Polri Bantah Anggotanya Terlibat di Pusaran Grup WhatsApp STM

Bangun Santoso, Muhammad Yasir

Kamis, 03 Oktober 2019 | 15:52 WIB
Polri Bantah Anggotanya Terlibat di Pusaran Grup WhatsApp STM
Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra. (Suara.com/M Yasir)

Suara.com - Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra membantah adanya dugaan keterlibatan oknum polisi dalam pusaran grup WhatsApp STM. Asep mengklaim berdasar pemeriksaan yang telah dilakukan terhadap beberapa grup WA STM tidak ditemukan adanya anggota polisi.

Asep menuturkan pihaknya telah memeriksa tujuh grup WhatsApp STM. Dari tujuh grup tersebut Asep mengklaim tidak ditemukan adanya keterlibatan oknum polisi.

"Pemeriksaan ini tentunya sudah menegaskan kembali ya, apa yang tadi disebut viral, kita tidak menemukan ke arah sana. Dan sekali lagi kami sampaikan bahwa dugaan adanya keterlibatan kepolisian di dalam WAG itu dengan penangkapan dan pengungkapan ini jelas tidak ada. Sekali lagi tidak ada," kata Asep di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (3/10/2019).

Seperti diketahui, tujuh grup WhatsApp yang telah dilakukan pemeriksaan yakni
STM/K bersatu, STM-SMK SENUSANTARA, SMK STM SEJABODETABEK, JABODETABEK DEEMOKRASI, STM Sejabodetabek, dan SMK STM se-Jabodetabek.

Dari tujuh grup WhatsApp STM tersebut, Asep menyatakan, pihaknya telah memeriksa tujuh orang yang semuanya juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Sudah tujuh orang yang diperiksa dan mereka ini berstatus tersangka, tetapi karena mereka semua berada di bawah umur ya, statusnya pelajar, kita diversi istilahnya seperti itu," katanya.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pengembangan terkait kasus tersebut. Sebab, masih ada beberapa grup WhatsApp STM yang belum dilakukan pemeriksaan.

"Pengembangan kasus ini masih terus berjalan karena WAG -WAG yang lain juga akan terus kita telusuri," katanya.

Sebelumnya, ada dugaan keterlibatan oknum polisi di dalam pusaran grup WhatsApp STM. Hanya, grup WhatsApp STM yang diduga di dalamnya terdapat oknum polisi tidak masuk kedalam tujuh grup WhatsApp STM yang telah diperiksa oleh polisi. Adapun, grup WhatsApp STM yang diduga di dalamnya ada oknum polisi yakni grup WhatsApp 'Anak STM Kimak Bacot' dan 'G30S STM'.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Tahan 2 Pelajar dan 2 Mahasiswa Terkait Demo Ricuh 30 September

Polisi Tahan 2 Pelajar dan 2 Mahasiswa Terkait Demo Ricuh 30 September

News | Kamis, 03 Oktober 2019 | 15:35 WIB

UNICEF Serukan Perlindungan Anak-anak Indonesia Peserta Aksi Demonstrasi

UNICEF Serukan Perlindungan Anak-anak Indonesia Peserta Aksi Demonstrasi

News | Kamis, 03 Oktober 2019 | 12:50 WIB

Polisi Bantah Terlibat dalam Grup WhatsApp STM

Polisi Bantah Terlibat dalam Grup WhatsApp STM

Tekno | Rabu, 02 Oktober 2019 | 23:15 WIB

KPAI: Hampir 40 Persen Anak-anak Hadir di Lokasi Demo

KPAI: Hampir 40 Persen Anak-anak Hadir di Lokasi Demo

News | Rabu, 02 Oktober 2019 | 18:34 WIB

Viral Nomor Aparat di WAG Anak STM, Polri: Ada 4 Tersangka, Nanti Ditangkap

Viral Nomor Aparat di WAG Anak STM, Polri: Ada 4 Tersangka, Nanti Ditangkap

News | Selasa, 01 Oktober 2019 | 21:50 WIB

Tentang Truecaller, Aplikasi Pengungkap Hoaks di Balik Grup WhatsApp STM

Tentang Truecaller, Aplikasi Pengungkap Hoaks di Balik Grup WhatsApp STM

Tekno | Selasa, 01 Oktober 2019 | 20:12 WIB

Warganet Bongkar Ada Nomor Polisi di Grup WA Anak STM, Mabes: Propaganda

Warganet Bongkar Ada Nomor Polisi di Grup WA Anak STM, Mabes: Propaganda

News | Selasa, 01 Oktober 2019 | 16:45 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×