Nelayan Pendemo Bayaran DPR Ikut Dibekuk, Ternyata Buronan Polsek Cilincing

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 01 Oktober 2019 | 15:53 WIB
Nelayan Pendemo Bayaran DPR Ikut Dibekuk, Ternyata Buronan Polsek Cilincing
Pengunjuk rasa berlari menghindari gas air mata saat terjadi kericuhan di kawasan Pejompongan, Jakarta, Kamis (26/9/2019). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto]

Suara.com - Aparat Polres Metro Jakarta Utara menangkap sebanyak 173 orang terkait aksi unjuk rasa berujung rusuh di depan Gedung DPR RI. Ratusan orang itu ditangkap sejak Senin (30/9/2019) kemarin.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Budhi Herdi Susianto menyebutkan, dari jumlah yang diamankan, ada satu orang yang bukan berasal dari mahasiswa maupun pelajar. Sosok tersebut adalah RH (22), seorang petugas keamanan yang mengaku sebagai massa bayaran.

Selain itu, ada seorang nelayan yang turut dicokok. Meski tak membeberkan identitas nelayan tersebut, Budhi menyebut jika sosok itu merupakan buronan Polsek Cilincing atas kasus dugaan penganiayaan.

"Satu orang mengaku nelayan, dia mengaku dibayar juga ternyata. Dia DPO dari Polsek Cilincing kasus penganiayaan," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (1/10/2019).

Dia mengklaim sebagaian dari ratusan orang yang ditangkap itu sudah dipulangkan setelah dijemput keluarganya masing-masing.

"Yang masih di Polres 59 plus beberapa orang yang kemarin diamankan. Sebagian besar sudah dijemput. Yang kemarin masih sisa 3 orang," katanya. 

Sebelumnya, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Praseyo menyebut, polisi telah meringkus puluhan orang yang kepadatan menyamar sebagai pelajar SMK/STM saat terjadi kerusuhan.

Menurutnya, ada sebanyak 36 penyusup yang dibayar sebesar Rp 40 ribu untuk memperkeruh situasi saat mahasiswa dan pelajar bergerak ke DPR RI untuk berujuk rasa. Kelompok perusuh itu dibekuk di kawasan Jakarta Utara

"Anak-anak tersebut isi tatoan semuanya dan mereka dibayar bervariasi antara 20-40 ribu dan sudah disipakan juga bom molotov yang dipersiapkan oleh mereka dalam rangka memang menciptakan demo yang damai itu menjadi demo yang rusuh," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, siang tadi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak SD Ditangkap karena Ikut Kerusuhan 30 September, Usianya 11 Tahun

Anak SD Ditangkap karena Ikut Kerusuhan 30 September, Usianya 11 Tahun

News | Selasa, 01 Oktober 2019 | 15:40 WIB

36 Penyusup Nyamar jadi Anak STM, Polisi: Tatoan Semua, Dibayar Rp 40 Ribu

36 Penyusup Nyamar jadi Anak STM, Polisi: Tatoan Semua, Dibayar Rp 40 Ribu

News | Selasa, 01 Oktober 2019 | 15:22 WIB

Nangis Lihat Anaknya Telanjang Dada di Polda, Nunung: Hati Saya Amburadul

Nangis Lihat Anaknya Telanjang Dada di Polda, Nunung: Hati Saya Amburadul

News | Selasa, 01 Oktober 2019 | 15:10 WIB

Mahasiswa Diciduk Polisi, Nur: Saya Ikut Orasi, Lempar-lemparan Gak

Mahasiswa Diciduk Polisi, Nur: Saya Ikut Orasi, Lempar-lemparan Gak

News | Selasa, 01 Oktober 2019 | 14:50 WIB

Dilarang Bergerak ke DPR, Mahasiswa: Kami Bakal Kasih Bunga ke Polisi!

Dilarang Bergerak ke DPR, Mahasiswa: Kami Bakal Kasih Bunga ke Polisi!

News | Selasa, 01 Oktober 2019 | 13:43 WIB

Bakar Mobil Depan Kantor Polsek Tanah Abang, 14 Orang Dibekuk Polisi

Bakar Mobil Depan Kantor Polsek Tanah Abang, 14 Orang Dibekuk Polisi

News | Selasa, 01 Oktober 2019 | 13:34 WIB

Terkini

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:42 WIB

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:33 WIB

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:22 WIB

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:15 WIB

Ekonom Celios Pertanyakan Anggaran MBG Rp268 Triliun: Kalau Fokus ke 3T, Cukup Rp67 Triliun

Ekonom Celios Pertanyakan Anggaran MBG Rp268 Triliun: Kalau Fokus ke 3T, Cukup Rp67 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:07 WIB

Dukung Penangkapan Eks Kepala BGN, Tani Merdeka: Program Prabowo Bagus, Oknumnya yang Main!

Dukung Penangkapan Eks Kepala BGN, Tani Merdeka: Program Prabowo Bagus, Oknumnya yang Main!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:50 WIB

Polri hingga KPK Ajukan Tambahan Anggaran, Legislator PKB Minta Kinerja Berdampak Nyata

Polri hingga KPK Ajukan Tambahan Anggaran, Legislator PKB Minta Kinerja Berdampak Nyata

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:48 WIB

Dewan Keamanan Iran Akan Luncurkan Balasan Jika Amerika Berkhianat!

Dewan Keamanan Iran Akan Luncurkan Balasan Jika Amerika Berkhianat!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:38 WIB

Pemprov Jabar Tingkatkan Akses Pekerja Informal terhadap BPJS Ketenagakerjaan

Pemprov Jabar Tingkatkan Akses Pekerja Informal terhadap BPJS Ketenagakerjaan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:34 WIB

KPK Dalami Dugaan Illegal Gain Rp 27,8 Miliar Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Dalami Dugaan Illegal Gain Rp 27,8 Miliar Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:32 WIB