Puing dan Sampah di Lokasi Penggusuran Sunter Dibuang ke Bantar Gebang

Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 19 November 2019 | 14:16 WIB
Puing dan Sampah di Lokasi Penggusuran Sunter Dibuang ke Bantar Gebang
Petugas Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Utara membersihkan puing-puing di lokasi bekas penggusuran Jalan Agung Perkasa VIII, Kelurahan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (19/11/2019) (ANTARA/HO/Humas Pemkot Jakarta Utara)

Suara.com - Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Utara mengerahkan 11 truk untuk mengangkut puing-puing dari lokasi bekas penggusuran Jalan Agung Perkasa VIII, Kelurahan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sampah dan puing-puing tersebut bakal dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.

"Puing ini diangkut menuju Tempat Pembuangan Akhir Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat," kata Kepala Sudin LH Jakarta Utara Slamet Riyadi di Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Selain 11 truk itu, Pemkot Jakarta Utara juga mengerahkan satu alat berat untuk mengangkut puing ke dalam truk dan 100 petugas berseragam "oranye" atau petugas kebersihan.

Slamet memperkirakan total volume puing yang diangkut mencapai 220 kubik per hari. Setiap truk hanya mengantar puing ke TPA Bantar Gebang satu kali dalam sehari.

"Setiap harinya setiap truk mengangkut puing ke TPA Bantar Gebang satu kali. Dilanjutkan keesokan harinya sampai puing di lokasi penataan habis," kata Slamet.

Petugas dengan alat berat membongkar bangunan liar di kawasan Sunter, Jakarta, Senin (18/11). [Suara.com/Arya Manggala]
Petugas dengan alat berat membongkar bangunan liar di kawasan Sunter, Jakarta, Senin (18/11). [Suara.com/Arya Manggala]

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Utara dibantu 1.500 personel gabungan dari Kepolisian, Satpol PP dan PPSU membongkar bangunan di Jalan Sunter Agung Perkasa VIII, Kamis (14/11).

Camat Tanjung Priok Syamsul Huda menegaskan upaya dilakukan pemerintah bukan penggusuran tetapi penataan dan penertiban bangunan yang tidak sesuai dengan fungsinya.

"Kita melakukan penataan, bukan penggusuran," tegas Syamsul.

Penataan itu dilakukan untuk mendukung program pemerintah menormalisasi saluran air sepanjang 400 meter dengan lebar sekitar enam meter.

baca juga

Wilayah tersebut rawan terjadinya genangan atau banjir saat musim hujan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Penggusuran, Ferdinand Demokrat: Lebih Manusiawi Ahok daripada Anies

Soal Penggusuran, Ferdinand Demokrat: Lebih Manusiawi Ahok daripada Anies

News | Selasa, 19 November 2019 | 09:33 WIB

Wali Kota Jakarta Utara Klaim Penolak Penggusuran Sunter Cuma Provokator

Wali Kota Jakarta Utara Klaim Penolak Penggusuran Sunter Cuma Provokator

News | Senin, 18 November 2019 | 21:30 WIB

Janji Anies Dipertanyakan, Gerindra: Tidak Ada Janji Tak Gusur Rumah Warga

Janji Anies Dipertanyakan, Gerindra: Tidak Ada Janji Tak Gusur Rumah Warga

News | Senin, 18 November 2019 | 20:37 WIB

Lakukan Penggusuran, PDIP: Anies Sejak Awal Akan Ingkari Janji Kampanye

Lakukan Penggusuran, PDIP: Anies Sejak Awal Akan Ingkari Janji Kampanye

News | Senin, 18 November 2019 | 20:06 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×