English for Ulama: Kenalkan Islam Toleran dan Tekan Islamphobia di Eropa

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 13 November 2019 | 14:44 WIB
English for Ulama: Kenalkan Islam Toleran dan Tekan Islamphobia di Eropa
Ridwan, misalnya, langsung menemui DKM Masjid Jami Auston, Afzal Shah. (Dok : Pemdaprov Jabar).

Suara.com - Dakwah ulama-ulama asal Jawa Barat, yang tergabung dalam program English for Ulama, soal keindahan islam Indonesia di lima kota Eropa (London, Bristol, Glasgow, Manchester, dan Birmingham) mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. 

Sejak menjejakkan kaki di London pada Senin (4/11/2019), lima ulama asal Jabar, yakni Wifni Yusifa, Ridwan Subagya, Ihya Ulumudin, Safitra, dan Hasan Al-Banna, menerima undangan, baik dari kepala daerah, anggota parlemen, pihak kepolisian, dan komunitas keagamaan, untuk menjadi pembicara atau berdiskusi tentang keislaman. 

Ridwan, misalnya, langsung menemui DKM Masjid Jami Auston, Afzal Shah. Setelah itu, dia bertemu dengan salah satu politisi dan komunitas muslim Bristol. Kepala kepolisian Bristol pun hadir dalam pertemuan tersebut.

Sedangkan, Hasan menjadi salah satu pembicara dalam Thurrock Interfaith Roundtable Dialogue atau dialog antaragama yang berlangsung di Grays, Thurrock --sekitar 30 km di timur London.

Selain Hasan, dialog yang dihelat Thurrock Labour Party (Partai Buruh Thurrock) tersebut dihadiri anggota majelis Qaisar Abbas dan John Kent, Imam Grays Mosque Salim Rahman dan Abdul Rashid, juga Pendeta David Peterson (St. Clements Church) dan Matt Drummond (St. Stephens Church). 

Menurut Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London Aminudin Azis, animo masyarakat Eropa menyambut kedatangan lima ulama Jabar sudah terlihat pada pembukaan English for Ulama. 

"Pembukaan dihadiri tiga parlemen, komunitas Yahudi, dan pihak gereja setempat. Belum lagi, media di sana ikut mengabarkan kedatangan ulama Jabar," kata Aminudin saat melakukan video conference dengan Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Selasa (12/11/2019).

"Antusias masyarakat setempat meyambut ulama Jabar tinggi karena mereka berharap kedatangan ulama ini bisa menjawab pertanyaan mereka soal islam," imbuhnya.

Direktur British Council Indonesia Paul Smith berpendapat, pertanyaan soal islam kerap muncul karena adanya kesalahpahaman tentang nilai-nilai islam. Maka tidak heran apabila islam kerap dicap negatif oleh mayoritas masyarakat Benua Biru, khususnya Inggris Raya. 

baca juga

"Sering terjadi kesalahpahaman tentang nilai-nilai islam. Seringkali islam dipandang negatif dan salah. Saya percaya bahwa Indonesia punya pandangan yang lebih moderat, hangat, dan ramah soal islam," ucapnya.

Paul menyatakan, pesan soal kehangatan dan keindahan islam mesti didentumkan di Inggris Raya. Oleh karena itu, dia mengapresiasi program English for Ulama yang digagas Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar. 

"Ini adalah program utama untuk membawa kebenaran. Kita percaya Indonesia punya cerita fantastis soal islam. Kita senang dapat terlibat dalam program ini. Semoga tahun depan English for Ulama kembali dilakukan," katanya. 

Sementara itu, Gubernur Jabar Ridwan Kamil menjelaskan bahwa misi utama kelima ulama tersebut adalah berdakwah dan berdiskusi di sejumlah kampus serta komunitas, baik muslim maupun non-muslim. Emil sapaan Ridwan Kamil berharap mereka dapat mengubah anggapan negatif masyarakat Eropa terhadap islam. 

"Mereka akan menceritakan keramahan islam Indonesia yang toleran, khususnya di Jabar. Harapannya, persepsi yang ada setelah kunjungan ini, akan membawa pengalaman dan pemahaman keislaman di Indonesia oleh Eropa menjadi baik," kata Emil.

"Seringkali informasi tentang islam kurang proporsional dan tidak mewakili keseluruhan. Jadi, islam yang moderat dan damai akan direpresentasikan oleh lima ulama ini dan mereka di masa depan akan jadi duta perdamaian bagi dunia," imbuhnya.

Selain berdakwah terkait keindahan islam Indonesia, kelima ulama itu akan menceritakan tentang keberagaman budaya Indonesia, khususnya budaya Tanah Pasundan. Mereka pun bakal menjalankan misinya sampai 14 November 2019 mendatang.

"Tahun depan akan dimaksimalkan sampai akhirnya program ini (English for Ulama) mendunia. Dan pada akhirnya, pesan soal keindahan dan kehangatan islam Indonesia tersebar di dunia," kata Emil. 

Jika English for Ulama kembali diluncurkan pada tahun depan, maka harapan perwakilan Minhaj Welfare Foundation (organisasi islam di Inggris Raya) Adnan Sohail terwujud. Dia bahkan meminta kepada Pemda Provinsi Jabar untuk menambah jumlah ulama. 

"Harapan ke depan program ini bisa lebih masif lagi. Mungkin bisa ditambah dan diperluas lagi wilayahnya, sehingga ini bisa jadi program yang berkelanjutan dan memperoleh sambutan baik dari Inggris," katanya. 

"Mereka (ulama Jabar) dapat menebarkan pesan-pesan soal keindahan islam. Itu membuat anggapan negatif masyarakat, termasuk islamphobia, terus berkurang di sini (Inggris Raya)," tambahnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelanggaran Kebebasan Beragama Terbanyak di Jabar, Ini Kata Ridwan Kamil

Pelanggaran Kebebasan Beragama Terbanyak di Jabar, Ini Kata Ridwan Kamil

News | Selasa, 12 November 2019 | 15:55 WIB

Akui Berbiaya Mahal, Ridwan Kamil Tak Setuju Pilkada Langsung Dihapus

Akui Berbiaya Mahal, Ridwan Kamil Tak Setuju Pilkada Langsung Dihapus

News | Selasa, 12 November 2019 | 14:17 WIB

Pilkada Langsung Mau Dievaluasi, Ridwan Kamil Usul Kampanye di Medsos

Pilkada Langsung Mau Dievaluasi, Ridwan Kamil Usul Kampanye di Medsos

News | Selasa, 12 November 2019 | 13:23 WIB

Wagub Jabar Minta Seni Kasidah Dibangkitkan Kembali

Wagub Jabar Minta Seni Kasidah Dibangkitkan Kembali

News | Selasa, 12 November 2019 | 09:46 WIB

Gubernur Jabar : Asia Siap Sambut Masa Depan Emas

Gubernur Jabar : Asia Siap Sambut Masa Depan Emas

News | Selasa, 12 November 2019 | 09:23 WIB

Wakil Gubernur Jabar Luncurkan Program Seribu Kentongan

Wakil Gubernur Jabar Luncurkan Program Seribu Kentongan

News | Selasa, 12 November 2019 | 09:15 WIB

Terkini

Kontak Tembak Pecah di Dekai Yahukimo, 7 Pucuk Senjata Api OPM Disita TNI

Kontak Tembak Pecah di Dekai Yahukimo, 7 Pucuk Senjata Api OPM Disita TNI

News | Sabtu, 07 November 2026 | 12:26 WIB

Desil 10 tapi Gaji Rp3,5 Juta, Apakah Tetap Dapat BSU Kemnaker Rp900.000? Ini Penjelasannya

Desil 10 tapi Gaji Rp3,5 Juta, Apakah Tetap Dapat BSU Kemnaker Rp900.000? Ini Penjelasannya

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 12:19 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Wamen HAM Desak Pengusutan Transparan

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Wamen HAM Desak Pengusutan Transparan

News | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

Apakah Kulit Berminyak Tetap Membutuhkan Moisturizer? Simak Faktanya

Apakah Kulit Berminyak Tetap Membutuhkan Moisturizer? Simak Faktanya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

Langkah Awal Memahami Pasar Modal: Belajar Investasi Bersama New BIONS

Langkah Awal Memahami Pasar Modal: Belajar Investasi Bersama New BIONS

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

Kasus Penyadapan Listyo, ICW Soroti Celah Hukum 16 Tahun yang 'Dibiarkan' Ugal-ugalan

Kasus Penyadapan Listyo, ICW Soroti Celah Hukum 16 Tahun yang 'Dibiarkan' Ugal-ugalan

News | Sabtu, 07 November 2026 | 12:14 WIB

Birokrasi di Zona Nyaman: Mengapa Program Tak Efisien Terus Dipertahankan?

Birokrasi di Zona Nyaman: Mengapa Program Tak Efisien Terus Dipertahankan?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 12:00 WIB

Viral, Staf Pemprov Kaltim Joget saat Demo Mahasiswa Bakal Diperiksa Inspektorat

Viral, Staf Pemprov Kaltim Joget saat Demo Mahasiswa Bakal Diperiksa Inspektorat

Kaltim | Sabtu, 07 November 2026 | 11:55 WIB

Targetkan Stok Minyak 60 Hari! Bahlil Diingatkan Jangan Cuma Bangun 'Tangki' Tanpa Isi

Targetkan Stok Minyak 60 Hari! Bahlil Diingatkan Jangan Cuma Bangun 'Tangki' Tanpa Isi

News | Sabtu, 07 November 2026 | 11:47 WIB

Irene Umar Kenang Kesuksesan Lobi-lobi M4 Mobile Legends Biar Digelar ke Indonesia

Irene Umar Kenang Kesuksesan Lobi-lobi M4 Mobile Legends Biar Digelar ke Indonesia

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 11:37 WIB

×