Diupah Rp 500 Ribu, Ini Pengakuan Pelaku Pembuangan Bangkai Babi di Medan

Chandra Iswinarno

Senin, 18 November 2019 | 05:13 WIB
Diupah Rp 500 Ribu, Ini Pengakuan Pelaku Pembuangan Bangkai Babi di Medan
Bangkai Babi yang Ditemukan di Pinggir Jalan Pemukiman Warga. [Medanheadlines.com]

Suara.com - Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan Sumatera Utara menangkap satu pembuang bangkai babi yang dilakukan di kawasan Deliserdang. Pelaku yang diketahui bernama Sinar Hari Bulolo (59) diketahui merupakan warga Jalan Turi Kelurahan Tanjung Mulia Kecamatan Medan Labuhan.

Petugas berhasil menangkap Sinar berdasar informasi warga yang pernah melihat pelaku membuang bangkai babi.

“Dari informasi masyarakat bahwa yang membuang bangkai babi adalah Sinar (59),” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Eko Hartanto seperti diberitakan Kabarmedan.com-jaringan Suara.com pada Minggu (17/11/2019).

Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan pengintaian terhadap pembuang bangkai babi. Eko mengatakan, awalnya petugas Polsek Sunggal menemukan dua ekor bangkai babi yang dibuang di parit di Dusun II, Desa Helvetia, Sunggal, Deli Serdang. Sekira Pukul 01.30 WIB dini hari, petugas menangkap Sinar saat hendak melakukan aksinya.

“Yang bersangkutan ditangkap saat hendak membuang bangkai babi,” ungkapnya.

Saat diinterogasi petugas, Sinar mengaku disuruh pemilik bangkai babi yang tidak dikenalnya. Dia juga mengakui bangkai babi tersebut dibawanya dari Jalan Karya7/Kapten Sumarsono, Desa Helvetia, Sunggal, Deli Serdang.

“Pelaku mengaku diupah Rp 500 ribu untul membuang bangkai babi,” jelasnya.

Eko mengemukakan Sinar yang kesehariannya bekerja sebagai penarik becak bermotor ini memabawa dua ekor bangkai babi menggunakan betor.

Sinar dipersangkakan UU No.32 thn 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Untuk diketahui, dalam beberapa waktu terakhir Kota Medan dan sekitarnya diteror bangkai babi yang dibuang begitu saja di aliran sungai dan danau bahkan di jalan dekat permukiman warga. Kondisi tersebut meresahkan warga, lantaran bangkai babi tersebut diduga kuat terinfeksi hog cholera yang menjangkiti ribuan ekor babi di kawasan tersebut sejak beberapa minggu silam.

baca juga

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teror Bangkai Babi Ternyata Ditemukan di Pantai Labu, Bikin Nelayan Cemas

Teror Bangkai Babi Ternyata Ditemukan di Pantai Labu, Bikin Nelayan Cemas

News | Sabtu, 16 November 2019 | 00:58 WIB

Teror Bangkai Babi di Sumut, Pemprov Identifikasi 61 Pemilik Peternakan

Teror Bangkai Babi di Sumut, Pemprov Identifikasi 61 Pemilik Peternakan

News | Sabtu, 16 November 2019 | 04:00 WIB

Warga Medan Mulai Diteror Bangkai Babi yang Dibuang di Pinggir Jalan

Warga Medan Mulai Diteror Bangkai Babi yang Dibuang di Pinggir Jalan

News | Jum'at, 15 November 2019 | 04:30 WIB

Misteri Ratusan Bangkai Babi di Sungai Bedera dan Danau Siombak Diselidiki

Misteri Ratusan Bangkai Babi di Sungai Bedera dan Danau Siombak Diselidiki

News | Rabu, 13 November 2019 | 00:55 WIB

Ribuan Babi Mati Akibat Virus Kolera dan Demam Babi

Ribuan Babi Mati Akibat Virus Kolera dan Demam Babi

Foto | Selasa, 12 November 2019 | 17:28 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×