Soal Presiden 3 Periode, Demokrat ke NasDem: Tak Usah Cari Muka

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Kamis, 05 Desember 2019 | 14:55 WIB
Soal Presiden 3 Periode, Demokrat ke NasDem: Tak Usah Cari Muka
Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon. (Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Politikus Partai Demokrat Jansen Sitindaon mempertanyakan sikap Partai NasDem yang menyetujui wacana perpanjangan masa jabatan presiden menjadi 3 periode. Ia menyebut NasDem hanya mencari muka.

Melalui tulisan yang diunggah ke akun Twitter pribadinya, @jansen_jsp, pada Kamis (5/12/2019) juga menyayangkan nama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ikut diseret dalam pernyataan NasDem tersebut.

"Maksud NasDem ini apa ya? Kehabisan argumen, malah nama Pak SBY dibawa-bawa. Tak usah cari muka lah. Kalian cari mukanya ke sana saja," tulis Jansen.

Ia kemudian mengatakan Partai Demokrat menolak wacana tentang masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

Jansen menegaskan, "Sikap Demokrat menolak presiden 3 periode, titik! Katanya restorasi, tapi pikirannya malah mundur kebelakang, aneh".

Ketua DPP Partai Demokrat ini menjelaskan, SBY sejak awal tidak ingin berkuasa lebih dari 2 periode meskipun partainya menjadi mayoritas dalam parlemen saat itu.

"Pada periode ke-2 jadi presiden, elektabilitas pak SBY jauh di atas siapa pun. Cek saja semua survei tahun 2014. Koalisi di parlemen pun mayoritas. Demokrat 148 kursi," ungkap Jansen.

"Namun, sejak awal Pak SBY tidak ingin 'mengotak-atik' jalan berkuasa lebih dari 2 periode. Bagi dia 10 tahun cukup," imbuhnya.

Jansen Sitindaon pertanyakan pernyataan NasDem soal presiden 3 periode (twitter @jansen_jsp)
Jansen Sitindaon pertanyakan pernyataan NasDem soal presiden 3 periode (twitter @jansen_jsp)

Jansen melampirkan pernyataan SBY yang diunggah ke akun Twitter @SBYudhoyono pada tahun 2014 lalu.

baca juga

Dalam kicauan itu, SBY menyatakan, "Andai kata saya bisa maju untuk ketiga kalinya & tidak dilarang konstitusi & UU, saya pun mengatakan 'Tidak akan maju lagi'".

Sebelumnya, NasDem merupakan fraksi di DPR yang mengusulkan perihal wacana perubahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

Namun, Sekretaris Fraksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) di DPR RI Saan Mustopa mengklaim partainya tidak mencari muka.

"Buat apa juga misalnya Nasdem melakukan sesuatu ingin cari muka. Kalau cari muka kemarin saja, periode pertama pencalonan Pak Jokowi misalnya, tapi kami enggak," ujar Saan di Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Saan mengatakan, wacana mengenai amendemen UUD 1945 dengan mengubah masa jabatan presiden menjadi tiga periode belum menjadi sikap Partai Nasdem, melainkan hanya berupa gagasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Museum SBY Ani, 6 Bangunan Ini Dibangun Atas Nama Cinta

Selain Museum SBY Ani, 6 Bangunan Ini Dibangun Atas Nama Cinta

Lifestyle | Rabu, 04 Desember 2019 | 19:22 WIB

Nasdem soal Wacana Presiden 3 Periode: Kami Tak Cari Muka ke Jokowi

Nasdem soal Wacana Presiden 3 Periode: Kami Tak Cari Muka ke Jokowi

News | Selasa, 03 Desember 2019 | 17:02 WIB

Ada Sosok Carmuk ke Jokowi soal Presiden 3 Periode, Ini Kata Fadli Zon

Ada Sosok Carmuk ke Jokowi soal Presiden 3 Periode, Ini Kata Fadli Zon

News | Selasa, 03 Desember 2019 | 13:20 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×