Suap Restitusi Pajak, KPK Tahan Bos Diler Mobil Mewah Darwin Maspolim

Agung Sandy Lesmana | Welly Hidayat | Suara.com

Rabu, 13 November 2019 | 21:04 WIB
Suap Restitusi Pajak, KPK Tahan Bos Diler Mobil Mewah Darwin Maspolim
Komisaris Utama PT Wahana Auto Ekamarga (WAE), Darwin Maspolim resmi ditahan KPK. (Suara.com/Welly Hidayat).

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Komisaris Utama PT Wahana Auto Ekamarga (WAE), Darwin Maspolim, Rabu (13/11/2019) malam.

Bos diler mobil-mobil mewah itu ditahan KPK setelah diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap atas restitusi pajak PT WAE tahun 2015-2016.

Darwin pun langsung mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oranye saat baru ke luar gedung Merah Putih KPK. Dalam kondisi tangan terborgol, Darwin dikawal ketat sejumlah petugas kepolisian untuk diboyong ke mobil tahanan.

Terkait penahanan itu, Darwin memilih tutup mulut kepada wartawan.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah menyebut, selama menjalani penahanan, Darwin bakal meringkuk di Rumah Tahanan (Rutan) cabang K-4 yang terletak di Gedung Merah Putih, KPK. Penahanan ini dilakukan selama 20 hari ke depan.

"Penahanan dilakukan untuk 20 hari pertama terhitung mulai 13 November sampai dengan 2 Desember 2019 di Rutan K4 KPK," kata Febri di Gedung KPK.

Dalam kasus ini, Darwin diduga menyuap empat petugas pajak, termasuk Kepala‎ Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing 3, Kanwil Jakarta Khusus, Yul Dirga sebesar Rp 1,8 miliar untuk menyetujui restitusi pajak yang diajukan PT WAE.

"Penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap DM sebagai tersangka. Diperdalam terkait dugaan penyerahan uang pada petugas pajak," tutup Febri.

Diketahui, KPK telah menetapkan lima orang tersangka. Mereka adalah Darwin Maspolim, Yul Dirga, mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Hadi Sutrisno (HS), mantan anggota Tim Pemeriksa Pajak PT WAE M Naim Fahmi (MNF), dan mantan Ketua Tim Pemeriksa Pajak PT WAE Jumari (JU).

Tersangka Darwin diduga memberi suap sebesar Rp1,8 miliar untuk Yul, Hadi, Jumari, dan Naim, agar menyetujui pengajuan restitusi pajak PT WAE tahun pajak 2015 sebesar Rp5,03 miliar dan tahun pajak 2016 sebesar Rp2,7 miliar.

PT WAE merupakan perusahaan penanaman modal asing yang menjalankan bisnis sebagai dealer dan pengelola layanan sales, services, spare part, dan body paint untuk mobil merek Jaguar, Bentley, Land Rover, dan Mazda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Tahan Tiga Orang Penerima Suap Restitusi Pajak PT WAE

KPK Tahan Tiga Orang Penerima Suap Restitusi Pajak PT WAE

News | Kamis, 03 Oktober 2019 | 20:45 WIB

KPK Periksa Tiga Tersangka Kasus Restitusi Pajak PT WAE

KPK Periksa Tiga Tersangka Kasus Restitusi Pajak PT WAE

News | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 11:44 WIB

KPK Ungkap Konstruksi Kasus Suap Restitusi Pajak PT WAE

KPK Ungkap Konstruksi Kasus Suap Restitusi Pajak PT WAE

News | Kamis, 15 Agustus 2019 | 22:33 WIB

KPK Tetapkan Lima Tersangka Kasus Restitusi Pajak PT. WAE

KPK Tetapkan Lima Tersangka Kasus Restitusi Pajak PT. WAE

News | Kamis, 15 Agustus 2019 | 18:28 WIB

Gaya Aneh Seorang Tersangka Usai Diperiksa KPK

Gaya Aneh Seorang Tersangka Usai Diperiksa KPK

News | Senin, 30 Mei 2016 | 16:17 WIB

KPK Tetapkan 3 Pegawai Pajak Tersangka Kasus Pemerasan

KPK Tetapkan 3 Pegawai Pajak Tersangka Kasus Pemerasan

News | Jum'at, 11 Maret 2016 | 21:15 WIB

Kejagung Janji Usut Kasus Restitusi Pajak Perusahaan Hary Tanoe

Kejagung Janji Usut Kasus Restitusi Pajak Perusahaan Hary Tanoe

News | Jum'at, 30 Oktober 2015 | 19:04 WIB

Presdir BCA: Semua Kredit Macet Sudah Dialihkan ke BPPN

Presdir BCA: Semua Kredit Macet Sudah Dialihkan ke BPPN

Bisnis | Selasa, 22 April 2014 | 16:33 WIB

Hapus Kewenangan DPR Memilih Pejabat Tinggi Negara

Hapus Kewenangan DPR Memilih Pejabat Tinggi Negara

News | Selasa, 22 April 2014 | 11:47 WIB

ICMI: Usut Tuntas Kasus Korupsi Hadi Poernomo

ICMI: Usut Tuntas Kasus Korupsi Hadi Poernomo

News | Selasa, 22 April 2014 | 11:23 WIB

Terkini

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:15 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:05 WIB