Hakim PN Medan Tewas Terikat dalam Mobil di Jurang, Diduga Dibunuh

Reza Gunadha

Sabtu, 30 November 2019 | 16:46 WIB
Hakim PN Medan Tewas Terikat dalam Mobil di Jurang, Diduga Dibunuh
Ilustrasi mayat. [Antara]

Suara.com - Sesosok mayat pria ditemukan tewas di jurang di areal kebun sawit warga di dusun II Namo Rindang, Desa Suka Rame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (29/11).

Belakangan, identitas korban diketahui yakni Jamaluddin, warga Perumahan Royal Monaco Blok D No. 22, Medan Johor, Sumatera Utara.

Informasi yang terhimpun, korban merupakan hakim yang juga humas Pengadilan Negeri (PN) Medan, ditemukan warga di dalam satu unit mobil Toyota Land Cruiser Prado berplat polisi BK 77 HD warna hitam.

Saat ditemukan, jenazah sudah membiru dengan kondisi tangan terikat dan duduk di posisi bangku belakang.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Komisaris Eko Hartanto membenarkan adanya temuan mayat tersebut.

 "Masih dalam penyelidikan. Kuat dugaan korban pembunuhan," katanya seperti diberitakan Antara, Sabtu (30/11/2019).

Pihak Pengadilan Negeri (PN) Medan berharap polisi mengusut tuntas kasus Hakim PN Medan Jamaluddin yang tewas di sebuah jurang di Dusun II Namo Rindang, Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Jumat.

"Kami berharap ini bisa tuntas. Tadi saat saya telepon keluarganya, mereka setuju korban diautopsi dan agar pihak kepolisian mengusut tuntas kasus ini," kata Ketua PN Medan Sutio Jumagi Akhirno, di RS Bhayangkara Medan.

Ia menyebutkan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) terkait kasus kematian hakim tersebut.

baca juga

"Kami sudah koordinasi tadi dengan Polda Sumut. Makanya kami berada di sini," ujarnya.

Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus kematian hakim tersebut.

Dadang mengaku belum bisa menyimpulkan apakah kasus tersebut merupakan pembunuhan. Untuk menyimpulkan hal tersebut,  kata dia, pihaknya membutuhkan hasil dari olah tempat kejadian perkara (TKP) dan hasil autopsi.

"Setelah itu dapat, baru kita bisa menyimpulkan arahnya ke mana," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hakim PN Medan Jamaluddin Ditemukan Tewas di Mobil Land Cruiser

Hakim PN Medan Jamaluddin Ditemukan Tewas di Mobil Land Cruiser

News | Jum'at, 29 November 2019 | 23:03 WIB

Terpeleset di Kandang Ayam, 1 Terduga Teroris Deliserdang Berhasil Kabur

Terpeleset di Kandang Ayam, 1 Terduga Teroris Deliserdang Berhasil Kabur

News | Sabtu, 16 November 2019 | 20:29 WIB

Baku Tembak dengan Terduga Teroris di Deliserdang, 1 Polisi Luka

Baku Tembak dengan Terduga Teroris di Deliserdang, 1 Polisi Luka

News | Sabtu, 16 November 2019 | 16:21 WIB

Teror Bangkai Babi Ternyata Ditemukan di Pantai Labu, Bikin Nelayan Cemas

Teror Bangkai Babi Ternyata Ditemukan di Pantai Labu, Bikin Nelayan Cemas

News | Sabtu, 16 November 2019 | 00:58 WIB

2 Warga Deliserdang Dibawa Densus 88, Istri: Suami Saya Dibawa ke Mana?

2 Warga Deliserdang Dibawa Densus 88, Istri: Suami Saya Dibawa ke Mana?

News | Sabtu, 19 Oktober 2019 | 17:13 WIB

Tak Mampu Bayar Uang Kontrakan 3 Bulan, Ibu Gantung Diri

Tak Mampu Bayar Uang Kontrakan 3 Bulan, Ibu Gantung Diri

News | Selasa, 15 Oktober 2019 | 16:39 WIB

Bunuh Tetangga karena Bau Kotoran, Adi Menyerah Setelah Dibujuk Keluarga

Bunuh Tetangga karena Bau Kotoran, Adi Menyerah Setelah Dibujuk Keluarga

News | Selasa, 30 Juli 2019 | 15:46 WIB

Terkini

Rumah Dosen di Klungkung Dibobol, 12 Sertifikat Tanah Raib Dicuri

Rumah Dosen di Klungkung Dibobol, 12 Sertifikat Tanah Raib Dicuri

Bali | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:41 WIB

Pegawai Bank di Jember Bakar Kantor demi Tutupi Korupsi Rp3 Miliar

Pegawai Bank di Jember Bakar Kantor demi Tutupi Korupsi Rp3 Miliar

Jatim | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:37 WIB

QRIS Indonesia Makin Mendunia, BI Kebut Kerja Sama Pembayaran dengan Arab Saudi dan Hong Kong

QRIS Indonesia Makin Mendunia, BI Kebut Kerja Sama Pembayaran dengan Arab Saudi dan Hong Kong

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:35 WIB

Cak Imin Pastikan Prabowo Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB Malam Ini: Pasti Berpidato!

Cak Imin Pastikan Prabowo Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB Malam Ini: Pasti Berpidato!

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:34 WIB

Mesin Mobil Bergetar Saat RPM Rendah? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya

Mesin Mobil Bergetar Saat RPM Rendah? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya

Otomotif | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:30 WIB

Pemerintah Siapkan Otoritas Pelindungan Data Pribadi Independen, Jadi Fondasi Regulasi AI Nasional

Pemerintah Siapkan Otoritas Pelindungan Data Pribadi Independen, Jadi Fondasi Regulasi AI Nasional

Tekno | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:30 WIB

Petaka di Ujung Tol Kalianda: Perjalanan Pikap Berakhir Duka, 2 Orang Tewas

Petaka di Ujung Tol Kalianda: Perjalanan Pikap Berakhir Duka, 2 Orang Tewas

Lampung | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:29 WIB

Cabai Makin Murah, Tapi Daging Sapi dan Telur Ayam Terus Naik, Ini Update Harga Pangan

Cabai Makin Murah, Tapi Daging Sapi dan Telur Ayam Terus Naik, Ini Update Harga Pangan

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:27 WIB

Ensiklopedia Digital Open Source Berbasis MediaWiki Siap Perkuat Dokumentasi Pengetahuan Indonesia

Ensiklopedia Digital Open Source Berbasis MediaWiki Siap Perkuat Dokumentasi Pengetahuan Indonesia

Tekno | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:25 WIB

Kebijakan Tahan BI Rate 5,75 persen Disebut Bisa Dorong Penyaluran Kredit Perbankan

Kebijakan Tahan BI Rate 5,75 persen Disebut Bisa Dorong Penyaluran Kredit Perbankan

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:20 WIB

×