Anak SMP Teler Usai Sikat Tembakau Gorila, KPAI: Siapa yang Jual Ini?

Dwi Bowo Raharjo, Yosea Arga Pramudita

Sabtu, 30 November 2019 | 11:29 WIB
Anak SMP Teler Usai Sikat Tembakau Gorila, KPAI: Siapa yang Jual Ini?
Ilustrasi Ditresnarkoba Polda Metro Jaya ungkap kasus tindak pidana narkotika jenis gorila di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (22/1).

Suara.com - Peredaran tembakau sintetis atau tembakau gorila masih menjadi momok di tengah masyarakat. Termutakhir, tiga pelajar SMP di kawasan padat penduduk di Manggarai, Jakarta Selatan, teler seusai menghisap tembakau yang disemprot cairan kimia tersebut.

Melihat fenomena tersebut, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta aparat kepolisian untuk melakukan penyelidikan terkait temuan tersebut. Mereka meminta agar pihak kepolisiam untuk memberantas rantai penjualan tembakau memabukkan itu.

"Ini kalau sudah membahayakan anak kemudian situasinya darurat sampai teler seperti itu polisi harus punya political will untuk mengifikasi dan mengusut siapa yang menjual ini," kata Komisioner KPAI Bidang Trafficking dan Eksploitasi Ai Maryati Solihah kepada wartawan, Sabtu (30/11/2019).

Ai menuturkan, tubuh anak di bawah umur masih rentan jika terkena efek tembakau gorila. Untuk itu, ia meminta agar hal tersebut ditanggapi secara serius agar tak terulang di kemudian hari.

"Karena relasi anak dengan obat dan makanan yang tidak sesuai dengan norma hukum dan kesehatan di Indonesia itu harus diusut," kata dia.

Lebih jauh, Ai menyebut telah mengirim tim untuk memantau perkembangan tiga pelajar yang teler seusai menyikat tembakau gorila. Ia memastikan bahwa tiga bocah tersebut akan direhabilitasi secara sosial agar tidak mengulangi perbuatannya.

"Ini namanya anak korban sebuah penyalahgunaan obat dan makanan, ini sangat butuh penanganan. Maka saya akan usahakan kirim tim ke anak untuk rehab sosial," tutup Ai.

Diberitakan seblumnya, lima pelajar SMP di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan teler seusai mengisap tembakau tersebut.

Berdasarkan informasi yang terhimpun, kejadian tersebut terjadi pada Rabu (27/11/2019). Saat itu, warga sekitar melihat kelimanya sedang berkumpul di sebuah rumah di kawasan padat penduduk di Manggarai.

baca juga

Saat warga mencoba mendekat, dua dari lima pelajar tersebut langsung kabur. Sementara tiga sisanya limbung dan tak kuasa menahan mabuk.

Selanjutnya, warga membawa ketiga pelajar tersebut ke Rumah Sakit Agung Manggarai untuk diperiksa. Ketiganya adalah IP (14), FP (15), dan RA (15).

"Katanya sih iya habis memakai itu (tembakau gorila) terus pada mabuk. Oleh orangtuanya diajak ke rumah sakit. Tapi sudah sembuh mereka," kata Kanit Reskrim Polsek Tebet Iptu Iwan saat dikonfirmasi, Jumat (29/11/2019).

Polisi tidak menahan ketiganya. Sebab, barang bukti berupa tembakau gorila sudah habis diisap oleh mereka.

"Tidak, kan mereka pingsan. Tidak ada barang buktinya juga kan dia pakai, sudah habis barang buktinya.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Isap Tembakau Gorila, Tiga Pelajar di Manggarai Teler sampai Pingsan

Isap Tembakau Gorila, Tiga Pelajar di Manggarai Teler sampai Pingsan

News | Jum'at, 29 November 2019 | 13:02 WIB

Temui Wapres Ma'ruf, KPAI Usul Penguatan Perpres Soal Karakter Anak

Temui Wapres Ma'ruf, KPAI Usul Penguatan Perpres Soal Karakter Anak

News | Senin, 25 November 2019 | 22:00 WIB

KPAI Heran Guru Honorer Wanita di Bali Ajak Siswinya Lakukan Threesome

KPAI Heran Guru Honorer Wanita di Bali Ajak Siswinya Lakukan Threesome

News | Jum'at, 08 November 2019 | 12:49 WIB

KPAI: Korban Ambruknya Atap Sekolah di Pasuruan Berhak Dapat Perlindungan

KPAI: Korban Ambruknya Atap Sekolah di Pasuruan Berhak Dapat Perlindungan

News | Rabu, 06 November 2019 | 20:16 WIB

KPAI Minta Kasus Wali Murid Gugat SMA Gonzaga Diselesaikan Lewat Mediasi

KPAI Minta Kasus Wali Murid Gugat SMA Gonzaga Diselesaikan Lewat Mediasi

News | Jum'at, 01 November 2019 | 03:05 WIB

Terkini

Profil Alvin Tedjo, Wali Kota Mississauga Kanada Keturunan Indonesia

Profil Alvin Tedjo, Wali Kota Mississauga Kanada Keturunan Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Rekomendasi Sabun Cuci Muka Viva untuk Flek Hitam di Usia 40 Tahun, Cuma Rp20 Ribuan!

Rekomendasi Sabun Cuci Muka Viva untuk Flek Hitam di Usia 40 Tahun, Cuma Rp20 Ribuan!

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh

Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:08 WIB

Syarat Mengurus Surat Numpang Nikah Beda Provinsi di KUA

Syarat Mengurus Surat Numpang Nikah Beda Provinsi di KUA

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:05 WIB

7 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kencang dan Halus Usia 40 Tahun ke Atas

7 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kencang dan Halus Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:03 WIB

Taisei Marukawa Ungkap Kabar Terbaru Naturalisasi, Dua Minggu Lagi Bisa Jadi WNI

Taisei Marukawa Ungkap Kabar Terbaru Naturalisasi, Dua Minggu Lagi Bisa Jadi WNI

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Sisi Gelap Host Live Streaming: Dapat Cuan Gede tapi Dieksploitasi?

Sisi Gelap Host Live Streaming: Dapat Cuan Gede tapi Dieksploitasi?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:00 WIB

BEM Undira Sebut Almamaternya Dicatut Mahasiswa Gadungan di Deklarasi Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

BEM Undira Sebut Almamaternya Dicatut Mahasiswa Gadungan di Deklarasi Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:52 WIB

×