Tolak Terus Tawaran Menteri, Adian Minta Ampun Seribu Kali ke Jokowi

Iwan Supriyatna, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Jum'at, 25 Oktober 2019 | 15:09 WIB
Tolak Terus Tawaran Menteri, Adian Minta Ampun Seribu Kali ke Jokowi
Politisi PDI Perjuangan Adian Napitupulu. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Anggota DPR RI Fraksi PDIP Adian Napitupulu menjabarkan alasannya berulang kali menolak tawaran untuk menjadi menteri dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Penjelasan itu ia sampaikan ketika ditanya langsung oleh Najwa Shihab dalam tayangan Mata Najwa di Trans7 pada Rabu (23/10/2019).

"Bang Adian, Anda kan ditawari menteri, tapi menolak. Kenapa? Jarang orang yang menolak ditawari menteri," tanya sang Tuan Rumah Mata Najwa.

Adian menyebut, ada dua alasan yang membuatnya tak menerima tawaran menteri Jokowi.

"Kenapa menolak? Ya merasa bukan talenta saya saja, pertama itu. Terus kedua, saya merasa lebih bisa bekerja leluasa di DPR," kata Adian.

"Kalau misalnya gini, kalau misalnya di Kemenaker gitu ya, lalu saya bicara apa? Buruh, jam kerja, cuti, apa yang terkait dengan buruh, tapi enggak bisa bicara tentang ranah rakyat. Kalau saya di agraria, saya bicara tentang tanah, atau segala macam, tapi tidak bisa bicara tentang hal lain, tentang buruh dan sebagainya. Di mana saya bisa bicara semuanya? Ya di DPR," lanjutnya.

Dirinya menambahkan, keputusan untuk menolak tawaran itu merupakan pilihan yang ia ambil secara sadar tanpa paksaan maupun intervensi apa pun.

Aktivis 98 ini menceritakan, ketika tawaran ditolak, ekspresi wajah Jokowi memperlihatkan tatapan yang tajam.

Namun, kata dia, berkat keberadaan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, suasana bisa lebih cair.

baca juga

"Dan terbantukan karena memang saat itu ada Mas Pratik, yang mencairkan suasanalah, kira-kira seperti itu," ungkap Adian.

Najwa Shihab kemudian memastikan kabar bahwa Adian sudah berkali-kali menolak tawaran menteri Jokowi.

"Anda ditawari empat kali, empat kali Anda menolak?," tanyanya, dibenarkan Adian.

"Sampai begini-beginilah pokoknya," jawab Adian, sambil mengatupkan tangan sambil menunduk, tanda meminta maaf.

"Ampun Pak Presiden, saya minta ampun 1.000 kali. Saya bilang, saya sadar diri, saya tahu kemampuan saya, saya tahu diri saya seperti apa dan sebagainya, bla-bla-bla, gitulah," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Masuk Kabinet Jokowi, Viral Foto Pendukung 02 Keluar Grup WA

Prabowo Masuk Kabinet Jokowi, Viral Foto Pendukung 02 Keluar Grup WA

News | Jum'at, 25 Oktober 2019 | 13:24 WIB

Sudah Bilang Bubar, Ketum Projo jadi Wamen: Ditugaskan Lagi, Gimana Dong?

Sudah Bilang Bubar, Ketum Projo jadi Wamen: Ditugaskan Lagi, Gimana Dong?

News | Jum'at, 25 Oktober 2019 | 12:55 WIB

Profil Angela Tanoesoedibjo, Calon Wamen Jokowi Anak Bos MNC Group

Profil Angela Tanoesoedibjo, Calon Wamen Jokowi Anak Bos MNC Group

News | Jum'at, 25 Oktober 2019 | 13:19 WIB

Terkini

Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN

Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:58 WIB

ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika

ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:56 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota

Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:22 WIB

Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:15 WIB

Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP

Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:07 WIB

Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan

Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:57 WIB

Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi

Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:56 WIB

Pemadaman Listrik Berakhir! PLN Umumkan Pasokan Mulai Stabil

Pemadaman Listrik Berakhir! PLN Umumkan Pasokan Mulai Stabil

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:51 WIB

Polisi Siagakan 3.761 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi di Monas dan Gedung DPR

Polisi Siagakan 3.761 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi di Monas dan Gedung DPR

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:50 WIB

Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui

Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:48 WIB