Bukan Cuma Mendagri Tito, Luhut Pun Tak Cocok Jadi Menko Kemaritiman

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 23 November 2019 | 15:16 WIB
Bukan Cuma Mendagri Tito, Luhut Pun Tak Cocok Jadi Menko Kemaritiman
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. [Suara.com/Achmad Fauzi]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dianggap publik sebagai sosok yang paling tidak cocok dengan pos kementeriannya dalam Kabinet Indonesia Maju. Nama Tito Karnavian juga dianggap tidak cocok dengan tugasnya sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Hal itu didapatkan dari survei yang dilakukan lembaga Indonesia Political Opinion (IPO) dengan melibatkan 800 responden. Sebanyak 15,2 persen responden merasa kalau Luhut tidak sesuai dengan tugas yang diberikan Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebagai Menko Kemaritiman. Dilanjut dengan Tito yang dipilih 14,7 persen responden karena juga dianggap tidak cocok menjadi Mendagri.

Kemudian ada nama Johnny G. Plate yang dipilih 12 persen responden dianggap tidak cocok menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo).

Justru yang mengagetkan ialah nama Nadiem Makarim. Kalau dari segi popularitas, nama Nadiem cukup merebut perhatian publik karena sebanyak 5,9 persen responden memilih nama Nadiem sebagai menteri yang paling dikenal.

Akan tetapi, Nadiem dianggap tidak cocok oleh 8,2 persen dengan tugasnya yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).

"Nadiem Makarim adalah tokoh disukai yang dianggap tidak sesuai dengan kementerian," kata Direktur IPO Dedi Kurnia Syah Putra dalam diskusi bertajuk Efek Milenial di Lingkaran Istana di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (23/11/2019).

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo juga dinilai oleh 9,6 persen responden tidak cocok dengan tugasnya. Disusul oleh Yasonna Laoly yang dianggap 9,3 persen responden tidak cocok menjadi Menteri Hukum dan HAM (Menkumham).

Berikut nama menteri lainnya yang dianggap responden tidak cocok dengan pos kementeriannya:

  • Menteri Desa Abdul Halim Iskandar : 8,4 persen
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi : 0,9 persen
  • Menteri Perindustrian : 0,9 persen
  • Lainnya : 5,5 persen

Survei tersebut dilakukan dengan metode purpose sampling, margin of error 4,5 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

baca juga

Dalam kesempatan yang sama, Wasekjen PPP Achmad Baidowi (Awiek) pun membela sosok Tito yang dianggap responden tidak cocok dengan tugasnya sebagai Mendagri.

Awiek berpendapat bahwa publik masih berpikir kalau Tito ialah seorang Kapolri tugasnya berbeda dengan seorang mendagri. Padahal menurut ia, tugasnya Tito sebagai Kapolri dan Mendagri itu masih sama.

"Cuman bedanya dia (Kapolri) memiliki kesatuan kalau Mendagri membawahi pemerintahan daerah tapi dua-duanya sama," ujar Awiek.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei IPO: Prabowo Paling Cocok Jadi Menhan, Tito Tak Cocok Jadi Mendagri

Survei IPO: Prabowo Paling Cocok Jadi Menhan, Tito Tak Cocok Jadi Mendagri

News | Sabtu, 23 November 2019 | 14:30 WIB

Soal Pilkada Langsung Atau Tidak, Wapres Ma'ruf: Sistem Tak Bisa Sempurna

Soal Pilkada Langsung Atau Tidak, Wapres Ma'ruf: Sistem Tak Bisa Sempurna

News | Rabu, 20 November 2019 | 18:16 WIB

Bantah Luhut, Hyundai: Belum Ada Keputusan Bangun Pabrik di Indonesia

Bantah Luhut, Hyundai: Belum Ada Keputusan Bangun Pabrik di Indonesia

Otomotif | Rabu, 20 November 2019 | 15:33 WIB

Tito Sebut Ongkos Pilkada Mahal, Peneliti LIPI: Mau Murah Dipilih Mendagri

Tito Sebut Ongkos Pilkada Mahal, Peneliti LIPI: Mau Murah Dipilih Mendagri

News | Rabu, 20 November 2019 | 20:35 WIB

Terkini

Refleksi Mariposa: Pentingnya Orang Tua Memahami Mental dan Hati Anak

Refleksi Mariposa: Pentingnya Orang Tua Memahami Mental dan Hati Anak

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Infinix GT 50 Pro Meluncur, Bawa Baterai 6.500 mAh, Layar AMOLED 144Hz, dan Pendingin Cair

Infinix GT 50 Pro Meluncur, Bawa Baterai 6.500 mAh, Layar AMOLED 144Hz, dan Pendingin Cair

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:59 WIB

Kompolnas Soroti Kasus Polisi Riau Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung

Kompolnas Soroti Kasus Polisi Riau Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:53 WIB

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Borong Saham, Cek 5 Emiten Paling Laris

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Borong Saham, Cek 5 Emiten Paling Laris

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:47 WIB

Data dan Transaksi Digital Terancam, RI Siapkan Teknologi Baru

Data dan Transaksi Digital Terancam, RI Siapkan Teknologi Baru

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:40 WIB

Bahlil Beri Bocoran RUU Migas: BUK Bakal Dapat Kewenangan Besar!

Bahlil Beri Bocoran RUU Migas: BUK Bakal Dapat Kewenangan Besar!

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:39 WIB

5 Tips Memilih Sepatu Lari Maraton yang Nyaman dan Anti Cedera

5 Tips Memilih Sepatu Lari Maraton yang Nyaman dan Anti Cedera

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Belajar Menjalani Hidup dengan Lebih Tenang melalui Hal-Hal yang Boleh dan Tak Boleh Kulakukan

Belajar Menjalani Hidup dengan Lebih Tenang melalui Hal-Hal yang Boleh dan Tak Boleh Kulakukan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:30 WIB

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:05 WIB

×