Anggaran Rp 62,5 Miliar Hanya untuk Bangun 49 Km Jalur Sepeda yang Diwarnai

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 29 Oktober 2019 | 21:21 WIB
Anggaran Rp 62,5 Miliar Hanya untuk Bangun 49 Km Jalur Sepeda yang Diwarnai
Jalur sepeda di Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Rabu (21/2).

Suara.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta tengah membahas anggaran Rp 62,5 miliar yang bakal digunakan untuk pembuatan jalur sepeda di Ibu Kota. Anggaran tersebut salah satunya bakal digunakan untuk membuat marka jalur sepeda sepanjang 49 kilometer.

Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan jalur itu nantinya akan dilapisi cat warna putih, merah, kuning, dan hijau. Selain warna putih, pihaknya harus mengimpor cat berbahan coldplastic dari luar negeri dengan harga Rp 622,692 per meter persegi.

Syafrin mengatakan cat warna putih bisa dibeli di dalam negeri dengan harga Rp 291,300 per meter persegi. Artinya, cat berwarna selain putih akan lebih mahal dari pada warna lainnya.

Dishub DKI kata Syafrin, memiliki dua opsi dalam membuat marka jalur sepeda. Opsi pertama adalah membuat marka yang seluruhnya diberikan warna.

Sesuai ketentuan yang berlaku, warna hijau di jalanan akan diperuntukkan jalur sepeda. Dengan jalur yang seluruhnya diberi warna hijau, pihaknya memperkirakan anggaran Rp 62,5 miliar hanya cukup membuat jalur sepeda sepanjang 49 kilometer.

"Kalau diwarnai itu, total itu hanya cukup untuk 49 kilometer. Kalau warna 100 persen enggak ada putus-putusnya," kata Syafrin saat dihubungi, Selasa (29/10/2019).

Opsi kedua, Dishub DKI Jakarta bakal membuat membuat pola 3-5. Ia menjelaskan konsep ini artinya setiap 5 meter, akan ada tanda jalur sepeda dengan cat coldplastic berwarna dengan luas 3 meter.

Ia menilai opsi kedua ini lebih murah. Pasalnya penggunaan cat warna yang mahal akan lebih jarang digunakan dan jalur sepeda yang dibuat bisa lebih panjang mencapai 300 kilometer.

"Tapi kalau kita gunakan pola 3-5 itu misa mencapai 300 kilometer," jelasnya.

baca juga

Untuk diketahui, anggaran tersebut tercantum dalam Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2020 dan sedang dibahas di DPRD.

Meskipun memiliki dua opsi, Syafrin mengatakan pihaknya hingga saat ini lebih condong memilih pilihan dengan pola pengecatan 3-5.

"Jadi hitungan kami untuk full di marka itu bisa mencukupi 49 Km tapi kalo pola kita yg akan kita gunakan sekarang bisa 300 KM tahun depan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gunakan Cat Impor, Pembuatan Jalur Sepeda di Jakarta Capai Rp 62,5 Miliar

Gunakan Cat Impor, Pembuatan Jalur Sepeda di Jakarta Capai Rp 62,5 Miliar

News | Selasa, 29 Oktober 2019 | 18:18 WIB

Odong-odong Dilarang di Jakarta, Produsen Terancam Merugi Ratusan Juta

Odong-odong Dilarang di Jakarta, Produsen Terancam Merugi Ratusan Juta

News | Selasa, 29 Oktober 2019 | 13:51 WIB

Jalur Sepeda Anies Dikritik Pedas, Diminta Dibuat Ulang

Jalur Sepeda Anies Dikritik Pedas, Diminta Dibuat Ulang

News | Selasa, 29 Oktober 2019 | 13:19 WIB

Ferdinand Demokrat Endus Potensi Korupsi Proyek Jalur Sepeda Anies

Ferdinand Demokrat Endus Potensi Korupsi Proyek Jalur Sepeda Anies

News | Selasa, 29 Oktober 2019 | 10:19 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB