ABC News Pakai Video Palsu Soal Operasi Militer Turki, Trump: Memalukan!

Bangun Santoso

Selasa, 15 Oktober 2019 | 14:39 WIB
ABC News Pakai Video Palsu Soal Operasi Militer Turki, Trump: Memalukan!
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan pidato tentang Suriah di Gedung Putih, Rabu (13/4/2018) [AFP]

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengecam tindakan ABC News yang menggunakan video dari lapangan tembak Kentucky dan mengklaimnya sebagai rekaman serangan bom Turki terhadap warga sipil Kurdi di Suriah.

"Sebuah skandal besar di @ABCNews. Mereka tertangkap menggunakan rekaman PALSU mengerikan tentang pemboman Turki di Suriah. Benar-benar memalukan," kata Trump melalui Twitter sebagaimana dilansir dari Kantor Berita Anadolu, Selasa (15/10/2019).

Kantor berita terkemuka AS ABC News menayangkan video tersebut pada akhir pekan, dengan mengatakan bahwa Militer Turki membom warga sipil Kurdi di kota perbatasan Suriah.

Pada kenyataannya, video tersebut merupakan rekaman demonstrasi senjata di sebuah lapangan tembak di West Point, Kentucky, Amerika Serikat.

"Besok mereka akan mengajukan pertanyaan ringan kepada putra Joe Biden, Hunter, seperti mengapa Ukraina & China membayar Anda jutaan padahal Anda tidak tahu apa-apa? [Apa itu] Imbalan?" tambah Trump.

"WOW! @ABCNews Menggunakan Video Lapangan Tembak 2017 dan Berbohong demi Menayangkannya sebagai bom Turki terhadap Kurdi di Suriah (VIDEO)," kata jurnalis Amerika Jim Hoft melalui Twitter.

Dalam video tersebut, bisa terlihat para penonton yang merekam dengan ponsel mereka.

Setelah menerima kritik keras, ABC News menayangkan koreksi pada Senin melalui akun World News Tonight dan mengatakan bahwa mereka telah menghapus video tersebut.

"ABC News menyesali kesalahan itu," tambahnya.

baca juga

Turki meluncurkan Operasi Mata Air Perdamaian pada 9 Oktober untuk mengamankan perbatasannya dengan menghilangkan unsur-unsur teroris guna memastikan kembalinya pengungsi Suriah dengan aman dan integritas wilayah Suriah.

Menurut Turki, kelompok teroris PKK dan cabangnya YPG/PYD merupakan ancaman terbesar bagi masa depan Suriah, yang membahayakan integritas teritorial dan struktur kesatuan negara.

Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa - bertanggung jawab atas kematian sekitar 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak dan bayi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkait Operasi Militer, Erdogan: Turki Tak Berniat Caplok Suriah

Terkait Operasi Militer, Erdogan: Turki Tak Berniat Caplok Suriah

News | Senin, 14 Oktober 2019 | 15:40 WIB

Pasukan Kurdi Dikerahkan untuk Tangkis Operasi Militer Turki di Suriah

Pasukan Kurdi Dikerahkan untuk Tangkis Operasi Militer Turki di Suriah

News | Senin, 14 Oktober 2019 | 12:05 WIB

Sikap Amerika Atas Operasi Militer Turki di Wilayah Suriah

Sikap Amerika Atas Operasi Militer Turki di Wilayah Suriah

News | Senin, 14 Oktober 2019 | 11:32 WIB

Presiden Turki Ancam Eropa, Akan Kirim 3,6 Juta Pengungsi

Presiden Turki Ancam Eropa, Akan Kirim 3,6 Juta Pengungsi

News | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 21:23 WIB

Turki Serang Suriah, Donald Trump Geram dan Beri 3 Pilihan

Turki Serang Suriah, Donald Trump Geram dan Beri 3 Pilihan

News | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 15:42 WIB

Ratusan Orang Dilaporkan Tewas Akibat Serangan Turki di Suriah

Ratusan Orang Dilaporkan Tewas Akibat Serangan Turki di Suriah

News | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 12:53 WIB

Trump Ingin Akhiri Perang Dagang

Trump Ingin Akhiri Perang Dagang

Bisnis | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 07:50 WIB

Terkini

Fahd Arafiq Pakai Rompi 172, Ini Daftar Nama Tersangka yang Resmi Ditahan KPK

Fahd Arafiq Pakai Rompi 172, Ini Daftar Nama Tersangka yang Resmi Ditahan KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:59 WIB

Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo

Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 18:53 WIB

Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus

Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 18:51 WIB

Minyak Sawit Lebih Efisien, Tapi Hutan Bukan Harga yang Boleh Dikorbankan

Minyak Sawit Lebih Efisien, Tapi Hutan Bukan Harga yang Boleh Dikorbankan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 18:50 WIB

Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu

Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu

Jawa Tengah | Selasa, 15 September 2026 | 18:49 WIB

KPK Tahan Fahd Arafiq dan Presdir Summarecon Terkait Suap HGB Bogor

KPK Tahan Fahd Arafiq dan Presdir Summarecon Terkait Suap HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:49 WIB

Persiapkan Masa Pensiun, BRI Hadirkan Kemudahan Buka DPLK lewat BRImo

Persiapkan Masa Pensiun, BRI Hadirkan Kemudahan Buka DPLK lewat BRImo

Malang | Selasa, 15 September 2026 | 18:48 WIB

Chandra Asri Group dan Bank Mandiri Perkuat Sinergi untuk Mendukung Ekosistem Petrokimia Nasional

Chandra Asri Group dan Bank Mandiri Perkuat Sinergi untuk Mendukung Ekosistem Petrokimia Nasional

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 18:46 WIB

BRI DPLK Bisa Dibuka lewat BRImo, Solusi Praktis Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini

BRI DPLK Bisa Dibuka lewat BRImo, Solusi Praktis Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 18:43 WIB

LPS Medan Ajak Anak Muda Naik Level: Melek Finansial, Kreatif, dan Siap Berbisnis

LPS Medan Ajak Anak Muda Naik Level: Melek Finansial, Kreatif, dan Siap Berbisnis

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 18:41 WIB

×