Tantang Gerindra, Abu Janda: Lebih Bahaya Separatisme Papua atau Khilafah?

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Minggu, 13 Oktober 2019 | 14:18 WIB
Tantang Gerindra, Abu Janda: Lebih Bahaya Separatisme Papua atau Khilafah?
Permadi Arya atau Abu Janda. (Twitter)

Suara.com - Penggiat sosial media Permadi Arya alias Abu Janda membalas tantangan anggota DPR RI Fraksi Gerindra Andre Rosiade untuk berbicara tentang korban kerusuhan di Wamena.

Melalui jejaring Twitter pribadinya, Abu Janda menyoroti pernyataan Andre Rosiade yang memintanya untuk mengkritik korban separatisme, tak hanya soal tindakan kekerasan yang dilakukan kaum radikal seperti yang terjadi dalam insiden penusukan Menkopolhukam Wiranto

"Bang Ade Rosiade bikin video untuk saya, mengatakan bahwa bahaya nyata yang dihadapi bangsa ini bukan satu islam radikal yang menusuk Pak Wiranto, tapi separatis yang membunuh 33 orang di Papua," terang Abu Janda, Minggu (13/10/2019).

Ia menyinggung kerangka berpikir Andre Rosiade dan membandingkannya dengan sejumlah insiden kekerasan oleh kaum ekstrimis yang menelan banyak korban nyawa di Indonesia.

"Kalau kita pakai logika Bang Andre ini, mari kita bandingkan ya Bang? Mana yang lebih berbahaya, separatis yang membunuh 33 orang di Papua? Atau teroris Al-Qaeda yang membunuh 200 orang di Bom Bali 1, membunuh 22 orang di Bom Bali 2, membunuh 55 orang di Gereja Santana, membunuh 10 orang di bom Bursa Efek Jakarta (BEJ), membunuh 11 Bom J.W Mariot, membunuh 5 orang di Bom Kedubes Australia? Belum lagi teroris ISIS yang melakukan penyembelihan warga sipil di Poso" imbuh Abu Janda.

Berdasarkan fakta tersebut, Abu Janda lantas bertanya kepada Andre Rosiade, mana yang lebih berbahaya antara gerakan separatis di Papua atau para khilafah yang ingin mengubah dasar negara.

"Monggo dijawab Bang Andre, mana yang kira-kira lebih bahaya, separatis yang hanya ingin satu provinsi merdeka? atau gerakan khilafah yang ingin mengganti dasar negara Pancasila?" tanya Abu Janda.

Sebelumnya, cuitan Abu Janda yang menyebut insiden penusukan Wiranto dilakukan oleh terduga ISIS dan penganiayaan relawan Jokowi, Ninoy Karundeng dilakukan oleh anggota Front Pembela Islam (FPI) mendapat sambutan dari Andre Rosiade.

Andre menantang Abu Janda untuk bersuara terkait insiden kerusuhan di Wamena yang menewaskan 33 orang

"Anda tahu presiden jagoan anda pak Jokowi hampir diam seribu bahasa, mengucapkan bela sungkawa pun harus dikritik ribuan orang. Coba anda bicara 33 orang tewas di Wamena, ke mana Abu Janda, saya tanya?" kata Andre melalui video yang diunggahnya melalui akun Instagram @andre_rosiade pada Sabtu (12/10/2019).

baca juga

Andre meminta kepada Abu Janda tidak hanya fokus kepada kasus-kasus kekerasan yang dilakukan oleh kaum-kaum radikal.

"Halo Abu Janda berperilakulah secara adil jangan terkesan Anda seperti fitnah ke akhir zaman. Terkesan seperti orang Islam tapi terkesan memusuhi juga Islam itulah fitnah akhir zaman. Coba pikirkan siapa yang membunuh 33 orang rakyat Indonesia yang dibantai, dibakar dan di kampak, tolong komentar anda," ujar Andre.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nyawanya Ditolong Istri Tentara, Kisah Ijam Korban Selamat Kerusuhan Wamena

Nyawanya Ditolong Istri Tentara, Kisah Ijam Korban Selamat Kerusuhan Wamena

Jabar | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 10:38 WIB

Ferdinand Sindir Prabowo Kutu Loncat, Gerindra Beri Balasan

Ferdinand Sindir Prabowo Kutu Loncat, Gerindra Beri Balasan

News | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 20:33 WIB

Andre Sindir Kutu Loncat Penjilat Jokowi di Twitter, Ferdinand Balas Begini

Andre Sindir Kutu Loncat Penjilat Jokowi di Twitter, Ferdinand Balas Begini

News | Rabu, 09 Oktober 2019 | 20:48 WIB

Kisah Relawan Wamena, Banyak Orang Sembunyi di Kandang saat Rusuh

Kisah Relawan Wamena, Banyak Orang Sembunyi di Kandang saat Rusuh

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 14:20 WIB

Terkini

Komplotan Curanmor di Jakarta Pakai Modus Polisi Gadungan untuk Intimidasi Korban

Komplotan Curanmor di Jakarta Pakai Modus Polisi Gadungan untuk Intimidasi Korban

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:41 WIB

Legenda AC Milan Franco Baresi Meninggal Dunia, Pernah Terkesan dengan Suporter Indonesia

Legenda AC Milan Franco Baresi Meninggal Dunia, Pernah Terkesan dengan Suporter Indonesia

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:39 WIB

Segera Pensiun, Komjen Karyoto dan Fadil Imran Tak Dapat Perpanjangan Masa Dinas?

Segera Pensiun, Komjen Karyoto dan Fadil Imran Tak Dapat Perpanjangan Masa Dinas?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:36 WIB

Polisi Bongkar 769 Kasus Curanmor, 11 Senjata Api hingga 119 Kunci T Disita

Polisi Bongkar 769 Kasus Curanmor, 11 Senjata Api hingga 119 Kunci T Disita

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:36 WIB

LPSK Proses Permohonan Perlindungan Saksi FH di Kasus TPPU Eks Jampidsus

LPSK Proses Permohonan Perlindungan Saksi FH di Kasus TPPU Eks Jampidsus

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:35 WIB

Mata-Mata Iran Asal London Tertangkap Intip Pangkalan Militer Inggris di Siprus

Mata-Mata Iran Asal London Tertangkap Intip Pangkalan Militer Inggris di Siprus

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:35 WIB

Tak Cukup Putusan MK, PGRI Tagih Guru Jangan Dipaksa Menanggung Beban Tambahan

Tak Cukup Putusan MK, PGRI Tagih Guru Jangan Dipaksa Menanggung Beban Tambahan

Jogja | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:31 WIB

Ini Bukan Tinju! Pelatih Timor Leste Kirim Pesan Aneh Buat Timnas Indonesia

Ini Bukan Tinju! Pelatih Timor Leste Kirim Pesan Aneh Buat Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:29 WIB

18 Nyawa Melayang di Usia Emas: Petaka Human Error di Jalan Raya Pringsewu Tembus 115 Kasus

18 Nyawa Melayang di Usia Emas: Petaka Human Error di Jalan Raya Pringsewu Tembus 115 Kasus

Lampung | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:27 WIB

Protes Tambang Nikel Raja Ampat, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk di Pembukaan GIIAS 2026

Protes Tambang Nikel Raja Ampat, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk di Pembukaan GIIAS 2026

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:26 WIB

×