Anggaran DKI Disebut Salah Ketik, Ferdinand: Bohong Aja

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Rabu, 30 Oktober 2019 | 20:24 WIB
Anggaran DKI Disebut Salah Ketik, Ferdinand: Bohong Aja
Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaen mengatakan, di kediaman Presiden keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Komplek Puri Cikeas, Bogor akan dipasang tenda. [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Suara.com - Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menganggap alasan salah ketik yang dilontarkan Pemprov DKI Jakarta terkait kontroversi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) adalah sebuah kebohongan.

Hal itu disampaikan oleh Ferdinand melalui Twitter pada Rabu (30/10/2019).

Ferdinand menjelaskan bahwa pengajuan anggaran merupakan proses yang panjang.

"Diusulkan mulai dari tingkat Seksi, diajukan bertahap melalui beberapa tingkat jabatan dari Eselon IV sampai Eselon I. Dibahas internal sebelum di tanda tangan pejabat masing-masing tingkatan," ungkap Ferdinand.

Nyatanya, anggaran aneh ini telah diunggah ke situs situs penyedia informasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta, apbd.jakarta.go.id. yang pada akhirnya dihapus.

Pihak Dinas Pendidikan DKI mengaku salah ketik terkait adanya anggaran lem Aibon sebesar Rp 82 miliar untuk siswa SD dalam Rencana Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran (KUA-PPAS) 2020.

Bagi Ferdinand, alasan salah ketik ini hanyalah sebuah kebohongan.

"Yang bilang itu salah ketik, bohong saja," kata Ferdinand.

Tanggapan Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean soal ABPD DKI yang disebut salah ketik. (twitter @FerdinandHaean2)
Tanggapan Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean soal ABPD DKI yang disebut salah ketik. (twitter @FerdinandHaean2)

Sementara itu, Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta juga buka suara tentang temuan anggaran pengadaan bolpoin yang mencapai Rp 123 miliar. Disdik menganggap data yang dipaparkan itu hanya bersifat sementara.

baca juga

Pelaksana Tugas Kepala Disdik Syaefuloh Hidayat mengatakan anggaran itu disusun Disdik DKI dan Suku Dinas Pendidikan. Menurutnya, pihak terkait tengah menyusun soal anggaran itu bersama sekolah-sekolah.

"Anggaran itu juga disusun suku dinas dan itu adalah sementara. Nanti semuanya akan kita sesuaikan," kata Syaefuloh di gedung DPRD, Rabu (30/10/2019).

Menurutnya, Disdik DKI sudah melakukan penyesuaian terhadap anggaran tersebut. Ia juga mengklaim draf yang sudah direvisi itu telah diberikan kepada DPRD untuk dibahas lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Lem Aibon Rp 82 Miliar, PSI: Untuk Apa Ada TGUPP?

Heboh Lem Aibon Rp 82 Miliar, PSI: Untuk Apa Ada TGUPP?

News | Rabu, 30 Oktober 2019 | 18:21 WIB

Anggaran Fantastis Bolpoin Rp 123 Miliar, Disdik DKI: Itu Sementara

Anggaran Fantastis Bolpoin Rp 123 Miliar, Disdik DKI: Itu Sementara

News | Rabu, 30 Oktober 2019 | 16:33 WIB

Lem Aibon hingga Influencer, 5 Anggaran DKI Jakarta Ini Paling Disoroti

Lem Aibon hingga Influencer, 5 Anggaran DKI Jakarta Ini Paling Disoroti

News | Rabu, 30 Oktober 2019 | 15:22 WIB

Terkini

Refleksi Kasus Dugaan Penyadapan Tokoh Publik: Alarm Bahaya Privasi Digital

Refleksi Kasus Dugaan Penyadapan Tokoh Publik: Alarm Bahaya Privasi Digital

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 18:30 WIB

Usai Bertemu Prabowo, Dirut KAI Batalkan Impor KRL Bekas: Rakyat Harus Dapat Kereta Baru

Usai Bertemu Prabowo, Dirut KAI Batalkan Impor KRL Bekas: Rakyat Harus Dapat Kereta Baru

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:29 WIB

Bank Digital Kini Berburu Transaksi Harian

Bank Digital Kini Berburu Transaksi Harian

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:29 WIB

DPR-Pemerintah Sepakat Ubah Judul RUU Perampasan Aset, Korupsi Jadi Fokus Utama

DPR-Pemerintah Sepakat Ubah Judul RUU Perampasan Aset, Korupsi Jadi Fokus Utama

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:25 WIB

Suhud Ajak Pemprov DKI dan Ditjenpas Bersinergi Perkuat Sarana Pemasyarakatan

Suhud Ajak Pemprov DKI dan Ditjenpas Bersinergi Perkuat Sarana Pemasyarakatan

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:24 WIB

Kombinasi Emas, 3 Shio Paling Cocok dengan Shio Ayam dalam Pekerjaan dan Percintaan

Kombinasi Emas, 3 Shio Paling Cocok dengan Shio Ayam dalam Pekerjaan dan Percintaan

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 18:22 WIB

Lebih dari 250 Brand Lokal Hadirkan Produk Kreatif, dari Fashion hingga Kuliner

Lebih dari 250 Brand Lokal Hadirkan Produk Kreatif, dari Fashion hingga Kuliner

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 18:20 WIB

Sebut Mirip Orba, Pakar UGM Kritik Pemasangan Kawat Berduri di Jogja

Sebut Mirip Orba, Pakar UGM Kritik Pemasangan Kawat Berduri di Jogja

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 18:19 WIB

12 Penerbangan Eropa Diancam Bom Beruntun, 2 Pesawat Terpaksa Alihkan Rute

12 Penerbangan Eropa Diancam Bom Beruntun, 2 Pesawat Terpaksa Alihkan Rute

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:17 WIB

Bikin Jerawat Cepat Kempes, Cek 5 Pilihan Acne Spot Gel di Bawah Rp50 Ribu

Bikin Jerawat Cepat Kempes, Cek 5 Pilihan Acne Spot Gel di Bawah Rp50 Ribu

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 18:15 WIB

×