Rabbial Muslim Aksi Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Pakai Pupuk Urea

Reza Gunadha | Stephanus Aranditio | Suara.com

Senin, 18 November 2019 | 15:42 WIB
Rabbial Muslim Aksi Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Pakai Pupuk Urea
Personel penjinak bom dari Gegana Brimob Polda Sumatera Utara memeriksa sebuah sepeda motor yang diduga milik pelaku bom bunuh diri yang terparkir di depan Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11). [ANTARA FOTO/Septianda]

Suara.com - Polisi menangkap 23 orang di Sumatra Utara dan Aceh, yang diduga anggota jaringan teroris Jamaah Ansharut Daullah alias JAD pimpinan Y alias Yasir atau Anto.

Puluhan orang itu ditangkap setelah Rabbial Muslim Nasution—yang juga anggota JAD—melakukan aksi bom bunuh diri di Polrestabes Medan, pekan lalu. Sejumlah barang bukti turut disita dalam proses penangkapan.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, 2 dari 23 tersangka yakni AP dan K tersebut merupakan perakit bom yang digunakan Rabbial. Keduanya meninggal dunia ditembak Densus 88 Antiteror karena melakukan perlawanan.

"Dari Labfor sudah diperiksa bahwa ini merupakan bahan-bahan yang digunakan untuk merakit bom yang dipakai oleh atau dirakit oleh 2 orang yang meninggal dunia yaitu saudara AP dan saudara K," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (18/11/2019).

AP dan K menggunakan berbagai jenis bahan baku bom seperti pupuk urea, paku, hingga potongan besi, bahan baku ini berdaya ledak rendah namun tetap membahayakan.

"Terdapat pupuk urea dan jenis-jenis lainnya yang digunakan untuk dijadikan bom. Semuanya berdaya ledak rendah. Namun, ketika komponen-komponen dirakit menggunakan paku-paku, potongan-potongan besi-besi yang berbahaya bisa mengakibatkan fatal atau meninggal dunia atau minimal luka berat," jelas Dedi.

Polisi juga menyita sejumlah senjata tajam yang melukai satu orang anggota Densus 88 juga menjadi korban luka dalam proses penangkapan.

"Barang bukti senjata tajam yang digunakan untuk penyerangan terhadap aparat Densus 88, panah dilakukan untuk penyerangan," ucap Dedi.

Untuk diketahui, teroris Rabbial Muslim Nasution (24) melakukan aksi bom bunuh diri di kompleks Polrestabes Medan pada Rabu (13/11/2019) pagi sekitar pukul 08.45 WIB.

Ledakan itu juga mengakibatkan enam korban terluka, masing-masing empat polisi, satu pegawai harian lepas (PHL), dan satu warga sipil.

Selain itu, ledakan bom bunuh diri tersebut mengakibatkan sejumlah kendaraan rusak. Tiga di antaranya kendaraan dinas dan satu kendaraan pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Bom Medan, Polisi Tangkap 46 Terduga Teroris di Berbagai Daerah

Usai Bom Medan, Polisi Tangkap 46 Terduga Teroris di Berbagai Daerah

News | Senin, 18 November 2019 | 15:15 WIB

Bomber Polrestabes Medan Kerap Berlatih Panah dan Senpi Rakitan di Gunung

Bomber Polrestabes Medan Kerap Berlatih Panah dan Senpi Rakitan di Gunung

News | Senin, 18 November 2019 | 14:40 WIB

Ada Massa Demo Tolak Mayat, Warga Medan: Teroris Berhak Dimakamkan di Sini

Ada Massa Demo Tolak Mayat, Warga Medan: Teroris Berhak Dimakamkan di Sini

News | Senin, 18 November 2019 | 14:38 WIB

Balas Dendam Tragedi Sibolga, Polrestabes Medan jadi Target Bom Teroris

Balas Dendam Tragedi Sibolga, Polrestabes Medan jadi Target Bom Teroris

News | Senin, 18 November 2019 | 14:21 WIB

Setelah Polrestabes Medan, Rumah Ibadah Diduga Ikut jadi Target Aksi Teror

Setelah Polrestabes Medan, Rumah Ibadah Diduga Ikut jadi Target Aksi Teror

News | Senin, 18 November 2019 | 14:05 WIB

Demo Tolak Jenazah Pelaku Bom Bunuh Diri Polrestabes Medan, Nyaris Rusuh

Demo Tolak Jenazah Pelaku Bom Bunuh Diri Polrestabes Medan, Nyaris Rusuh

News | Senin, 18 November 2019 | 13:53 WIB

Terkini

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB

Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi

Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB