Respons Ucapan Sukmawati, Wapres Maruf: Soekarno Muslim, Akui Nabi Muhammad

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 20 November 2019 | 15:53 WIB
Respons Ucapan Sukmawati, Wapres Maruf: Soekarno Muslim, Akui Nabi Muhammad
Wapres RI Maruf Amin saat jumpa pers di kantor Wapres. (Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Wakil Presiden Maruf Amin menilai sebaiknya persoalan Sukmawati Soekarnoputri yang membandingkan sang Ayah, Presiden ke-1 RI Soekarno dengan Nabi Muhammad SAW bisa selesai dengan langkah mediasi.

Menurutnya, tidak selalu baik apabila kontroversi semacam itu melulu harus berakhir di meja hijau.

Maruf sepakat apabila Nabi Muhammad SAW tidak bisa dibandingkan dengan tokoh lainnya. Akan tetapi sebaiknya pernyataan Sukmawati tersebut lebih baik diselesaikan dengan cara berbicara dengan kedua belah pihak. Hal itu disampaikan Maruf ketika mendengar ada sejumlah pihak yang melaporkan Sukmawati ke pihak kepolisian.

"Bung Karno juga mengaku nabinya Nabi Muhammad. Dia (Soekarno) muslim, (akui) nabinya, Nabi Muhammad. Membandingkan Nabi Muhammad dengan Soekarno itu tidak sebanding, tidak tepat," kata Maruf di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (20/11/2019).

"Penyelesaiannya sebaiknya kalau bisa dimediasi itu lebih bagus supaya kita tidak terus berhadap-hadapan," sambungnya.

Maruf juga pernah berpengalaman menjadi pihak mediator kala Sukmawati tersangkut masalah lantaran membandingkan konde dengan jilbab. Waktu itu Maruf masih menjabat sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia.

Saat ditanya apakah dirinya mau menjadi mediator lagi, Maruf menjawab pihak kepolisian lah yang bisa menjadi mediator saat ini.

"Ya (saya) bisa saja. Katanya pihak Polri yang mau memediasi, bisa saja. Dulu saya waktu (menjabat) di MUI, sekarang ya bisa yang lain lah," tuturnya.

Lebih lanjut Maruf pun berpesan kepada seluruh pihak untuk bisa lebih membangun narasi kerukunan ketimbang membuat pernyataan yang berujung timbulnya kontroversi.

baca juga

"Baiknya kita jangan kontroversi-kontroversi lah, kontroversi ditinggalkan lah. Bikinlah narasi-narasi yang membawa kerukunan jangan narasi konflik, " tandasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan video yang beredar di Youtube, Sukmawati dalam sebuah forum sempat melemparkan pertanyaan kepada audiens soal Pancasila dan Alquran, serta pertanyaan tentang Soekarno dan Nabi Muhammad SAW.

"Mana yang lebih bagus Pancasila sama Alquran? Begitu kan. Sekarang saya mau tanya ini semua, yang berjuang di abad 20 itu nabi yang mulia Muhammad, apa Insinyur Sukarno? Untuk kemerdekaan. Saya minta jawaban, silakan siapa yang mau menjawab berdiri, jawab pertanyaan Ibu ini. Terima kasih silahkan duduk," ucap Sukmawati.

Kekinian, Sukmawati, putri Presiden pertama RI Bung Karno, dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Jumat (15/11/2019). Sukmawati dilaporkan atas kasus dugaan penistaan agama. Pelapor Sukmawati adalah perempuan advokat bernama Ratih Puspa Nusanti, yang merupakan salah satu anggota Koordinator Bela Islam (Korlabi).

Sekretaris Jenderal Korlabi Habib Novel Bamukminmengatakan, dirinya mendampingi Ratih melaporkan Sukmawati. Novel menduga, Sukmawati melakukan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW dengan cara membandingkan sang rasul dengan sosok Bung Karno.

Pihaknya melaporkan Sukmawati kepada polisi atas dugaan pelanggaran Pasal 156 a KUHP. Laporan tersebut tertuang dalam nomor laporan LP/7393/XI/2019/PMJ/Dit.Reskrimum tanggal 15 November 2019.

"Menurut yang saya dengar saat pendampingi Ibu Ratih, dia merasa Nabi Muhammad dihina, karena dibandingkan dengan Soekarno," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bandingkan Nabi Muhammad dan Soekarno, Sukmawati: Saya Tak Menistakan Agama

Bandingkan Nabi Muhammad dan Soekarno, Sukmawati: Saya Tak Menistakan Agama

News | Rabu, 20 November 2019 | 13:41 WIB

Bandingkan Nabi-Soekarno, Sukmawati: Mau Tahu Anak Muda Inget Sejarah Gak?

Bandingkan Nabi-Soekarno, Sukmawati: Mau Tahu Anak Muda Inget Sejarah Gak?

News | Rabu, 20 November 2019 | 13:13 WIB

Sukmawati Bandingkan Nabi dengan Soekarno, Bareskrim Diminta Turun Tangan

Sukmawati Bandingkan Nabi dengan Soekarno, Bareskrim Diminta Turun Tangan

News | Selasa, 19 November 2019 | 22:12 WIB

Bandingkan Ayah dengan Nabi Muhammad, PWNU Jatim Desak Sukmawati Minta Maaf

Bandingkan Ayah dengan Nabi Muhammad, PWNU Jatim Desak Sukmawati Minta Maaf

Jatim | Selasa, 19 November 2019 | 19:14 WIB

Gun Romli: Kasus Sukmawati Sengaja Digoreng PA 212 dan FPI, Biar Eksis!

Gun Romli: Kasus Sukmawati Sengaja Digoreng PA 212 dan FPI, Biar Eksis!

News | Selasa, 19 November 2019 | 10:19 WIB

Din Syamsuddin soal Ucapan Sukmawati: Wajar Umat Islam Marah

Din Syamsuddin soal Ucapan Sukmawati: Wajar Umat Islam Marah

News | Senin, 18 November 2019 | 16:48 WIB

Heboh Sukmawati Bandingkan Ayah dengan Nabi Muhammad, Wamenag: Hati-hati

Heboh Sukmawati Bandingkan Ayah dengan Nabi Muhammad, Wamenag: Hati-hati

News | Senin, 18 November 2019 | 13:24 WIB

Sukmawati: Saya Cinta Para Nabi, Tapi Kok Dianggap Menista Agama?

Sukmawati: Saya Cinta Para Nabi, Tapi Kok Dianggap Menista Agama?

News | Senin, 18 November 2019 | 13:06 WIB

Kasus Sukmawati, Andre Rosiade: Negara Ini Butuh Persatuan Bukan Kegaduhan!

Kasus Sukmawati, Andre Rosiade: Negara Ini Butuh Persatuan Bukan Kegaduhan!

News | Senin, 18 November 2019 | 11:36 WIB

PBNU: Pernyataan Sukmawati Keliru Besar, Tak Bermanfaat!

PBNU: Pernyataan Sukmawati Keliru Besar, Tak Bermanfaat!

News | Senin, 18 November 2019 | 10:49 WIB

Terkini

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan

Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN

Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat

Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi

Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi

Banten | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!

Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK

Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Real Madrid Foundation Bagi Ilmu, Pelatih Indonesia Belajar Pembinaan Usia Muda

Real Madrid Foundation Bagi Ilmu, Pelatih Indonesia Belajar Pembinaan Usia Muda

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:50 WIB

×