Beri Undangan Pelantikan ke Megawati, Hanya Mobil Bamsoet yang Bisa Masuk

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih
Beri Undangan Pelantikan ke Megawati, Hanya Mobil Bamsoet yang Bisa Masuk
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. [Suara.com/Stephanus Arandityo]

Mobil pimpinan MPR yang lain terparkir di luar rumah kediaman Megawati.

Suara.com - Pimpinan MPR RI mendatangi rumah Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (10/10/2019) sore. Kunjungannya ini untuk menyerahkan undangan pelantikan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden periode 2019 - 2024 pada Minggu 20 Oktober mendatang.

Pantauan Suara.com, para pimpinan MPR mendatangi rumah Megawati yang berpagar putih ini sekitar pukul 15.57 WIB. Beberapa pimpinan memarkirkan mobilnya di luar rumah dan berjalan kaki untuk menemui Megawati.

Hanya Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo yang memarkirkan kendaraannya di garasi rumah anak dari Presiden pertama, Soekarno itu.

Wakil Ketua MPR RI, Fadel Muhammad, mengatakan mereka menyampaikan undangan secara langsung karena Megawati adalah mantan presiden sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan.

"Hari ini silaturahmi dengan ibu Megawati ketum PDIP dan menyerahkan undangan untuk acara pelantikan Presiden yang insya Allah diadakan tgl 20 (Oktober)," ujar Fadel di depan rumah Mega, Kamis (10/10/2019).

Selain menyampaikan undangan, para pimpinan MPR memiliki tujuan lain bertemu Megawati. Salah satunya adalah pembahasan soal amandemen Undang-Undang Dasar.

"Kami juga ingin dengar dari ibu sendiri kira-kira bagaimana pikiran-pikirannya mengenai amendemen UUD yang ada sekarang," kata Fadel.

Wakil Ketua MPR RI, Arsul Sani. (Suara.com/Fakhri Fuadi)
Wakil Ketua MPR RI, Arsul Sani saat tiba di depan kediaman Megawati. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Hanya satu Pimpinan MPR yang tidak mendatangi rumah Mega, yakni Lestari Moerdijat dari Nasdem.

Sisanya, Ahmad Basarah dari Fraksi PDIP, Ahmad Muzani dari Gerindra, Jazilul Fawaid dari PKB. Lalu, Syarief Hasan dari Demokrat, Hidayat Nur Wahid dari PKS, Zulkifli Hasan dari PAN, dan Arsul Sani dari PPP sudah datang.

Fadel menuturkan, pihaknya setelah ini akan mengunjungi Ketum Partai lainnya untuk menyampaikan undangan dan berkonsultasi soal situasi terkini.

"Kami akan datangi partai lain dan akan segera ketemu Presiden dan pimpinan partai-partai lain untuk konsultasi melihat perkembangan yang ada," pungkasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS