Wiranto Klarifikasi Ucapan Pengungsi Gempa Ambon Bebankan Pemerintah

Rabu, 02 Oktober 2019 | 13:41 WIB
Wiranto Klarifikasi Ucapan Pengungsi Gempa Ambon Bebankan Pemerintah
Menkopolhukam Wiranto (tengah) bersama para tokoh Papua dan Papua Barat menyampaikan keterangan terkait kondisi keamanan Papua di Jakarta, Jumat (30/8). [Suara.com/Arya Manggala]

Suara.com - Menkopolhukam Wiranto mengklarifikasi pernyataannya yang membahas soal warga Ambon Maluku setelah diguncang gempa berkekuatan 6,5 magnitudo. Selain berdampak terhadap kerusakan bangunan, gempa tersebut dikabarkan juga menelan korban jiwa mencapai puluhan orang.

Dilansir Ayojakarta.com--jaringan Suara.com, Rabu (2/10/2019), Wiranto mengaku tak bermaksud melukai hati warga Ambon terkait ucapannya yang sempat dianggap menuai polemik. Justru, menurutnya, pemerintah sedang berupaya untuk secepatnya menangani bencana gempa yang melanda Ambon.

"Sebaliknya saya mengundang para menteri terkait yang menangani bencana alam, termasuk Kepala BNPB, untuk segera melakukan langkah-langkah cepat guna meringankan beban penderitaan masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Maluku," katanya.

Wiranto sebelumnya mengatakan, pemerintah sudah melakukan gerak cepat membantu para korban. Namun, jumlah pengungsi yang amat banyak tidak sebanding dengan kerusakan yang ada di daerah.

Penyebabnya, para pengungsi ditakut-takuti informasi bohong gempa susulan yang lebih besar atau tsunami. Warga yang terlalu lama mengungsi telah menjadi beban bagi pemerintah. Karena itu, Wiranto meminta warga setempat untuk kembali ke rumahnya masing-masing.

Pernyataan mantan Panglima ABRI itu tentang korban gempa di pengungsian yang membebani pemerintah kontan memancing kemarahan masyarakat. Bahkan Walikota Ambon, Richard Louhanapessy, diberitakan mengungkapkan kekecewaannya atas pernyataan Wiranto. 

Wiranto menerangkan, hasil rapat Pemerintah Pusat adalah segera memberikan bantuan sesuai standar tanggap darurat, antara lain bantuan korban meninggal dunia, bantuan untuk rumah yang rusak, bantuan kebutuhan dasar pengungsi, dan lain-lain.

Dilaporkan oleh Kepala BNPB bahwa banyaknya pengungsi bukan hanya karena rumahnya hancur, tetapi karena adanya informasi akan adanya gempa susulan yang lebih besar dan tsunami, padahal tak ada badan resmi yang memberi informasi seperti itu.

"Kesimpulan rapat perlu penjelasan kepada masyarakat tentang keadaan yang sebenarnya dan mengimbau masyarakat untuk kembali ke rumah masing-masing, karena dalam pengungsian pasti akan banyak masalah yang akan dihadapi, baik masalah pendidikan anak-anak juga adanya risiko penyakit yang biasa muncul di pengungsian," katanya.

Baca Juga: Wiranto Sebut Pengungsi Kerusuhan Papua Capai 3.225 Orang

"Itu yang sebenarnya menjadi hasil rapat koordinasi yang dihadiri Kepala BNPB, Menteri Sosial, Menteri Kesehatan, Panglima TNI, Kapolri, dan Kabin di kantor Kemenko Polhukam," imbuh Wiranto. 

Terkait hal ini, Wiranto juga merasa pernyataanya belakangan ini banyak dipakai untuk menyerang balik dirinya.

"Memang akhir-akhir ini banyak penjelasan-penjelasan saya yang saya arahkan untuk menenangkan masyarakat, justru diputarbalikkan untuk malah menyerang saya. Namun itu semua dapat diselesaikan dengan kesabaran dan kebesaran hati kita. Terima kasih, semoga penjelasan saya ini dapat dipahami," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI