Polisi Hong Kong Tangkap 77 Orang Karena Demo Pakai Masker

Bangun Santoso

Kamis, 10 Oktober 2019 | 05:40 WIB
Polisi Hong Kong Tangkap 77 Orang Karena Demo Pakai Masker
Sejumlah demonstran di Hong Kong melakukan aksi protes sembari mengenakan masker penutup wajah. (AFP)

Suara.com - Polisi Hong Kong menangkap 77 orang karena melanggar UU anti-topeng, aturan baru untuk meredam demonstrasi yang diberlakukan sejak akhir pekan lalu.

Komandan Regional Wilayah Baru Utara Kwok Yam-yung mengatakan para pengunjuk rasa membakar gedung, melemparkan bom molotov ke petugas dan menyerang pihak yang berbeda pandangan.

“Tindakan kejam dan sembrono, kami terkejut dengan sejumlah kasus di mana para perusuh dengan kejam memukuli orang-orang dengan pandangan berbeda, di tempat-tempat seperti Mong Kok dan Sham Shui Po,” kata dia, seperti dikutip Channel News Asia yang dilansir Anadolu Agency, Rabu (9/10/2019).

Para demonstran, ujar Kwok Yam-yung, harus bertanggung jawab atas korban meninggal dan terluka.

Polisi mengklaim sejumlah pengunjuk rasa “menunjukkan niat untuk membunuh petugas polisi”.

Sejak UU itu diberlakukan, polisi menangkap 77 demonstran, beberapa di antaranya baru berusia 12 tahun.

Kepada wartawan, polisi mengatakan bahwa 74 ditangkap karena menggunakan masker selama demonstrasi, sementara tiga lainnya karena “tak patuh” ketika aparat meminta mereka melepaskan masker.

Selama akhir pekan lalu, lebih dari 80 set lampu lalu lintas dan stasiun hancur, juga mengarah ke “total shutdown” jaringan kereta, ujar polisi.

Kwok meminta warga untuk membantu “menghentikan kegilaan ini”.

baca juga

Menurut polisi, petugas dibenarkan menggunakan senjata api ketika menghadapi “ancaman cedera tubuh serius atau serangan yang mengancam jiwa”.

Aksi polisi, imbuh Kwok, bertujuan untuk ketertiban umum dan mengatasi kerusuhan sosial, sekaligus menjadikan Hong Kong normal kembali.

“Beberapa pekan terakhir kerusuhan—kami menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kami menghadapi musuh yang sangat tangguh,” ujar dia.

Selasa lalu, pemimpin Hong Kong Carrie Lam mengatakan pemerintahannya tidak memiliki rencana untuk menggunakan kekuatan darurat era kolonial untuk memperkenalkan UU baru, selepas akhir pekan panjang dengan demonstrasi menentang larangan kontroversial penggunaan masker wajah.

“Pada titik ini, saya merasa masih mampu menemukan solusi. Juga posisi pemerintah pusat [di Beijing] bahwa Hong Kong harus mengatasi masalahnya sendiri,” kata dia.

Meski begitu, jika situasi kian memburuk, “Maka tak ada pilihan lain jika ingin Hong Kong memiliki peluang,” ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vans Hapus Desain Sneakers Demonstrasi Hong Kong, Sulut Kecaman

Vans Hapus Desain Sneakers Demonstrasi Hong Kong, Sulut Kecaman

Lifestyle | Selasa, 08 Oktober 2019 | 13:45 WIB

Buntut Larangan Bertopeng, WNI di Hong Kong Diimbau Jauhi Aksi Demonstrasi

Buntut Larangan Bertopeng, WNI di Hong Kong Diimbau Jauhi Aksi Demonstrasi

News | Selasa, 08 Oktober 2019 | 12:29 WIB

Miliarder Hong Kong Ramai-ramai Pindah ke Irlandia Hindari Aksi Demonstrasi

Miliarder Hong Kong Ramai-ramai Pindah ke Irlandia Hindari Aksi Demonstrasi

Bisnis | Selasa, 08 Oktober 2019 | 09:14 WIB

Taksi Seruduk Demonstran di Hong Kong, Sopir Dihajar Massa

Taksi Seruduk Demonstran di Hong Kong, Sopir Dihajar Massa

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 18:06 WIB

Orang Hong Kong Pertama yang Dihukum Larangan Memakai Topeng

Orang Hong Kong Pertama yang Dihukum Larangan Memakai Topeng

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 13:08 WIB

Keji, Remaja 14 Tahun Didor Polisi saat Demo di Hong Kong

Keji, Remaja 14 Tahun Didor Polisi saat Demo di Hong Kong

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 09:55 WIB

Tertembak di Hong Kong, Jurnalis Indonesia Veby Mega Angkat Bicara

Tertembak di Hong Kong, Jurnalis Indonesia Veby Mega Angkat Bicara

News | Sabtu, 05 Oktober 2019 | 21:51 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×