Pemerintah Siapkan Sertifikat Perkawinan Bagi Pengantin Baru, Manfaatnya?

Bangun Santoso

Kamis, 14 November 2019 | 15:53 WIB
Pemerintah Siapkan Sertifikat Perkawinan Bagi Pengantin Baru, Manfaatnya?
Menteri PMK Muhadjir Effendy. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menjelaskan apa saja manfaat dari penyempurnaan penerapan sertifikat perkawinan bagi pengantin baru.

"Selama ini (sertifikat perkawinan) sudah dilaksanakan, hanya saja akan kita sempurnakan dengan melibatkan kementerian yang kita anggap relevan. Misalnya, harus dibekali tentang ekonomi keluarga atau ekonomi kerumahtanggaan, kemudian masalah kesehatan, kesehatan reproduksi terutama agar bisa menyiapkan anak-anak yang nanti akan menjadi generasi penerus bangsa ini, harus lebih berkualitas," kata Muhadjir di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Muhadjir pertama kali menyampaikan hal tersebut dalam pada diskusi panel di rapat Koordinasi Nasional Indonesia Maju Pemerintah Pusat dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) 2019 di Sentul, Bogor pada Rabu (13/11).

Menurut Muhadjir penyempurnaan sertifikat perkawinan tersebut akan bekerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

"Apa perlu sertifikat atau tidak itu kan soal teknis, yang penting bahwa mereka harus ada semacam program pembelajaran pranikah. Sertifikat ini mestinya gratis," kata Muhadjir seperti dilansir dari Antara.

Dia mengatakan melalui sertifikat tersebut harus dipastikan bahwa setiap calon pasangan pengantin muda sudah dibekali pengetahuan dan pemahaman yang cukup sebelum menikah.

"Termasuk untuk menekan angka perceraian. Kalau ada sertifikat baru mendaftar menikah, pokoknya dia harus ikut pelatihan atau pendidikan atau kursus apa lah namanya sebelum nikah," ungkap Muhadjir.

Menurut dia, sejumlah komunitas agama sudah melakukan pendidikan pranikah sebelumnya.

"Saya kemarin memang melihat dan tanya-tanya bagaimana praktiknya. Tidak hanya di Katolik, komunitas tertentu seperti Muhammadiyah dan NU juga sudah melakukan. Tapi ini mau saya harus lebih masif, sifatnya harus berlaku wajib," kata Muhadjir.

baca juga

Secara terpadu

Sedangkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmavati mengatakan pelaksanaan sertifikat perkawinan tersebut akan dilakukan secara terpadu bersama dengan Kemenko PMK, Kementerian PPPA, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Agama.

Namun, Bintang belum dapat menjelaskan soal konsep dan sifat kebijakan sertifikat perkawinan tersebut.

"Nanti saya lapor. Karena kemarin mungkin acara di Sentul, ya. Kami ada raker dengan DPR jadi tidak ikut. Itu baru rancangan, nanti kami sampaikan setelah pasti," kata Bintang.

Sebelumnya Muhadjir menyebutkan program sertifikasi perkawinan ini baru akan dimulai tahun 2020. Masa kelas bimbingan untuk setiap calon suami istri hingga akhirnya mendapat sertifikat yaitu tiga bulan.

Nanti, Kemenko PMK juga akan menggandeng Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan dalam pelaksanaan program ini. Kementerian Kesehatan akan menjadi pihak yang memberi informasi soal kesehatan dan penyakit seputar orang tua dan keluarga, sementara Kementerian Agama berkaitan dengan urusan pernikahan.

Titik awal pendidikan pranikah adalah soal bagaimana menjadi pasangan berkeluarga dan juga berkaitan dengan sistem reproduksi karena pasangan yang telah menikah akan menghasilkan anak-anak bangsa yang akan berpengaruh besar untuk masa depan Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kelelahan Resepsi, Pengantin Wanita Meninggal Seminggu Setelah Nikah

Kelelahan Resepsi, Pengantin Wanita Meninggal Seminggu Setelah Nikah

News | Rabu, 30 Oktober 2019 | 15:33 WIB

Muhammadiyah Tepis Isu Kekecewaan Tak Dapat Jatah Menteri

Muhammadiyah Tepis Isu Kekecewaan Tak Dapat Jatah Menteri

News | Sabtu, 26 Oktober 2019 | 19:49 WIB

Sertijab Menko PMK Dari Puan Maharani Ke Muhadjir Effendy

Sertijab Menko PMK Dari Puan Maharani Ke Muhadjir Effendy

Foto | Kamis, 24 Oktober 2019 | 17:57 WIB

Resmi Jabat Mendikbud, Ini Pidato Perdana Nadiem Makarim

Resmi Jabat Mendikbud, Ini Pidato Perdana Nadiem Makarim

Video | Rabu, 23 Oktober 2019 | 20:27 WIB

Hari Pertama Jadi Mendikbud Diikuti Ajudan, Nadiem Makarim: Bapak Siapa?

Hari Pertama Jadi Mendikbud Diikuti Ajudan, Nadiem Makarim: Bapak Siapa?

News | Rabu, 23 Oktober 2019 | 19:02 WIB

Era Nadim Makarim, Pendidikan Tinggi Kembali Gabung ke Kemendikbud

Era Nadim Makarim, Pendidikan Tinggi Kembali Gabung ke Kemendikbud

News | Rabu, 23 Oktober 2019 | 17:45 WIB

Gaya Nadiem Makarim Berikan Pidato Perdana Sebagai Mendikbud

Gaya Nadiem Makarim Berikan Pidato Perdana Sebagai Mendikbud

Foto | Rabu, 23 Oktober 2019 | 15:10 WIB

Terkini

CORE Indonesia Proyeksi Penerimaan Pajak 2026 Tak Tercapai

CORE Indonesia Proyeksi Penerimaan Pajak 2026 Tak Tercapai

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Urutan Skincare Malam Wardah Renew You untuk Atasi Kerutan dan Bikin Kulit Kencang

Urutan Skincare Malam Wardah Renew You untuk Atasi Kerutan dan Bikin Kulit Kencang

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Lama Menghilang, Sosok Legendaris Lebah Ganteng Akhirnya Ungkap Alasan Berhenti Bikin Subtitle

Lama Menghilang, Sosok Legendaris Lebah Ganteng Akhirnya Ungkap Alasan Berhenti Bikin Subtitle

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:03 WIB

Ombudsman Akan Bongkar Pemicu Kelangkaan BBM Masif di Indonesia

Ombudsman Akan Bongkar Pemicu Kelangkaan BBM Masif di Indonesia

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:58 WIB

Kemensos Siapkan Tiga Strategi Bantu Masyarakat Keluar dari Kemiskinan

Kemensos Siapkan Tiga Strategi Bantu Masyarakat Keluar dari Kemiskinan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:57 WIB

Tawuran Remaja di Ciracas, Satu Korban Tewas Kena Luka Bacok Parah di Leher

Tawuran Remaja di Ciracas, Satu Korban Tewas Kena Luka Bacok Parah di Leher

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Bahlil Ungkap Kendala Teknis Blackout Batam: Petir dan Kelelawar

Bahlil Ungkap Kendala Teknis Blackout Batam: Petir dan Kelelawar

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:53 WIB

Irma Rihi Tak Masuk Nominasi FFI 2026, Arie Kriting: Apa Karakter Orang Timur Harus Selalu Miskin?

Irma Rihi Tak Masuk Nominasi FFI 2026, Arie Kriting: Apa Karakter Orang Timur Harus Selalu Miskin?

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Novel Anesthetized: Belajar Menyembuhkan Luka dari Bayang Masa Lalu

Novel Anesthetized: Belajar Menyembuhkan Luka dari Bayang Masa Lalu

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Antrean BBM Masih Mengular, Pemprov Riau Klaim Siapkan Sejumlah Langkah

Antrean BBM Masih Mengular, Pemprov Riau Klaim Siapkan Sejumlah Langkah

Riau | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:48 WIB

×