Naik Peringkat, Jokowi Kembali Masuk Top 50 Muslim Berpengaruh di Dunia

Rendy Adrikni Sadikin | Husna Rahmayunita | Suara.com

Minggu, 06 Oktober 2019 | 14:53 WIB
Naik Peringkat, Jokowi Kembali Masuk Top 50 Muslim Berpengaruh di Dunia
Presiden Joko Widodo atau Jokowi. (Biro Pers Istana Kepresidenan)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali masuk dalam 50 tokoh muslim berpengaruh di dunia. Dirinya naik peringkat menjadi posisi ke-13, setelah tahun lalu berada di urutan 16.

Dikutip dari laman themuslim50.com, Pusat Studi Islam Strategis Yordania (The Royal Islamic Strategic Studies Centre/RISSC) merilis lima ratus nama tokoh muslim yang paling berpengaruh di dunia, untuk edisi 2020.

Nama Jokowi berada di antara Emir Qatar, Tamim bin Hamid Al-Thani yang menempati urutan ke-12 dan guru besar Universitas Al-Azhar Ahmad Muhammad Al-Tayyeb, di peringkat ke-14.

RISSC pun menuliskan profil singkat tentang Jokowi berserta karier politik dan prestasinya selama menjabat sebagai Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta.

Satu ulasan menyebutkan bahwa Jokowi adalah sosok politikus sukses dan "bersih", khususnya saat menjadi Wali Kota Solo.

"Dia berusaha mendapat reputasi yang "bersih", menghindari tuduhan korupsi serta nepotisme yang menyeret para politikus di Indonesia," demikian tulisan RISSC.

Pun saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Jokowi dinilai menjadi pemimpin sukes yang telah mencetuskan berbagai kebijakan.

"Dia sukses sebagai gubernur, membuat segala reformasi di bidang pendidikan, transportasi publik, pengaturan pedagang kaki lima dan pasar tradisional serta penanggulangan banjir," imbuh RISSC.

Dalam laman itu juga dikatakan, Jokowi memiliki dukungan kuat dari masyarakat Indonesia berkat pengembangan infrastruktur dan peningkatan layanan sosial, meski belum mencapai target pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, selain nama Jokowi yang masuk dalam 50 muslim paling berpengaruh di dunia, muncul tokoh Indonesia lainnya.

Keduanya yakni Pimpinan PBNU KH Said Aqil Siradj yang menempati urutan ke-19 dan pendakwah Habib Luthfi bin Yahya di peringkat ke-33.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenegarawan Jokowi Diuji soal KPK, YLBHI: Dengarkan Rakyat atau Parpol?

Kenegarawan Jokowi Diuji soal KPK, YLBHI: Dengarkan Rakyat atau Parpol?

News | Sabtu, 05 Oktober 2019 | 13:23 WIB

Jokowi Siapkan Jabatan Baru untuk 450 Kolonel dan 300 Perwira Tinggi TNI

Jokowi Siapkan Jabatan Baru untuk 450 Kolonel dan 300 Perwira Tinggi TNI

News | Sabtu, 05 Oktober 2019 | 10:38 WIB

Prabowo Ajukan Fadli Zon Jadi Menteri ke Jokowi? Dahnil Ungkap Hal Ini

Prabowo Ajukan Fadli Zon Jadi Menteri ke Jokowi? Dahnil Ungkap Hal Ini

News | Sabtu, 05 Oktober 2019 | 15:05 WIB

Bilang Buzzer Jokowi Tak Lagi Diperlukan, Moeldoko: Mereka Merugikan

Bilang Buzzer Jokowi Tak Lagi Diperlukan, Moeldoko: Mereka Merugikan

News | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 21:24 WIB

Terkini

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:35 WIB

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:31 WIB

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:08 WIB

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:39 WIB

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:03 WIB

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:22 WIB

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:10 WIB

Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka

Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:07 WIB