Tak Ingin Ada Lagi Penebangan Pohon, Ketua DPRD DKI: Lebih Baik Dipindahkan

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 12 November 2019 | 00:50 WIB
Tak Ingin Ada Lagi Penebangan Pohon, Ketua DPRD DKI: Lebih Baik Dipindahkan
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi. [Suara.com/Fakhri Fuadi]

Suara.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengecam tindakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang menebang pohon besar di trotoar. Ia meminta daripada ditebang, pohon-pohon tersebut lebih baik dipindahkan.

Prasetio menganggap, sebenarnya Pemprov DKI melalui Dinas Kehutanan (Dishut) memiliki rencana yang baik untuk penataan trotoar. Namun, menurutnya menebang pohon yang sudah berumur puluhan tahun merupakan tindakan yang salah.

"Artinya diambil saja dulu nih, dipindahkan. Kan pohon sudah puluhan tahun? Kok ditebang begitu saja kan mati berarti," ujar Prasetio di Gedung DPRD DKI pada Senin (11/11/2019).

Ia mengaku juga tidak bisa menerima alasan Dishut DKI yang menyebut pohon ditebang karena sudah keropos. Sambil menunjukan foto bongkahan pohon hasil penebangan pohon di Cikini, Prasetio menyebut pohon tersebut belum keropos.

"Sekarang kalau bicara pohon itu keropos, sekarang kita liat saja di sini. Apakah ini keropos? Ini kan pohon sehat ini," jelasnya.

Ia mengaku juga mendapatkan komplain dari berbagai pihak yang menentang penebangan pohon. Menurutnya pohon itu lebih baik dipindahkan dan jika sudah terlalu rindang, rantingnya yang kropos bisa dikikis.

"Kalau ini dipindahkan kan masih banyak tempat kosong, bisa juga di Sudirman. Jadi kiri-kanannya bagus," katanya.

Sebelumnya, Dishut DKI Jakarta memberikan rekomendasi sebelum pohon besar di kawasan Cikini, Jakarta Pusat ditebang. Salah satu alasannya karena pohon yang kebanyakan berjenis angsana itu dianggap mudah tumbang ketika musim hujan.

Kepala Dishut DKI Jakarta Suzi Marsita menganggap penebangan itu bagian dari program kerjanya meremajakan pohon di pinggir jalan. Pohon yang ditebang adalah yang dianggap sudah kropos dan mudah tumbang.

baca juga

"Karena pohon-pohon itu sudah cukup tua, nah pohon tua itu khawatir banyak batang yang sudah keropos, dikhawatirkan tumbang," ujar Suzi saat dihubungi, Senin (4/11/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Takut Celakai Orang saat Musim Hujan, Alasan Pohon-pohon di Cikini Ditebang

Takut Celakai Orang saat Musim Hujan, Alasan Pohon-pohon di Cikini Ditebang

News | Senin, 04 November 2019 | 20:00 WIB

Dinilai Merusak Jalan, Pohon Tua di Kawasan Cikini Ditebang Pemprov

Dinilai Merusak Jalan, Pohon Tua di Kawasan Cikini Ditebang Pemprov

News | Senin, 04 November 2019 | 19:37 WIB

Penebangan Pohon di Cikini Diprotes Politikus hingga Aktivis Luar Negeri

Penebangan Pohon di Cikini Diprotes Politikus hingga Aktivis Luar Negeri

News | Senin, 04 November 2019 | 13:58 WIB

Rancangan Anggaran DKI Bermasalah, Ketua DPRD Minta Anak Buah Anies Dicopot

Rancangan Anggaran DKI Bermasalah, Ketua DPRD Minta Anak Buah Anies Dicopot

News | Rabu, 30 Oktober 2019 | 17:48 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×