PKS - Partai Berkarya Sepakat Tolak Persekusi dan Kriminalisasi Ulama

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Selasa, 19 November 2019 | 19:34 WIB
PKS - Partai Berkarya Sepakat Tolak Persekusi dan Kriminalisasi Ulama
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Berkarya membuat komitmen usai melangsungkan pertemuan di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Berkarya membuat komitmen usai melangsungkan pertemuan di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan. Ada lima butir komitmen hasil dari pertemuan dua petinggi partai tersebut.

Salah satunya yakni keduanya sepakat menolak segala bentuk kriminalisasi terhadap ulama.

Kesepakatan tersebut berada di poin tiga, tepatnya PKS dan Partai Berkarya berkomitmen untuk menolak segala bentuk persekusi, kriminalisasi dan stigmatisasi terhadap ulama, tokoh agama hingga aktivis.

“Memperjuangkan keadilan bagi seluruh masyarakat dan menolak segala bentuk persekusi, kriminalisasi, serta stigmatisasi terhadap ulama, tokoh agama, dan aktivis,” ujar Sekjen PKS Mustafa Kamal saat membacakan komitmen, Selasa (19/11/2019).

Sementara itu Presiden PKS Sohibul Iman mengungkapkan kesepakatan tersebut dibuat atas dasar kasus yang mereka nilai telah terjadi kriminalisasi terhadap ulama, tokoh agama, dan aktivis dalam pelaksaan Pemilu 2019.

“Yang nomor tiga, silakan Anda baca, bahwa yang kami perjuangkan memberikan rasa keadilan kepada masyarakat, lalu kami highlight kemarin soal ulama dan tokoh agama dan aktivis, ini terjadi saat masa kampanye. Lalu kami highlight komitmen kami bukan hanya itu tapi keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Sohibul.

Sohibul kemudian menjawab apakah komitmen tersebut merupakan inisiasi dari PKS yang juga mendorong adanya RUU Perlindungan Ulama.

“Secara khusus karena itu sudah waktu janji kampanye soal RUU perlindungan ulama harus dipahami perlindungan ulama dan tokoh agama dan simbol-simbol agama, bukan hanya agama Islam saja. Tapi masuk agama lain dan simbol-simbol agama lain masuk dalam perjuangan RUU itu. Kami bertekad RUU ini masuk dalam prolegnas,” tutur Sohibul.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Berkarya membuat komitmen usai melangsungkan pertemuan di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan. (Suara.com/Novian)
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Berkarya membuat komitmen usai melangsungkan pertemuan di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan. (Suara.com/Novian)

Berikut lima butir komitmen yang dibuat antara PKS dan Partai Berkarya:

baca juga
  1. Berkomitmen untuk membangun demokrasi yang sehat dan bermartabat sesuai amanat reformasi dalam bingkai Pancasila dan UUD NKRI 1945.
  2. Menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI dari ancaman komunisme, separatisme, terorisme, radikalisme dan berbagai ancaman terhadap pertahanan dan keamanan negara, bersama TNI, Polri, masyarakat sipil serta seluruh komponen bangsa.
  3. Memperjuangkan keadilan bagi seluruh masyarakat dan menolak segala bentuk persekusi, kriminalisasi, serta stigmatisasi terhadap ulama, tokoh agama, dan aktivis.
  4. Membangun kedaulatan dan kemandirian ekonomi nasional melalui penguatan UMKM, koperasi, ekonomi kreatif, ekonomi syariah dan mendorong gerakan kewirausahaan nasional khususnya bagi para generasi muda serta bersama-sama memperjuangkan kepentingan rakyat dan meringankan beban hidup mereka di antaranya dengan menolak kenaikan iuran BPJS, tarif dasar listrik, harga BBM, dan lain sebagainya.
  5. Membuka ruang kerjasama dalam mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia dengan memenangkan kompetisi Pilkada tahun 2020 dengan cara bermartabat dan penuh keberkahan. Menolak segala bentuk politik uang, ujaran kebencian, berita bohong, politisasi SARA, segala bentuk kecurangan serta pelanggaran baik yang bersifat yuridis maupun etis, serta meminta kepada pemerintah dan aparat untuk menyelenggarakan pilkada yang jujur dan adil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terima Tommy Soeharto Cs di DPP, Presiden PKS: Jangan Dipeluk Ya

Terima Tommy Soeharto Cs di DPP, Presiden PKS: Jangan Dipeluk Ya

News | Selasa, 19 November 2019 | 17:00 WIB

Sambangi DPP PKS, Partai Berkarya Ingin Berkoalisi di Pilkada

Sambangi DPP PKS, Partai Berkarya Ingin Berkoalisi di Pilkada

News | Selasa, 19 November 2019 | 13:24 WIB

PKS Bertemu Partai Berkarya Bahas Oposisi, Gerindra Ngaku Kebingungan

PKS Bertemu Partai Berkarya Bahas Oposisi, Gerindra Ngaku Kebingungan

News | Selasa, 19 November 2019 | 13:20 WIB

Mau Didatangi Tommy Soeharto, PKS: Supaya Saling Memahami

Mau Didatangi Tommy Soeharto, PKS: Supaya Saling Memahami

News | Selasa, 19 November 2019 | 09:32 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×