Pelajar Demo di DPR Rusuh, Anies: Jangan Sampai Ada Anak yang Hilang

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 26 September 2019 | 14:12 WIB
Pelajar Demo di DPR Rusuh, Anies: Jangan Sampai Ada Anak yang Hilang
Sejumlah pelajar mengikuti aksi unjuk rasa menentang UU KPK hasil revisi dan RKUHP di belakang Gedung DPR, Jakarta, Rabu (25/9). [Suara.com/Arya Manggala]

Suara.com - Ratusan pelajar SMA, SMK, dan STM mengikuti aksi di kawasan Gedung DPR RI yang berujung dengan kerusuhan pada Rabu (26/9/2019) kemarin. Karena kejadian itu, pihak sekolah di Jakarta untuk ikut memantau keberadaan seluruh siswanya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan Kepala Sekolah bertanggung jawab untuk memastikan kegiatan belajar mengajar berlangsung dengan baik. Ia mengklaim sejaki pagi, sudah menginstruksikan untuk melakukan pendataan kehadiran siswa.

"Jadi saya sampaikan dari kemarin sekolah harus memastikan setiap siswa pada jam dia harus belajar itu berkegiatan sekolah," ujar Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (26/9/2019).

Anies menuturkan, setelah jam pelajaran selesai giliran orangtua murid untuk aktif mengawasi kemana anak mereka keluar rumah.

"Setelah selesai sekolah mereka pulang. Karena itu saya menganjurkan orang tua untuk memantau keberadaan anak-anaknya," kata Anies.

Karena situasi masih belum kunjung kondusif, Anies mengaku tidak ingin ada anak yang hilang karena mereka mengikuti aksi di depan gedung wakil rakyat di Senayan. Ia menganggap kolaborasi antara orangtua dan sekolah diperlukan agar bisa mengetahui keberadaan para siswa.

"Saya instruksikan untuk melakukan pengecekan dan memastikan semua anak di Jakarta terdeteksi posisinya di mana. Jangan sampai ada anak yang hilang," pungkasnya.

Pelajar menghindari gas air mata saat terlibat bentrok dengan polisi ketika melakukan aksi unjuk rasa di kawasan Jalan Layang Slipi, Jakarta, Rabu (25/9). [Suara.com/Arya Manggala]
Pelajar menghindari gas air mata saat terlibat bentrok dengan polisi ketika melakukan aksi unjuk rasa di kawasan Jalan Layang Slipi, Jakarta, Rabu (25/9). [Suara.com/Arya Manggala]

Untuk diketahui, ratusan pelajar dari SMA, SMK, hingga STM turun ke jalan pada Rabu (25/9). Mereka tegabung dalam seruan STM melawan. Mereka bahkan terlibat bentrok dan menyerang aparat kepolisian dengan batu.

Selain itu mereka juga melakukan blokade sebagian jalan layang Slipi, Jakarta Barat. Mereka ramai-ramai meneriakkan yel-yel menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) KUHP.

Berbagai poster dipampangkan di depan barisan anggota Brimob. Poster yang dipegang mereka seperti 'Jokowi Of Shit', Jokowi Ganti Sama Bapak Aing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepsek SMK Tangerang soal Demo STM: Jika Ada Siswa Mati, Kita yang Repot

Kepsek SMK Tangerang soal Demo STM: Jika Ada Siswa Mati, Kita yang Repot

Banten | Kamis, 26 September 2019 | 13:55 WIB

Sebut DPR Sakit Jiwa, Pelajar di Sumenep: Kenapa Tak Berpihak ke Rakyat?

Sebut DPR Sakit Jiwa, Pelajar di Sumenep: Kenapa Tak Berpihak ke Rakyat?

Jatim | Kamis, 26 September 2019 | 13:55 WIB

Tak Libur, SMKN 2 Surabaya Izinkan Siswanya Aksi Tolak RKUHP dan UU KPK

Tak Libur, SMKN 2 Surabaya Izinkan Siswanya Aksi Tolak RKUHP dan UU KPK

Jatim | Kamis, 26 September 2019 | 13:47 WIB

Lempar Petugas Pakai Molotov, Dua Anak Diamankan Saat Aksi di Surabaya

Lempar Petugas Pakai Molotov, Dua Anak Diamankan Saat Aksi di Surabaya

Jatim | Kamis, 26 September 2019 | 13:43 WIB

Terkini

Bisik-bisik Trump Saat Salaman Erat dengan Xi Jinping, Pakar Etika Bilang Begini

Bisik-bisik Trump Saat Salaman Erat dengan Xi Jinping, Pakar Etika Bilang Begini

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:51 WIB

Hantavirus Strain Andes Bisa Menular Antar Manusia, Tapi Harus Kontak Erat dan Lama

Hantavirus Strain Andes Bisa Menular Antar Manusia, Tapi Harus Kontak Erat dan Lama

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:40 WIB

Pesan Xi Jinping Saat Bertemu Donald Trump, Singgung Hubungan China dan AS

Pesan Xi Jinping Saat Bertemu Donald Trump, Singgung Hubungan China dan AS

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:38 WIB

Dinkes DKI Ungkap Penyebab Keracunan 252 Siswa Usai Santap MBG di 3 SDN Kawasan Cakung

Dinkes DKI Ungkap Penyebab Keracunan 252 Siswa Usai Santap MBG di 3 SDN Kawasan Cakung

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:26 WIB

Bukan Solusi! FSGI Sebut jika Final LCC 4 Pilar MPR Diulang Berdampak Psikis dan Berpotensi Digugat

Bukan Solusi! FSGI Sebut jika Final LCC 4 Pilar MPR Diulang Berdampak Psikis dan Berpotensi Digugat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:56 WIB

Penjelasan Nadiem Soal Harta Naik Rp4,87 Triliun: Itu Nilai IPO GoTo, Bukan Korupsi Chromebook

Penjelasan Nadiem Soal Harta Naik Rp4,87 Triliun: Itu Nilai IPO GoTo, Bukan Korupsi Chromebook

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:49 WIB

Asteroid Terdeteksi Mendekat Sangat Cepat ke Arah Orbit Bumi, Jaraknya Lebih Dekat dari Bulan

Asteroid Terdeteksi Mendekat Sangat Cepat ke Arah Orbit Bumi, Jaraknya Lebih Dekat dari Bulan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:43 WIB

Prostitusi Berkedok Karaoke di Jakbar Terbongkar, Ada Anak di Bawah Umur

Prostitusi Berkedok Karaoke di Jakbar Terbongkar, Ada Anak di Bawah Umur

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:36 WIB

Dokter Stephen Kornfeld Keluar Ruang Isolasi Biokontainer Meski Hasil Tes Hantavirus Meragukan

Dokter Stephen Kornfeld Keluar Ruang Isolasi Biokontainer Meski Hasil Tes Hantavirus Meragukan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:33 WIB

Momen Haru Nadiem Makarim Peluk Pasukan Ojol Usai Dituntut 18 Tahun Bui: Tuhan Tidak Diam

Momen Haru Nadiem Makarim Peluk Pasukan Ojol Usai Dituntut 18 Tahun Bui: Tuhan Tidak Diam

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:30 WIB