Beda dari Biasanya, RS Polri Lagi Sepi Kiriman Mayat Mr X

Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 08 November 2019 | 17:51 WIB
Beda dari Biasanya, RS Polri Lagi Sepi Kiriman Mayat Mr X
Petugas memindahkan dua kantong jenazah korban pesawat Lion Air JT 610 saat tiba di RS Polri, Jakarta Timur, Selasa (30/10). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, belum menerima kiriman mayat dari sejumlah tempat kejadian perkara (TKP) dalam dua pekan terakhir.

"Biasanya setiap hari ada satu sampai dua kantong isi mayat yang kami tangani," kata Kepala Instalasi Forensik Kombes Pol Edy Purnomo di Jakarta, Jumat (8/11/2019) siang.

Mayat tersebut biasanya rutin dikirim sejumlah petugas dari Kepolisian Sektor (Polsek) di wilayah hukum Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Depok, Bekasi dan Bogor.

"Sebab polisi di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Pusat biasa mengirim ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) yang lebih dekat dari wilayah mereka. Kalau ke Kramat Jati kejauhan," katanya.

Biasanya, mayat yang diterima oleh empat petugas administrasi penerimaan jenazah RS Polri merupakan korban sakit, kecelakaan hingga korban kejahatan kriminal.

Rata-rata dalam sebulan, pihaknya bisa menangani hingga 20 mayat di ruang Instalasi Kedokteran Forensik RS Polri.

Tidak jarang, mayat yang ditangani tidak memiliki identitas diri atau yang biasa disebut Edy sebagai jasad "Mr X".

"Biasanya saat pertama datang, mayat tersebut tidak ada identitasnya. Tapi seiring pengungkapan kasus, identitas itu bisa kami dapatkan," katanya.

Menurut, jasad "Mr X" baru bisa dikirim menuju rumah duka jika kasusnya telah selesai ditangani polisi. Selama proses penanganan kasus belum selesai, kata Edy, maka jasad tersebut berstatus sebagai barang bukti.

"Biasanya bisa sampai lama kita simpan di ruang pendingin. Tergantung kasusnya, kalau sudah diungkap, baru kita makamkan di TPU Pondok Ranggon," katanya.

Namun dalam dua pekan terakhir, ruangan mayat yang berada di bagian paling belakang RS Polri tampak kosong. Tak ada satu pun mayat.

Begitupun dengan satu unit ruang pendingin untuk mengawetkan jasad berkapasitas 150 orang yang juga kosong.

"Biasanya freezer ini untuk keperluan transit jasad sebelum dikirim ke rumah duka," ujar Edy. (Antara).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tukang Becak Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Tukang Becak Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Jawa Tengah | Jum'at, 08 November 2019 | 13:58 WIB

Polisi Pastikan 39 Jasad Dalam Truk Adalah Warga Vietnam

Polisi Pastikan 39 Jasad Dalam Truk Adalah Warga Vietnam

News | Jum'at, 08 November 2019 | 05:54 WIB

Kepala Terbungkus Plastik, Anggota TNI Tewas di Rumah Nenek

Kepala Terbungkus Plastik, Anggota TNI Tewas di Rumah Nenek

Jatim | Kamis, 07 November 2019 | 18:03 WIB

Dua Bulan Setelah Cor Mayat Surono di Musala, Istri Kawin Lagi

Dua Bulan Setelah Cor Mayat Surono di Musala, Istri Kawin Lagi

Jatim | Kamis, 07 November 2019 | 16:41 WIB

Dari Semen Satu Sak hingga Bangun Musala, Kronologi Bahar Cor Mayat Ayahnya

Dari Semen Satu Sak hingga Bangun Musala, Kronologi Bahar Cor Mayat Ayahnya

Jatim | Kamis, 07 November 2019 | 15:53 WIB

Cor Mayat Ayahnya di Musala, Bahar Jual Motor Surono buat Modal ke Bali

Cor Mayat Ayahnya di Musala, Bahar Jual Motor Surono buat Modal ke Bali

Jatim | Kamis, 07 November 2019 | 15:02 WIB

Istri dan Anak Bersekongkol, Mayat Dicor di Musala Dilinggis saat Tidur

Istri dan Anak Bersekongkol, Mayat Dicor di Musala Dilinggis saat Tidur

Jatim | Kamis, 07 November 2019 | 13:14 WIB

Tewas di Mesin Cuci, Banyak Bekas Luka di Mayat Bayi Sutina

Tewas di Mesin Cuci, Banyak Bekas Luka di Mayat Bayi Sutina

News | Rabu, 06 November 2019 | 21:37 WIB

Kasus PRT Bunuh Bayinya di Mesin Cuci Terkuak dari Suara Tangisan

Kasus PRT Bunuh Bayinya di Mesin Cuci Terkuak dari Suara Tangisan

News | Rabu, 06 November 2019 | 18:40 WIB

Mayat Surono Dicor di Musala, Istri dan Anak Sebentar Lagi jadi Tersangka

Mayat Surono Dicor di Musala, Istri dan Anak Sebentar Lagi jadi Tersangka

Jatim | Rabu, 06 November 2019 | 15:19 WIB

Terkini

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:21 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:16 WIB

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:07 WIB

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:38 WIB

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:36 WIB

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:26 WIB