Perhomatan pada Alam

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 19:15 WIB

Kenapa BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif? Ini Penyebab Utamanya Menurut Aturan Terbaru!

Kenapa BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif? Ini Penyebab Utamanya Menurut Aturan Terbaru!

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 19:15 WIB

Sengketa Tanah Sejak 2018 Memanas di Palembang, Ketua RT dan RW Dibacok Saat Pengukuran Lahan

Sengketa Tanah Sejak 2018 Memanas di Palembang, Ketua RT dan RW Dibacok Saat Pengukuran Lahan

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 19:14 WIB

Dapur-dapur MBG Kerek Penjualan Daihatsu Gran Max hingga 20 Persen

Dapur-dapur MBG Kerek Penjualan Daihatsu Gran Max hingga 20 Persen

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 19:10 WIB

×