Septic Tank Bukan Solusi, DKI Harus Tata Ulang Kampung Padat Penduduk

Dwi Bowo Raharjo | Stephanus Aranditio | Suara.com

Senin, 07 Oktober 2019 | 15:12 WIB
Septic Tank Bukan Solusi, DKI Harus Tata Ulang Kampung Padat Penduduk
Warga di Gang Skretaris, Tanjung Duren tagih janji kampanye Anies Baswedan bangun WC Sehat di Jakarta. (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Suara.com - Koordinator Advokasi Urban Poor Consortium (UPC) Gugun Muhammad menilai solusi yang dipilih Pemprov DKI Jakarta untuk mengatasi sanitasi buruk di Gang Sekretaris, RT 015 RW 007 Tanjung Duren Utara, Grogol Petamburan, Jakarta Barat kurang tepat.

Gugun menilai pembangunan septic tank yang direncanakan Peprov DKI hanya solusi jangka pendek yang tidak memecahkan permasalahan sosial di wilayah kumuh di Gang Sekretaris.

"Memang ada lahannya? ya mungkin septic tank di bawah jalan atau apa itu kan juga bisa kan, tapi kan itu sepotong-sepotong begitu penanganannya, tetap enggak rapi, tidak hanya sekarang lagi ramai septic tank lalu tindakannya bikin septic tank, hanya begitu, besok ramai apalagi responnya begitu, tindakannya sepotong-sepotong gitu," kata Gugun saat dihubungi Suara.com, Senin (7/10/2019).

Menurutnya, penataan pemukiman di Jakarta sejak dahulu memang sudah bermasalah, banyak pembiaram dari pemerintah sehingga warga bisa membangun rumah secara liar.

"Di masa lalu itu negara tidak hadir, orang asal bangun dan tidak diurus, ada pembiaran di awal-awal, ketika orang mendudiki lahan, tidak ada tindakan apakah diperbolehkan atau tidak, kalau tidak harusnya diberi peringatan jelas ya," kata dia.

Lebih lanjut, solusi untuk kampung kumuh di Jakarta adalah penataan ulang dengan perencanaan yang baik mulai dari tata kampung, tempat pembuangan sampah, hingga sanitasi yang sehat.

"Ya tata ulang, kampung-kampung di Jakarta ini mesti ada penataan ulang karena sudah terlalu banyak rumah jadi infrastruktur fasilitas umum dan sosial itu jadi terbatas, mau enggak mau harus tata ulang, rombak total," tegasnya.

Sebelumnya, Lurah Tanjung Duren Utara Iskandar memutuskan solusi untuk kampung Gang Sekretaris adalah pembangunan septic tank yang akan dimulai pada 2020.

Kondisi Sanitasi di Gang Sekretaris

Gang Sekretaris hanya sekitar 7 kilometer dari Balai Kota, Kantor Gubernur DKI. Di sini, setidaknya ada 30 kepala keluarga yang tak punya wc menggantungkan hidup pada lima wc umum kecil yang terletak di pinggir Kali Sekretaris, itu pun jauh dari kata layak.

Kelima wc ini berada berdampingan dengan rumah warga, luasnya pun tak sampai satu meter persegi dengan fasilitas seadanya; closet jongkok, keran, satu ember, gayung, dan paku yang menancap di dinding untuk menggantungkan pakaian.

Dinding wc pun tampak berkerak dan tumbuh jamur di beberapa sudut, pintu wc tak memiliki jarak dengan jalan gang sehingga suara dari luar terdengar jelas dari dalam wc.

Kondisi ini semakin diperparah dengan tidak adanya septic tank untuk menampung 'hajat' 150 orang warga di sini.

Hajat tersebut langsung begitu saja meluncur ke Kali Sekretaris, sehingga kali menjadi sangat bau, belum lagi ditambah limbah rumah tangga dari warga.

Setiap hari, warga harus mengantre sejak subuh untuk mandi agar bisa sampai di tempat kerja tepat waktu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masih Ada Warga Jakarta BAB Sembarangan, Ferdinand: Gubernurnya Malas

Masih Ada Warga Jakarta BAB Sembarangan, Ferdinand: Gubernurnya Malas

News | Minggu, 06 Oktober 2019 | 08:49 WIB

Sengketa Stadion Taman BMW, Pemprov DKI Menang di Tingkat Banding

Sengketa Stadion Taman BMW, Pemprov DKI Menang di Tingkat Banding

News | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 21:10 WIB

Perbaiki Atap Rumah Dinas Anies, Pemprov DKI Mau Anggarkan Rp 2 Miliar

Perbaiki Atap Rumah Dinas Anies, Pemprov DKI Mau Anggarkan Rp 2 Miliar

News | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 17:40 WIB

Tim Medis yang Dituduh Bawa Batu Belum Bisa Dimintai Keterangan

Tim Medis yang Dituduh Bawa Batu Belum Bisa Dimintai Keterangan

News | Sabtu, 28 September 2019 | 06:12 WIB

Terkini

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:57 WIB