Rusuh dengan Demonstran di Denmark, Pria ini Cuma Ingin Burger

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Rabu, 09 Oktober 2019 | 06:55 WIB
Rusuh dengan Demonstran di Denmark, Pria ini Cuma Ingin Burger
Seorang pria marah dan mendorong para demonstran Extinction Rebellion di Denmark demi mendapatkan burger.(twitter @neiljetel)

Suara.com - Seorang pria marah dan mendorong para demonstran perubahan iklim di Denmark demi mendapatkan burger. Video saat pria ini marah menjadi viral di Twitter setelah diunggah akun @neiljetel pada Jumat (4/10/2019).

Akun @neiljetel menulis, "Demonstran perubahan iklim tidak berkutik! Saat mencoba menghentikan seorang pria mendapatkan burgernya." Video tersebut telah mendapakan lebih dari 10 ribu like dan 3 ribu rewtweet.

Rekaman itu memperlihatkan seorang pria yang tidak disebutkan namanya mulai mendorong para demonstran dari jalannya. Sambil berteriak, pria itu menyuruh mereka untuk menyingkir.

Tapi para demonstran tetap berdiri di depan sebuah kedai burger dan menghalangi jalan. Pria itu lantas mengancam akan menabrak mereka kecuali menyingkir.

Seorang pria marah dan mendorong para demonstran Extinction Rebellion di Denmark demi mendapatkan burger.(twitter @neiljetel)
Seorang pria marah dan mendorong para demonstran Extinction Rebellion di Denmark demi mendapatkan burger.(twitter @neiljetel)

Seperti yang dapat dilihat di video, pria itu kemudian mencoba untuk secara agresif mendorong kerumunan, menjatuhkan beberapa orang saat seorang pemrotes berusaha menghentikannya dengan meraih dan memegang lengannya.

Setelah berhasil menerobos kerumuman, pria bertato itu tambah marah. "Apakah kamu punya masalah?" kata si pria sambil berhadapan muka dengan seorang demonstran.

Beberapa orang yang setuju dengan kemarahan pria itu berkata, "Tidak ada yang bisa menghalangi pria dan burgernya."

Berdasarkan laporan Unilad, demo perubahan iklim ini dimotori oleh Extinction Rebellion, terlihat dari bendera yang dibawa para demonstran.

Extinction Rebellion merupakan sebuah gerakan non politik yang memprotes tindakan pemerintah atas kerusakan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan risiko keruntuhan sosial dan ekologis.

baca juga

Gerakan ini telah mengorganisir protes di negara-negara seperti Inggris, Jerman, Prancis, Spanyol, Australia, India, dan Selandia Baru.

Demo di Denmark ini hanya satu aksi yang terjadi di seluruh dunia sebagai bagian dari protes para aktivis lingkungan. Ada lebih dari 850 aksi protes yang direncanakan di 60 kota di seluruh dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nama Kabinet Baru Jokowi, Said Didu: 'Kabinet Cuci Piring'

Nama Kabinet Baru Jokowi, Said Didu: 'Kabinet Cuci Piring'

News | Selasa, 08 Oktober 2019 | 16:17 WIB

Aktif di Medsos, Gus Nadir Diusung Jadi Menteri Agama RI

Aktif di Medsos, Gus Nadir Diusung Jadi Menteri Agama RI

News | Selasa, 08 Oktober 2019 | 15:32 WIB

Tak Percaya Aksi Demo Pelajar, Denny Siregar: Apa yang Mereka Tuntut Coba?

Tak Percaya Aksi Demo Pelajar, Denny Siregar: Apa yang Mereka Tuntut Coba?

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 15:54 WIB

Terkini

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Bola | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:51 WIB

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Bri | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Polri Gandeng Garda Satya NKRI Jaga Kamtibmas dan Ketahanan Masyarakat

Polri Gandeng Garda Satya NKRI Jaga Kamtibmas dan Ketahanan Masyarakat

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Menunggu Desember: Apa yang Masih Mengganjal dari RUU Perampasan Aset?

Menunggu Desember: Apa yang Masih Mengganjal dari RUU Perampasan Aset?

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Karhutla Makin Membara di Kalteng, Hotspot Bertambah 876 Jadi 5.391 Titik

Karhutla Makin Membara di Kalteng, Hotspot Bertambah 876 Jadi 5.391 Titik

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:42 WIB

×