Mahfud MD: Siapa yang Menuduh Umat Islam Radikal? Enggak Ada

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 31 Oktober 2019 | 22:04 WIB
Mahfud MD: Siapa yang Menuduh Umat Islam Radikal? Enggak Ada
Mahfud MD (Suara.com/Putu Ayu).

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menyebut radikalisme bukan merujuk pada kelompok agama tertentu.

Radikalisme kata Mahfud, suatu kelompok atau paham yang ingin mengganti dasar dan ideologi negara dengan cara merusak cara berpikir generasi baru.

"Kita bersepakat, bahwa kita bicara radikalisme bukan menuju kelompok agama tertentu. Radikalisme ya radikalisme, suatu kelompok atau paham yang ingin mengganti dasar dan ideologi negara dengan cara melawan aturan dan kemudian merusak cara berfikir generasi baru, yang menyebabkan anak berpikiran bernegara seperti ini, berkonstitusi seperti ini salah," ujar Mahfud di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (31/10/2019).

Mahfud mengatakan apapun agamanya, jika ingin mengganti dasar dan ideologi negara dengan cara melawan aturan dan merusak cara berfikir generasi baru adalah radikal.

"Itu dia orang Islam atau bukan orang Islam kalau melakukan itu adalah radikal. Tapi kita menangani orang-orang radikal, tidak perduli Islam atau tidak. Bahwa kebetulan ada Islam karena radikalnya, bukan Islamnya," kata dia.

Menurutnya ada yang salah jika mengatakan umat Islam tersinggung karena pemerintah sedang menangani gerakan radikal tersebut. Mahfud menyebut umat Islam tak ada yang tersinggung terkait langkah pemerintah yang sedang menangani gerakan radikal.

"Siapa yang menuduh umat Islam radikal? enggak ada. NU misalnya Enggak radikal, Muhammadiyah Enggak radikal itu kelompok-kelompk kecil yang memang faktanya ada. Itu bukan Islamnya atau tidak Islamnya," ucap Mahfud.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menegaskan, pemerintah bakal menindak siapapun yang terkait gerakan radikal. Karena itu, ia meminta semua pihak membuka data, karena yang radikal bukan hanya orang Islam

"Siapapun akan ditindak. Ada orang lalu secara mensimplifikasi persoalan, itu kok Islam semua yang ditindak. Eggak juga. Buka data siapa saja yang ditindak karena melawan ideologi kan banyak. Bukan hanya orang Islam. Jangan didramatisir, seolah panas, seakan-akan memerangi kelompok tertentu tidak," tandasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gaya Prabowo Saat Hadiri Ratas Perdananya di Istana

Gaya Prabowo Saat Hadiri Ratas Perdananya di Istana

Foto | Kamis, 31 Oktober 2019 | 19:10 WIB

Pemekaran Papua, Mahfud: Harus Ada Cara Antisipasi Kecemburuan Daerah Lain

Pemekaran Papua, Mahfud: Harus Ada Cara Antisipasi Kecemburuan Daerah Lain

News | Kamis, 31 Oktober 2019 | 17:21 WIB

Kata Mahfud MD soal Hak Veto Menko di Perpres 67 Tahun 2019

Kata Mahfud MD soal Hak Veto Menko di Perpres 67 Tahun 2019

News | Kamis, 31 Oktober 2019 | 16:31 WIB

Jokowi: Harus Ada Upaya Serius untuk Mencegah Paham Radikalisme

Jokowi: Harus Ada Upaya Serius untuk Mencegah Paham Radikalisme

News | Kamis, 31 Oktober 2019 | 15:17 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×