Berjudul Produk Indo, Komplotan Abu Rara Tulis Tutorial Merangkai Bom

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Senin, 14 Oktober 2019 | 20:27 WIB
Berjudul Produk Indo, Komplotan Abu Rara Tulis Tutorial Merangkai Bom
Mabes Polri saat merilis kasus penangkapan 22 terduga teroris setelah penyerangan terhadap Menkopolhukam Wiranto. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri telah meringkus sebanyak 22 terduga teroris dalam waktu selama empat hari. Penangkapan dilakukan di sejumlah wilayah di Indonesia sejak Kamis (10/10/2019) hingga Senin (14/10/2019).

Salah satu penangkapan dilakukan di Bali pada Jumat (11/10/2019). Dua terduga teroris berhasil dicokok, yakni AT dan anaknya yang bsrinisial ZAI.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, keduanya telah dibaiat oleh jaringan terorisme, ISIS pimpinan Abu Bakar Al Baghdadi.

Tak hanya itu, mereka juga memunyai hubungan dengan Syahrial Alamsyah alias Abu Rara --tersangka penusukan terhadap Menko Polhukam, Wiranto--. Bahkan, mereka berdua juga berada dalam satu grup "Menanti Al Mahdi".

"Saudara AT ini terkait masalah kelompok Abu Rara untuk menyusun penyerangan atau amaliyah. Mengetahui Abu Rara melaksanakan amaliyah. Merencanakan aksi teror di Bali," kata Dedi di Mabes Polri, Senin (14/10/2019).

Dedi menyebut jika AT secara aktif membuat tutorial (tata cara) merangkai bom dengan sebuah buku berjudul "Produk Indo". Fakta selanjutnya adalah ZAI, anak dari AT ini ternyata masih di bawah umur.

"AT juga mengajak (putranya) ZIA melakukan aksi amaliyah. ZIA sendiri masih di bawah umur," sambungnya.

Nantinya, ZAI akan mendapatkan proses hukum khusus karena masih di bawah umur.

"Untuk ZAI karena masih di bawah umur dilakukan penanganan khusus oleh Densus 88," papar Dedi.

baca juga

Dari tangan mereka, polisi menyita barang bukti berupa panah, airsoft gun, sangkur, handphone dan laptop.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah Wiranto Ditusuk, Jack Sparrow dan 21 Terduga Teroris Dibekuk Densus

Setelah Wiranto Ditusuk, Jack Sparrow dan 21 Terduga Teroris Dibekuk Densus

News | Senin, 14 Oktober 2019 | 18:34 WIB

Jejak Penusuk Wiranto Selama Mengontrak di Kampung Sawah

Jejak Penusuk Wiranto Selama Mengontrak di Kampung Sawah

Banten | Senin, 14 Oktober 2019 | 16:49 WIB

Pasca Penusukan Wiranto, Kontrakan Abu Rara Dijaga Polisi Bersenjata 24 Jam

Pasca Penusukan Wiranto, Kontrakan Abu Rara Dijaga Polisi Bersenjata 24 Jam

Banten | Senin, 14 Oktober 2019 | 14:52 WIB

Densus 88 Geledah Rumah Abu Zee Wali Nikah Penusuk Wiranto

Densus 88 Geledah Rumah Abu Zee Wali Nikah Penusuk Wiranto

News | Minggu, 13 Oktober 2019 | 18:29 WIB

Lewat Grup Menanti Al Mahdi, Bapak-Anak Teroris di Bali Tahu Aksi Abu Rara

Lewat Grup Menanti Al Mahdi, Bapak-Anak Teroris di Bali Tahu Aksi Abu Rara

News | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 17:48 WIB

Geram Disebut Settingan, La Nyalla: Usus Wiranto Dipotong 47 Sentimeter

Geram Disebut Settingan, La Nyalla: Usus Wiranto Dipotong 47 Sentimeter

News | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 17:33 WIB

Bapak Anak Teroris yang Mau Beraksi di Bali Masuk Jaringan Abu Rara

Bapak Anak Teroris yang Mau Beraksi di Bali Masuk Jaringan Abu Rara

News | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 17:25 WIB

Zulhas: Wiranto Sudah Oke, Lagi Latihan Duduk

Zulhas: Wiranto Sudah Oke, Lagi Latihan Duduk

News | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 14:46 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×