Jokowi Terjebak Macet, Ferdinand Sindir Anies soal Pelebaran Trotoar

Pebriansyah Ariefana | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Jum'at, 29 November 2019 | 09:25 WIB
Jokowi Terjebak Macet, Ferdinand Sindir Anies soal Pelebaran Trotoar
Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaen mengatakan, di kediaman Presiden keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Komplek Puri Cikeas, Bogor akan dipasang tenda. [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Suara.com - Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean angkat bicara soal keluhan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang terjebak macet di Jakarta. Ferdinand menyindir sosok Anies Rasyid Baswedan sebagai pimpinan Jakarta.

Hal itu disampaikan Ferdinand melalui akun Twitter miliknya @ferdinandhaean2. Ferdinand menilai pelebaran trotoar menjadi penyebab kemacetan di ibu kota semakin meningkat.

Ia menyindir sosok Anies dan meminta agar Jokowi bisa memberikan pelajaran kepada Anies. Pasalnya, Anies dinilai tidak memahami persoalan.

"Wajar makin macet pak, lha wong lebar jalan dirampas untuk trotoar. Gubernurnya ini pak perlu diajari," cuit Ferdinand seperti dikutip Suara.com, Jumat (29/11/2019).

Pernyataan Ferdinand tersebut bukan tanpa alasan. Menurutnya, saat ini volume kendaraan semakin meningkat sementara jumlah pejalan kaki tak pernah tumbuh.

Warga ibu kota ogah berjalan kaki karena cuaca dan udara di Jakarta tidak ramah bagi para pejalan kaki. Sehingga, volume kendaraan semakin meningkat namun tidak dibarengi dengan infrastruktur jalan yang memadai.

Ferdinand Hutahaean sindir Anies soal Jokowi terjebak macet (Twitter/ferdinandhaean2)
Ferdinand Hutahaean sindir Anies soal Jokowi terjebak macet (Twitter/ferdinandhaean2)

"Jumlah kendaraan terus tumbuh, dan anomalinya pejalan kaki tak pernah tumbuh karena memang cuaca dan udara Jakarta tak ramah bagi pejalan kaki," ungkapnya.

Sebelumnya, Jokowi menceritakan pengalamannya saat terjebak macet di Jakarta. Saat hendak menghadiri acara di Bank Indonesia, Jokowi terjebak macet selama 30 menit.

"Tadi ke sini macet setengah jam berhenti, betul berhenti, setengah jam berhenti," ungkap Jokowi di Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wali Kota Surabaya Risma Diadukan ke Jokowi, Bikin Proyek Pasar Mangkrak

Wali Kota Surabaya Risma Diadukan ke Jokowi, Bikin Proyek Pasar Mangkrak

Jatim | Jum'at, 29 November 2019 | 08:04 WIB

Niat Jokowi Lawan Mafia Migas, Berani?

Niat Jokowi Lawan Mafia Migas, Berani?

Bisnis | Jum'at, 29 November 2019 | 07:37 WIB

Presiden Jokowi Minta Maaf Pangkas Jumlah Eselon Mulai Tahun Depan

Presiden Jokowi Minta Maaf Pangkas Jumlah Eselon Mulai Tahun Depan

News | Jum'at, 29 November 2019 | 00:05 WIB

Jokowi Curhat Kejebak Macet Setengah Jam di Kuningan

Jokowi Curhat Kejebak Macet Setengah Jam di Kuningan

News | Kamis, 28 November 2019 | 20:57 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB