Balas Gas Air Mata dengan Batu, Pelajar di DPR: Ayo Maju Sini, Cemen!

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 25 September 2019 | 18:17 WIB
Balas Gas Air Mata dengan Batu, Pelajar di DPR: Ayo Maju Sini, Cemen!
Massa dari kalangan pelajar bentrok dengan polisi di Palmerah, Jakarta Barat. (Suara.com/Fakhri).

Suara.com - Kerusuhan kembali pecah di kawasan Palmerah, Jakarta Pusat, Rabu (25/9/2019). Kericuhan ini melibatkan para siswa SMK/STM dengan aparat kepolisian.

Pantauan Suara.com di lokasi, kejadian berlangsung tepatnya di depan perlintasan kereta api Palmerah. Massa yang beberapa di antaranya masih mengenakan seragam sekolah ini melempari polisi dengan batu.

Sementara polisi yang berjaga di kawasan ini terbagi dua. Satu barisan di dalam belakang gedung DPR RI. Satu lagi di Jalan Lapangan Tembak, arah Gelora Bung Karno.

Batu berserakan bekas pelemparan demo pelajar di belakang gedung DPR RI. (Suara.com/Fakhri).
Batu berserakan bekas pelemparan demo pelajar di belakang gedung DPR RI. (Suara.com/Fakhri).

Massa perusuh menggunakan batu yang berada di perlintasan kereta api sebagai senjata. Mereka kerap memprovokasi kepolisian untuk menyerangnya balik.

"Ayo sini maju lah cemen," ujar salah satu  pelajar di lokasi, Rabu (25/9/2019).

Balas gas air mata, pendemo dari kalangan pelajar lemparkan batu ke polisi di DPR. (Suara.com/Fakhri).
Balas gas air mata, pendemo dari kalangan pelajar lemparkan batu ke polisi di DPR. (Suara.com/Fakhri).

Namun sekitar pukul 17.50 WIB, polisi tak bergeming. Mereka hanya menahan dengan tameng yang dilempari batu.

Diketahui, hari ini ratusan pelajar dari SMA, SMK, hingga STM turun ke jalan untuk melanjutkan perjuangan mahasiswa yang berdemo menolak UU KPK hasil revisi dan RKUHP di gedung DPR RI, Selasa (24/9/2019) kemarin. Mereka tegabung dalam seruan STM melawan.

Para pendemo dari kalangam pelajar ini bahkan terlibat bentrok dan menyerang aparat kepolisian dengan batu. Mereka sebelumnya bahkan mencoba melakukan blokade sebagian di kawasan Slipi. Mereka ramai-ramai meneriakkan yel-yel menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) KUHP.

baca juga

Berbagai poster dipampangkan di depan barisan anggota Brimob. Poster yang dipegang mereka seperti 'Jokowi Of Shit', Jokowi Ganti Sama Bapak Aing.

Sebanyak 200 orang yang sempat aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR ditangkap dan kini masih diperiksa di Polda Metro Jaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Anak STM Bentrok, Pos Polisi Pejompongan Terbakar

Aksi Anak STM Bentrok, Pos Polisi Pejompongan Terbakar

News | Rabu, 25 September 2019 | 18:06 WIB

Asap Hitam Membumbung Tinggi, Bakda Magrib di Kolong Slipi Masih Mencekam

Asap Hitam Membumbung Tinggi, Bakda Magrib di Kolong Slipi Masih Mencekam

News | Rabu, 25 September 2019 | 18:01 WIB

Lawan Anak STM yang Aksi, 1 Polisi Tumbang Keluarkan Darah

Lawan Anak STM yang Aksi, 1 Polisi Tumbang Keluarkan Darah

News | Rabu, 25 September 2019 | 18:01 WIB

Anak STM Lawan Polisi Memanas! Pos Polisi di Kolong Tol Slipi Terbakar

Anak STM Lawan Polisi Memanas! Pos Polisi di Kolong Tol Slipi Terbakar

News | Rabu, 25 September 2019 | 17:48 WIB

Mau Bergerak ke Jakarta, Rombongan STM asal Depok Diciduk Satpol PP

Mau Bergerak ke Jakarta, Rombongan STM asal Depok Diciduk Satpol PP

Jabar | Rabu, 25 September 2019 | 17:23 WIB

Anak STM Kuasai Jalan, Tol Dalam Kota di Slipi Ditutup!

Anak STM Kuasai Jalan, Tol Dalam Kota di Slipi Ditutup!

News | Rabu, 25 September 2019 | 17:17 WIB

Terkini

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

×