Guru TK Disebut Cuma Main dan Nyanyi, Ini Jawaban Telak Warganet

Rendy Adrikni Sadikin, Husna Rahmayunita

Kamis, 03 Oktober 2019 | 12:01 WIB
Guru TK Disebut Cuma Main dan Nyanyi, Ini Jawaban Telak Warganet
Hasil bidik layar percakapan WhatsApp. (Twitter)

Suara.com - Guru TK. Ketika mendengar tentang profesi ini, tentunya Anda membayangkan seorang guru yang dikelilingi anak-anak usia balita. Mereka melompat ke sana ke mari dengan segala tingkah polahnya.

Tapi, ada pula yang remeh dengan profesi ini. Tak jarang yang memandang sebelah mata profesi guru TK. Mereka menganggap tugas guru TK hanya sekadar menyanyi dengan gaji secuil.

Nah, seorang warga jejaring sosial Twitter pengguna akun @akuitudina melontarkan cuitannya terkait pertanyaan remeh yang kerap mengecilkan profesi seorang guru TK.

Dalam utasannya, dia mengunggah foto bidik layar percakapan melalui aplikasi WhatsApp. Di chat itu, terlihat seseorang yang menyebut pekerjaan guru TK hanya menyanyi dengan gaji sedikit.

"Mulai sekarang cobalah untuk menghormati setiap profesi terpuji, karena tidak ada profesi sepele di hadapan Allah jika itu benar-benar diniatkan untuk beribadah kepadaNya saja," cuit akun @akuitudina.

Dia melontarkan banyaknya cibiran untuk guru TK. Menurut dia, tak jarang yang menilai guru TK hanya sekadar menyanyi dan menggambar, serta bermain dengan anak-anak.

"Kata profesi 'Guru TK', 'ohh,, hanya guru TK', 'gampanglah kerjaannya cuma ngajari anak nyanyi-nyanyi doang kan??', 'hmm.. ilmunya ga harus tinggi-tinggilah,, lulus SMA juga bisa kok langsung jadi guru TK', 'jadi guru TK mah gampang…', 'iihh,, ga level banget lah yaaa…', Dan mungkin masih banyak cibiran yang lain (tapi saya mencoba khusnudzon saja lah. Guru yang sangat berjasa. Mungkin masyarakat kebanyakan memandang rendah profesi guru TK yang dianggapnya hanya mengajarkan menyanyi saja kepada anak, menunggu mereka bermain," cuit akun @akuitudina.

Pengguna @akuitudina mengimbau masyarakat tidak menilai sesuatu dari satu sudut pandang. Menjadi guru TK bukan sekadar mengajari anak menyanyi, menggambar, mewarnai hingga menulis.

"Tapi lebih dari itu, semua ilmu tentang aspek perkembangan anak dari mulai Kognitif, Fisik-Motorik, Sosial-Emosional, Bahasa, Seni, Moral dan Nilai Agama harus dikuasai oleh seorang guru TK," terang akun @akuitudina.

baca juga

Apa pasal? Akun @akuitudina menjelaskan, di masa itulah yang disebut masa emas alias golden age. Kala itu, perkembangan anak sangat pesat. Thus, mereka membutuhkan stimulus yang tepat. Tujuannya: supaya mereka bisa berkembang dengan tepat pula.

Menurut akun @akuitudina, guru TK diibaratkan memberikan pondasi kepada anak. Nantinya, di pondasi itu akan berdiri bangunan yang menjulang. Jika pondasi itu salah, sangat mustahil bangunan di atasnya bisa berdiri tinggi.

"Begitupun dengan guru TK. Saat tidak mampu memberi stimulus yang tepat sesuai perkembangannya, pertumbuhan anak di kemudian hari pun akan mengalami gangguan. Gangguan di sini bukan berarti idiot lho ya, tapi bisa jadi kurang maksimalnya perkembangan salah satu aspek di atas. Kalau soal idiot itu ada bahasannya sendiri. Namun, juga bukan 100 persen itu kesalahan guru TK kalau aspek-aspek perkembangannya kurang maksimal. Ada faktor pengasuhan orang tua yang mungkin tidak sejalan dengan yang sudah diusahakan oleh guru di sekolah, faktor lingkungan juga bisa," cuit akun @akuitudina.

Akun @akuitudina juga memberikan secara rinci faktor persiapan yang kerap dilakukan olah guru TK. Ini untuk menunjukkan betapa rumitnya atau tidak gampang menjadi seorang guru TK.

Berikut cuitan @akuitudina:

"Mulai dari pagi, guru-guru TK sudah di sekolah lebih awal dari pada anak-anak agar saat anak datang sudah ada yang menyapanya dan sudah menata/menyiapkan media yang nantinya akan dipergunakan dalam kegiatan anak. Menyapa anak dengan senyuman yang tulus meski mungkin guru ada masalah."

"Saat kegiatan bermain sambil belajar (bukan belajar sambil bermain lho ya, silahkan direnungi perbedaannya), guru dengan sabar menghadapi segala ke-aktifan anak dan harus bisa meresponnya agar anak tidak merasa diabaikan."

"Saat anak-anak istirahat, jangan pikir guru-guru TK bisa istirahat layaknya guru SD, SMP, ataupun SMA. Mereka tetap masih berkegiatan menjaga anak-anak yang berlarian ke sana ke mari, menjaga anak yang panjat sana panjat sini."

"Memberikan pembiasaan anak untuk toilet training, dan siap tanggap dengan keadaan yang tiba-tiba membutuhkan otak berpikir untuk bisa menyelesaikannya (seperti anak bertengkar, anak berebut, anak jatuh)."

"Saat waktu pulang sekolah datang, guru TK pun belum bisa langsung pulang. Mereka masih menjaga anak-anak yang belum dijemput orang tuanya dan memastikan yang menjemput anak adalah orang tua ataupun kerabatnya (ingatkan kasus penculikan anak dengan modus menjemput anak di sekolah)."

Pekerjaan guru TK bukan hanya sampai di situ. Setelah anak-anak dijemput semua, guru TK belum bisa pulang. Mereka harus merapikan segala sesuatu untuk keesokan harinya.

"Nah, setelah anak-anak dijemput semua, ow guru TK pun belum bisa pulang. Beliau-beliaunya masih merapikan media yang telah digunakan anak-anak hari itu dan kembali menyiapkan media untuk hari esok. Belum lagi kalo ada rapat," cuit akun @akuitudina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Salfok Warganet, Ada yang Bisa Tebak Smartphone Penjual Gorengan Ini?

Bikin Salfok Warganet, Ada yang Bisa Tebak Smartphone Penjual Gorengan Ini?

Tekno | Rabu, 02 Oktober 2019 | 19:16 WIB

SMPN di Cirebon Ambruk Telan Korban Luka, Kegiatan Belajar Pindah ke Musala

SMPN di Cirebon Ambruk Telan Korban Luka, Kegiatan Belajar Pindah ke Musala

Jabar | Rabu, 02 Oktober 2019 | 16:55 WIB

Ratusan Sekolah di Bekasi Tak Punya Meja dan Kursi, Pelajar Belajar Lesehan

Ratusan Sekolah di Bekasi Tak Punya Meja dan Kursi, Pelajar Belajar Lesehan

Jabar | Rabu, 02 Oktober 2019 | 16:28 WIB

Twitter Bermasalah, Warganet Mengeluh

Twitter Bermasalah, Warganet Mengeluh

Tekno | Rabu, 02 Oktober 2019 | 16:09 WIB

Pancasila Perekat Bangsa, Menhan: Kalau Itu Hilang Bangsa Ini Hancur

Pancasila Perekat Bangsa, Menhan: Kalau Itu Hilang Bangsa Ini Hancur

News | Rabu, 02 Oktober 2019 | 14:07 WIB

Partai Gerindra Ditegur Tempo Gara-gara Copas Cuitan di Twitter

Partai Gerindra Ditegur Tempo Gara-gara Copas Cuitan di Twitter

News | Selasa, 01 Oktober 2019 | 19:30 WIB

Jadi Trending Topic di Twitter, Ini 5 Fakta Menara Saidah

Jadi Trending Topic di Twitter, Ini 5 Fakta Menara Saidah

News | Selasa, 01 Oktober 2019 | 05:08 WIB

Mau Ikut Demo di Jakarta Naik Truk, Puluhan Pelajar Sukabumi Ditangkap

Mau Ikut Demo di Jakarta Naik Truk, Puluhan Pelajar Sukabumi Ditangkap

Jabar | Senin, 30 September 2019 | 11:53 WIB

Wajah Tak Menua, Guru Ini Sering Dikira Murid TK oleh Orang-Orang

Wajah Tak Menua, Guru Ini Sering Dikira Murid TK oleh Orang-Orang

Lifestyle | Sabtu, 28 September 2019 | 16:10 WIB

Poster Aksi Bertulisan Nomor HP Jadi Viral, Pendemo Dapat Banyak Chat Usil

Poster Aksi Bertulisan Nomor HP Jadi Viral, Pendemo Dapat Banyak Chat Usil

News | Sabtu, 28 September 2019 | 18:35 WIB

Terkini

Rupiah Lesu di Hari Kejepit, Ditutup ke Level Rp17.721

Rupiah Lesu di Hari Kejepit, Ditutup ke Level Rp17.721

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:23 WIB

Viral Rasa Sayange Versi Satire, Lirik: Pemerintah NPD, Kebakaran Cuekin Aja Asal Fotonya Mengudara

Viral Rasa Sayange Versi Satire, Lirik: Pemerintah NPD, Kebakaran Cuekin Aja Asal Fotonya Mengudara

Entertainment | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:20 WIB

48 Jam di Bangkok, dari Hunting Brand Lokal hingga Menyusuri Chao Phraya

48 Jam di Bangkok, dari Hunting Brand Lokal hingga Menyusuri Chao Phraya

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:19 WIB

Baru Selesai Overhaul, Sukhoi Su-30 MK2 TNI AU Keluar Landasan Saat Uji Terbang

Baru Selesai Overhaul, Sukhoi Su-30 MK2 TNI AU Keluar Landasan Saat Uji Terbang

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:19 WIB

Ulasan Buku Atomic Habits: Kebiasaan Kecil yang Diam-Diam Mengubah Hidupmu

Ulasan Buku Atomic Habits: Kebiasaan Kecil yang Diam-Diam Mengubah Hidupmu

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:15 WIB

5 Rekomendasi HP itel Murah RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan

5 Rekomendasi HP itel Murah RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:14 WIB

Hujan Buatan Tak Selalu Berhasil, Pramono Minta Warga dan Industri Kurangi Pembakaran

Hujan Buatan Tak Selalu Berhasil, Pramono Minta Warga dan Industri Kurangi Pembakaran

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:12 WIB

Iran Akan 'Palak' dan Sita Kapal Lewat Selat Hormuz yang Bandel

Iran Akan 'Palak' dan Sita Kapal Lewat Selat Hormuz yang Bandel

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:11 WIB

Makin Canggih tapi Jangan Terlalu Percaya, 92 Ribu Serangan Menyamar sebagai Layanan AI

Makin Canggih tapi Jangan Terlalu Percaya, 92 Ribu Serangan Menyamar sebagai Layanan AI

Tekno | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:04 WIB

Sidang Febrie Adriansyah: Ahli UGM Sebut Trading in Influence Belum Bisa Jadi Pasal Dakwaan

Sidang Febrie Adriansyah: Ahli UGM Sebut Trading in Influence Belum Bisa Jadi Pasal Dakwaan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:04 WIB

×