Fahri Hamzah Sebut Banyak Kader PKS Hijrah ke Partai Gelora Indonesia

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Sabtu, 09 November 2019 | 20:03 WIB
Fahri Hamzah Sebut Banyak Kader PKS Hijrah ke Partai Gelora Indonesia
Penggagas Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Penggagas Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah, tidak menampik kalau banyak kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang malah pindah haluan ke partai besutannya.

Masalah utama yang menjadi alasan para kader PKS pindah haluan tersebut kata dia, karena banyak yang kecewa dengan sikap PKS yang dipimpin Sohibul Iman.

Fahri tidak menyebut jumlah kader PKS yang pindah ke Partai Gelora Indonesia. Namun ia menyebut kader PKS yang pindah tersebut bukan dalam jumlah sedikit.

"Banyak. Apa boleh buat kan?," kata Fahri saat ditemui di Park Regis Arion Hotel, Jakarta Selatan, Sabtu (9/11/2019).

Menurut Fahri, banyak kader PKS yang merasakan tidak ada perkembangan selama bernaung di partai tersebut.

"Teman-teman yang memahami bahwa di tempat yang lama itu mereka mengalami stagnasi ya, karena kebuntuan pikiran ya kan kita coba kita pakai akal sedikit aja," ujarnya.

Kader Partai Gelora Indonesia saat menggelar acara konsolidasi di Hotel kawasan Kemang. (Suara.com/Ria Rizki).
Kader Partai Gelora Indonesia saat menggelar acara konsolidasi di Hotel kawasan Kemang. (Suara.com/Ria Rizki).

Apalagi ketika dirinya mengalami masalah dengan elite PKS hingga berujung ke meja hijau. Hingga saat ini ia masih menanti PKS untuk membayar ganti rugi Rp 50 miliar yang ditetapkan oleh PN Jaksel karena kalah dengan gugatannya usai dipecat dari PKS.

"Kok ada partai yang membiarkan dirinya memecat orang tanpa alasan. Lalu dia dihukum di pengadilan terus dia diam aja. Dihukumnya di PN, PT, MA terus diam saja dan kader nggak boleh nanya," ujarnya.

"Nah, sekarang kader-kadernya yang nanya kan dimarahin. Ketemu saya dimarahin ketemu Pak Anies dimarahin, nanya nggak boleh, dimarahin juga," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Mau Disebut Merekrut, Fahri Hamzah: Deddy Mizwar Sudah Matang

Tak Mau Disebut Merekrut, Fahri Hamzah: Deddy Mizwar Sudah Matang

News | Sabtu, 09 November 2019 | 18:23 WIB

Sore Ini, Deddy Mizwar Bakal Ikut Teken Akta Pendirian Partai Gelora

Sore Ini, Deddy Mizwar Bakal Ikut Teken Akta Pendirian Partai Gelora

News | Sabtu, 09 November 2019 | 14:06 WIB

Calon Kader Partai Gelora Kumpul di Kemang, Fahri Hamzah Bantah Deklarasi

Calon Kader Partai Gelora Kumpul di Kemang, Fahri Hamzah Bantah Deklarasi

News | Sabtu, 09 November 2019 | 13:47 WIB

Politikus PKS Ini Buka Peluang Terima Empat Nama Cawagub dari Gerindra

Politikus PKS Ini Buka Peluang Terima Empat Nama Cawagub dari Gerindra

News | Jum'at, 08 November 2019 | 14:42 WIB

Terkini

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:58 WIB

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:55 WIB

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:43 WIB

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:31 WIB

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:11 WIB

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:00 WIB