Tito Didesak Jatuhkan Anies Kartu Kuning, Kemendagri: Beri Waktu Dulu

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 29 Oktober 2019 | 12:29 WIB
Tito Didesak Jatuhkan Anies Kartu Kuning, Kemendagri: Beri Waktu Dulu
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Akmal Malik menanggapi permintaan PSI soal sanksi kartu kuning atau peringatan ke Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan karena dinilai tidak transparan soal anggaran.

Menurutnya, Anies harus diberi waktu terlebih dahulu.

Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020 sedang dibahas oleh DPRD DKI untuk nantinya dijadikan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Akmal meminta agar Anies diberi waktu menyelesaikannya sampai batas waktu pembahasan, akhir November.

"Masih ada waktu kok, kan maksimal sampai akhir November. Kami berilah waktu dulu karena masih ada ruang bagi Pak Anies untuk bekerja. DPRD silakan mengawasi," ujar Akmal saat dihubungi, Selasa (29/10/2019).

Akmal menganggap permintaan PSI agar Kemendagri menegur Anies sebenarnya diperbolehkan. Namun pihaknya akan mempertimbangkannya dulu sebelum memenuhi keinginan partai besutan Grace Natalie itu.

"Sah-sah saja sih PSI seperti itu. Tapi kan kita lihat dulu, kami enggak bisa menindak selama Gubernur masih ada batas waktu untuk menyusun anggaran," jelasnya.

Menurutnya berdasarkan aturan yang ada, teguran itu bisa disampaikan ke Anies jika eks Mendikbud itu sudah terlambat merampungkan anggaran. Bahkan ada sanksi sendiri yang berlaku jika hal itu terjadi.

"Kami enggak boleh menegur kecuali sudah terlambat dari batas waktu. Nah, kalau terlambat mengesahkan anggaran lewat dari batas waktu kan ada sanksi yang akan dikenakan," pungkasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang tidak kunjung transparan soal Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020 masih mendapatkan kecaman. PSI bahkan meminta agar Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberikan kartu kuning ke Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

baca juga

Kartu kuning sendiri memiliki arti peringatan bagi yang menerimanya.

Menurut Juru Bicara PSI, Rian Ernest, soal transparansi anggaran harus menjadi perhatian serius Mendagri.

"PSI DKI Jakarta meminta pak Mendagri pak tito karnavian agar segera memberikan kartu kuning kepada gubernur Anies Baswedan," ujar Rian di gedung DPRD DKI, Senin (28/10/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ferdinand Demokrat Endus Potensi Korupsi Proyek Jalur Sepeda Anies

Ferdinand Demokrat Endus Potensi Korupsi Proyek Jalur Sepeda Anies

News | Selasa, 29 Oktober 2019 | 10:19 WIB

Anies: Indonesia Masuk G-20, Negerinya Masih Ada Ketimpangan Luar Biasa

Anies: Indonesia Masuk G-20, Negerinya Masih Ada Ketimpangan Luar Biasa

News | Senin, 28 Oktober 2019 | 13:24 WIB

Kibarkan Spanduk Berakhir Ditangkap, Anies Justru Dukung Aktivis Greenpeace

Kibarkan Spanduk Berakhir Ditangkap, Anies Justru Dukung Aktivis Greenpeace

News | Rabu, 23 Oktober 2019 | 19:22 WIB

Dua Tahun Anies jadi Gubernur, Nasib Tukang Becak Masih Terkatung-katung

Dua Tahun Anies jadi Gubernur, Nasib Tukang Becak Masih Terkatung-katung

News | Jum'at, 18 Oktober 2019 | 17:52 WIB

Pernah Ditolak Ahok, Alasan Anies Kembali Operasikan Bus Zhongtong

Pernah Ditolak Ahok, Alasan Anies Kembali Operasikan Bus Zhongtong

News | Rabu, 16 Oktober 2019 | 21:03 WIB

Disebut Gubernur Rasa Presiden, Anies: Dari Dulu Saya Fokusnya di Situ...

Disebut Gubernur Rasa Presiden, Anies: Dari Dulu Saya Fokusnya di Situ...

News | Rabu, 16 Oktober 2019 | 15:51 WIB

Anies Sebut Penyebab Banjir di Jakarta karena Kontur Tanah

Anies Sebut Penyebab Banjir di Jakarta karena Kontur Tanah

News | Rabu, 16 Oktober 2019 | 05:55 WIB

Rugikan Pengendara karena Lebarkan Trotoar, Anies: Mau Nyaman Naik Umum

Rugikan Pengendara karena Lebarkan Trotoar, Anies: Mau Nyaman Naik Umum

News | Rabu, 16 Oktober 2019 | 06:00 WIB

Sudah 2 Tahun Menjabat, Anies Mau Gandeng Swasta Bangun Rumah DP Rp 0

Sudah 2 Tahun Menjabat, Anies Mau Gandeng Swasta Bangun Rumah DP Rp 0

News | Selasa, 15 Oktober 2019 | 21:02 WIB

Anies: Penataan Kampung Akuarium Tak Libatkan Pihak Luar, Tapi Masyarakat

Anies: Penataan Kampung Akuarium Tak Libatkan Pihak Luar, Tapi Masyarakat

News | Selasa, 15 Oktober 2019 | 20:52 WIB

Terkini

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×