Kader Demokrat Tak Jadi Menteri Jokowi, Ini Sikap Partai SBY

Pebriansyah Ariefana, Rifan Aditya

Kamis, 24 Oktober 2019 | 11:33 WIB
Kader Demokrat Tak Jadi Menteri Jokowi,  Ini Sikap Partai SBY
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan sambutan dalam acara Rapimnas Partai Demokrat di memenuhi Sentul Internasional Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/3). (Suara.com/Oke Atmaja)

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju untuk periode 2019-2024 pada Rabu (23/10/2019). Tidak ada kader Partai Demokrat dalam daftar anggota kabinet tersebut.

Menyikapi hal ini, Partai Demokrat tetap menghormati keputusan Presiden Jokowi untuk tidak menyertakan mereka dalam jajaran pemerintahan.

"Terlepas dari komunikasi dan ajakan Presiden Jokowi kepada Partai Demokrat Pasca Pemilu 2019 yang lalu, Partai Demokrat meyakini bahwa keputusan Presiden Jokowi untuk tidak menyertakan Partai Demokrat memiliki niat dan tujuan yang baik," sebagaimana tertulis dalam press release DPP Partai Demokrat yang ditandatangani oleh Sekjen DPP Partai Demokrat Hinca Panjaitan.

Meskipun demikian Partai Demokrat belum menentukan posisi ke depan. Belum jelas apakah Demokrat akan menjadi oposisi atau tidak.

Pasalnya dijelaskan dalam press release tersebut, posisi Partai Demokrat ke depan akan ditentukan setelah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan pidato resminya.

Kader Partai Demokrat juga diminta tidak mengeluarkan sikap dan pernyataan sendiri-sendiri sampai menunggu pidato SBY.

Sebelumnya, Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR Edhie Baskoro Yudhoyono mengatakan bahwa Demokrat mendukung dan menghormati apa yang menjadi pilihan Jokowi, termasuk mengikutsertakan rivalnya pada Pilpres 2019, Prabowo.

“Kami menyerahkan sepenuhnya karena ini kan hak prerogatif presiden ya,” kata Ibas di DPR RI, Selasa (22/10/2019).

“Tentu Partai Demokrat tidak dapat menilai lebih lanjut, kami hanya memberikan apresiasi, kami hanya menonton dan melihat. Semoga yang dipilih adalah orang-orang yang berkompeten, orang-orang yang benar-benar sesuai dengan visi misi pak presiden dan tentu bisa membawa kemajuan terhadap pembangunan dan peningkatan kesejahteraan,” imbuhnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kembali Tegaskan Tak Ada Visi Misi Menteri, Ini Alasan Jokowi

Kembali Tegaskan Tak Ada Visi Misi Menteri, Ini Alasan Jokowi

News | Kamis, 24 Oktober 2019 | 11:12 WIB

Pengamat: Pembagian Menteri di Kabinet Jokowi Sudah Proporsional

Pengamat: Pembagian Menteri di Kabinet Jokowi Sudah Proporsional

News | Kamis, 24 Oktober 2019 | 11:09 WIB

Rudiantara Tak Lagi Jadi Menkominfo, Ini Warisan-warisannya

Rudiantara Tak Lagi Jadi Menkominfo, Ini Warisan-warisannya

News | Rabu, 23 Oktober 2019 | 21:42 WIB

Terkini

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

×