CEK FAKTA: PNS Dipecat Jika Tulis Ujaran Kebencian, Benarkah?

Rendy Adrikni Sadikin | Husna Rahmayunita | Suara.com

Senin, 14 Oktober 2019 | 10:18 WIB
CEK FAKTA: PNS Dipecat Jika Tulis Ujaran Kebencian, Benarkah?
Postingan hoaks mengatasnamakan BKN. (Twitter)

Suara.com - Sebuah ancaman mengatasnamakan Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI beredar di media sosial. Isinya ancaman pemecatan pegawai negeri sipil (PNS) jika menyebar ujaran kebencian.

Salah satu yang menyebarkan surat ancaman tersebut adalah pegiat media sosial Eko Kuntadhi melalui akun jejaring sosial Twitter miliknya, @eko_kuntadhi, Minggu (13/10/2019).

"Untuk #BasmiBuzzerRadikal yang ada di tubuh ASN, yuk kita laporin kalau ada aparat negara yang ngoceh mendukung aksi teroris di medsos. Lebih baik bersih-bersih sekarang, ketimbang mereka terus bercokol..." cuit akun @eko_kuntadhi.

Salah satu warganet yang mengunggah postingan. (Twitter)
Salah satu warganet yang mengunggah postingan. (Twitter)

Surat itu menggunakan kop berlambang BKN RI. Di sana tertulis, masyarakat diminta melapor jika ada PNS yang menyebarkan ujaran kebencian dan intoleransi.

Pun surat itu juga menyediakan saluran yang ditempuh untuk pelaporan tersebut, baik melalui nomor aplikasi pesan singkat WhatsApp, laman situs, Twitter hingga Facebook.

"Masyarakat diminta Lapor jika ada PNS yang sebar ujaran kebencian dan Intoleransi. Salurkan SSnya ke:

- Div. IT Menkominfo WA 08119224545
- lapor.go.id
- Email [email protected]
- Twitter BKN twitter.co,/bkngoid
- Facebook BKN Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia

PNS yang Sebar Ujaran Kebencian di Medsos Terancam Dipecat.

#ASN."

Penjelasan

Screenshot atau surat yang beredar tersebut ternyata hoaks. BKN RI melalui akun jejaring sosial Twitter miliknya, @BKNgoid, membantah surat tersebut berasal dari instansi mereka.

Menurut admin BKN, pembinaan PNS merupakan tanggung jawab pejabat pembina kepegawaian (PPK) masing-masing. Jadi, jika ada PNS yang melanggar, salurkan kepada PPK.

"Screenshot di bawah ini bukan berasal dari BKN. Pembinaan PNS tanggung jawab Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) masing-masing. Salurkan kepada PPK jika ada PNS yang dianggap melanggar tata nilai & tata perilaku. Jangan curhat ke mimin, apa lagi marah-marah pada mimin #BKNSemangatUntukNegeri," cuit admin akun @BKNgoid.

Jawaban BKN atas postingan hoaks. (Twitter)
Jawaban BKN atas postingan hoaks. (Twitter)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pamer Video Main sama Sapi, Said Didu: Daripada sama Tukang Ingkar Janji

Pamer Video Main sama Sapi, Said Didu: Daripada sama Tukang Ingkar Janji

News | Minggu, 13 Oktober 2019 | 19:06 WIB

Tuai Kontroversi, Ini Fakta Menarik No Bra Day

Tuai Kontroversi, Ini Fakta Menarik No Bra Day

News | Minggu, 13 Oktober 2019 | 18:08 WIB

Aplikasi Twitter Sambangi MacOS Catalina

Aplikasi Twitter Sambangi MacOS Catalina

Tekno | Minggu, 13 Oktober 2019 | 08:50 WIB

Mencari Warung Bakso Pak Bagyo di Pasar Ngipik yang Viral, Ini Jawabannya

Mencari Warung Bakso Pak Bagyo di Pasar Ngipik yang Viral, Ini Jawabannya

Jogja | Minggu, 13 Oktober 2019 | 06:00 WIB

Langit Jepang Ungu, Tagar #PrayForJapan Trending, Ini Penjelasannya

Langit Jepang Ungu, Tagar #PrayForJapan Trending, Ini Penjelasannya

News | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 20:26 WIB

Hanum Rais: Play Victim, Setingan agar Dana Deradikalisasi Terus Mengucur

Hanum Rais: Play Victim, Setingan agar Dana Deradikalisasi Terus Mengucur

News | Kamis, 10 Oktober 2019 | 18:50 WIB

Bikin Gemas! Gempa Datang, Anak SMP Ini Justru Kegirangan

Bikin Gemas! Gempa Datang, Anak SMP Ini Justru Kegirangan

Tekno | Kamis, 10 Oktober 2019 | 12:33 WIB

Kena Tipu, Driver Ojol Ini Dapat Orderan Fiktif Hingga Ratusan Ribu

Kena Tipu, Driver Ojol Ini Dapat Orderan Fiktif Hingga Ratusan Ribu

Tekno | Rabu, 09 Oktober 2019 | 14:58 WIB

Beredar, Surat Undangan Kuliah Umum Ustaz Abdul Somad di UGM

Beredar, Surat Undangan Kuliah Umum Ustaz Abdul Somad di UGM

Jogja | Rabu, 09 Oktober 2019 | 14:06 WIB

Ngenes! Kisah Ditinggal Menikah Tepat di Hari Pernikahan Ini Bikin Nyesek

Ngenes! Kisah Ditinggal Menikah Tepat di Hari Pernikahan Ini Bikin Nyesek

Tekno | Rabu, 09 Oktober 2019 | 14:35 WIB

Terkini

Jakarta Barat Dikepung Dua Proyek Besar, Arus Daan Mogot dan Latumenten Direkayasa

Jakarta Barat Dikepung Dua Proyek Besar, Arus Daan Mogot dan Latumenten Direkayasa

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:43 WIB

Anggota DPR Kecewa Menhub Absen Rapat Kecelakaan Maut: Yang Punya Gawe Kok Nggak Hadir?

Anggota DPR Kecewa Menhub Absen Rapat Kecelakaan Maut: Yang Punya Gawe Kok Nggak Hadir?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:32 WIB

Sita 2,3 Juta Hektare Lahan dan Rp10,2 Triliun, Jaksa Agung: Ini Bukan Sekadar Seremonial!

Sita 2,3 Juta Hektare Lahan dan Rp10,2 Triliun, Jaksa Agung: Ini Bukan Sekadar Seremonial!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:31 WIB

Bidan Tak Boleh Terima Titipan Bayi Jangka Waktu Lama, Pemkab Sleman Bakal Perketat Pengawasan

Bidan Tak Boleh Terima Titipan Bayi Jangka Waktu Lama, Pemkab Sleman Bakal Perketat Pengawasan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:30 WIB

Jaksa Ungkap Surat Tuntutan Nadiem Makarim Setebal 1.597 Halaman

Jaksa Ungkap Surat Tuntutan Nadiem Makarim Setebal 1.597 Halaman

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:14 WIB

Diselipkan Dalam Gulungan Karpet, Polisi Bongkar Penyelundupan 760 Botol Merkuri ke Filipina

Diselipkan Dalam Gulungan Karpet, Polisi Bongkar Penyelundupan 760 Botol Merkuri ke Filipina

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:08 WIB

Netizen Tagih Maaf Personal Juri LCC Kalbar, Pimpinan MPR: Institusi Sudah Mewakili

Netizen Tagih Maaf Personal Juri LCC Kalbar, Pimpinan MPR: Institusi Sudah Mewakili

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:05 WIB

Polisi Menduga Merkuri yang Diselundupkan ke Filipina Berasal dari Tambang Gunung Botak

Polisi Menduga Merkuri yang Diselundupkan ke Filipina Berasal dari Tambang Gunung Botak

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:05 WIB

Jejak Panjang Rumah Pahlawan Nasional Sardjito yang Kini Bakal Dijual

Jejak Panjang Rumah Pahlawan Nasional Sardjito yang Kini Bakal Dijual

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:02 WIB

MPR Pastikan Lomba Ulang LCC Kalbar Gunakan Juri Independen dari Akademisi

MPR Pastikan Lomba Ulang LCC Kalbar Gunakan Juri Independen dari Akademisi

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB