Mukhlis Pengemis Tajir Rp 194,5 Juta, Dalam 3 Tahun Kumpulkan Rp 104,5 Juta

Chandra Iswinarno | Stephanus Aranditio | Suara.com

Minggu, 01 Desember 2019 | 16:00 WIB
Mukhlis Pengemis Tajir Rp 194,5 Juta, Dalam 3 Tahun Kumpulkan Rp 104,5 Juta
Mukhlis pengemis yang mengantongi uang Rp 194,5 juta saat terjaring razia Satpol PP Jaksel beberapa waktu lalu. [Suara.com/Stephanus Aranditio]

Suara.com - Seorang pengemis bernama Muklis yang kedapatan membawa uang senilai Rp 194,5 juta saat razia petugas Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial Suku Dinas Jakarta Selatan kini dirawat di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1 Kedoya Selatan, Jakarta Barat.

Setelah diusut lebih jauh, Mukhlis ternyata juga pernah ditangkap pada Tahun 2016 di lokasi yang sama. Saat itu, ia terjaring dan kedapatan membawa uang tunai sebesar Rp 90 juta di saku celananya.

"Jadi Pak Mukhlis ini dulu sudah pernah juga tertangkap razia tahun 2016. Waktu itu, ditemukan uang sekitar Rp 90 juta. Selang tiga tahun, sekarang uangnya sudah Rp 194,5 juta. Dulu dikembalikan ke kakak kandungnya di Ciputat, cuma kembali lagi," kata Kepala Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1 Masyudi kepada Suara.com, Minggu (1/12/2019).

Artinya, selama tiga tahun, pengemis asal Padang Sumatra Barat itu sudah berhasil menambah tabungannya sebesar Rp 104,5 juta.

Namun, saat ditanya, Mukhlis mengaku perkerjaannya bukan sebagai seorang pengemis. Dia mengaku hanya diberi orang yang melintas atau kadang meminta kepada orang dengan alasan belum makan.

"Saya biasa nyuci ayam nyuci daging nyuci piring di kabayoran, sehari bisa Rp 20 ribu sampai Rp 30 ribu. Ungnya buat bisa makan biar bisa mandiri," ucap pria 65 tahun itu.

"Itu uangnya yang ratusan juta ada dari pemberian orang. Ada dari kerja, banyak yang ngasih waktu itu yang ngasih amplop ke saya kadang Rp 200 ribu. Ada juga Rp 500 ribu isinya, tetapi saya kerja, saya enggak minta-minta, ya saya ucapkan terima kasih saja, semoga amal kebaikannya dibalas Allah, cuma Allah yang tahu amal kebaikan orang," jelasnya.

Muklis mengungkapkan, dalam sehari bisa mengumpulkan uang tunai sebesar Rp 20 ribu sampai Rp 30 ribu dalam pecahan kecil. Kemudian, dia tukarkan ke bank dengan uang pecahan yang lebih besar.

Bahkan per bulan, dia bisa mengumpulkan uang hingga Rp 6 juta jika banyak orang yang memberi kepadanya.

"Setiap hari itu tadi Rp 20 ribu hingga Rp 30 ribu, terus saya ke bank masuk ketemu satpamnya ditanya 'mau kemana' saya mau nuker duit, 'ya masuk saja pak'. Terus saya nuker duit disana. uang itu saya kumpulin, Rp 6 juta lah per bulan, jadilah uang ratusan juta itu."

Masyudi mengatakan saat ini keluarga Mukhlis akan dipanggil kembali untuk menentukan nasibnya, pihak Panti Sosial menginginkan Muklis dibawa ke Panti Jompo mengingat usianya yang sudah tua agar tidak kembali mengemis lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Mukhlis, Pengemis Tajir yang Bisa Kumpulkan Uang Rp 6 Juta Per Bulan

Kisah Mukhlis, Pengemis Tajir yang Bisa Kumpulkan Uang Rp 6 Juta Per Bulan

News | Minggu, 01 Desember 2019 | 15:37 WIB

Punya Uang Rp 194,5 Juta, Pengemis Tajir Mukhlis Suka Tidur di Rumah Warga

Punya Uang Rp 194,5 Juta, Pengemis Tajir Mukhlis Suka Tidur di Rumah Warga

News | Sabtu, 30 November 2019 | 06:35 WIB

Pengemis Kabur ke Bank saat Razia, Kakek Mukhlis Bawa Uang Rp 194, 5 juta

Pengemis Kabur ke Bank saat Razia, Kakek Mukhlis Bawa Uang Rp 194, 5 juta

News | Jum'at, 29 November 2019 | 23:46 WIB

Bikin Geger, Pengemis Cipto Bawa 16 Kantong Plastik Isi Uang Rp 37 Juta

Bikin Geger, Pengemis Cipto Bawa 16 Kantong Plastik Isi Uang Rp 37 Juta

News | Rabu, 04 September 2019 | 13:50 WIB

Sewa Bayi untuk Ngemis, Pengemis di Padang Diantar Jemput Pakai Innova

Sewa Bayi untuk Ngemis, Pengemis di Padang Diantar Jemput Pakai Innova

News | Kamis, 09 Mei 2019 | 10:18 WIB

Terkini

Arus Balik Lebaran Mulai Padati Terminal Terpadu Pulo Gebang

Arus Balik Lebaran Mulai Padati Terminal Terpadu Pulo Gebang

News | Senin, 23 Maret 2026 | 15:22 WIB

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:59 WIB

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:50 WIB

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:42 WIB

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:25 WIB

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:38 WIB

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:25 WIB

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:17 WIB

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:13 WIB

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:04 WIB