DKPP Sumut Pastikan Puluhan Ribu Babi Mati Akibat Virus Hog Cholera

Bangun Santoso

Minggu, 08 Desember 2019 | 09:15 WIB
DKPP Sumut Pastikan Puluhan Ribu Babi Mati Akibat Virus Hog Cholera
Petugas gabungan menyeret bangkai babi mengunakan perahu di aliran Sungai Bederah, untuk dikubur, di Kelurahan Terjun, Medan, Sumatera Utara, Selasa (12/11). [ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi]

Suara.com - Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumatera Utara mencatat hingga Sabtu (7/12/2019) sebanyak 22.985 ekor babi mati di daerah itu akibat virus hog cholera atau kolera babi.

"Sampai saat ini, kematian babi positif karena hog cholera. ASF masih menunggu dari Menteri Pertanian," kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan DKPP Sumut Mulkan Harahap, sebagaimana dilansir Antara di Medan, Sabtu.

Angka 22.985 babi yang mati tersebut menyebar di 16 kabupaten, yakni di Dairi, Humbang Hasundutan, Deli Serdang, Medan, Karo, Toba Samosir, Serdang Bedagai, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Samosir, Simalungun, Pakpak Bharat, Tebing Tinggi, Siantar, dan Langkat.

Menurut dia, dari 16 Kabupaten yang terdapat kematian babi, Deli Serdang merupakan yang tertinggi dengan angka 6.997 ekor, sedangkan yang tercatat kematian paling sedikit di Pematang Siantar sebanyak 12 ekor.

"Padahal sebenarnya kematian babi akibat hog cholera pertama kali diketahui terjadi di Dairi pada tanggal 25 September," ujarnya.

Mengantisipasi meningkatnya jumlah angka kematian babi, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar menyemprotkan disinfektan, membuka posko, penguburan bangkai babi, dan mencegah masyarakat membuang bangkai babi secara sembarangan.

"Kami masih terus melakukan sosialisasi, penguburan tetap terhadap bangkai babi," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapolri Idham Azis Ganti 5 Kapolda Termasuk Sumut dan Papua Barat

Kapolri Idham Azis Ganti 5 Kapolda Termasuk Sumut dan Papua Barat

News | Jum'at, 06 Desember 2019 | 14:10 WIB

Keponakan Bunuh Paman Pakai Keris Gara-gara Obat Nyamuk

Keponakan Bunuh Paman Pakai Keris Gara-gara Obat Nyamuk

News | Selasa, 03 Desember 2019 | 19:45 WIB

Geledah Motor Terduga Pelaku Bom Polrestabes Medan, Polisi Temukan 2 Peluru

Geledah Motor Terduga Pelaku Bom Polrestabes Medan, Polisi Temukan 2 Peluru

News | Kamis, 14 November 2019 | 13:32 WIB

Misteri Ratusan Bangkai Babi di Sungai Bedera dan Danau Siombak Diselidiki

Misteri Ratusan Bangkai Babi di Sungai Bedera dan Danau Siombak Diselidiki

News | Rabu, 13 November 2019 | 00:55 WIB

Ribuan Babi Mati Akibat Virus Kolera dan Demam Babi

Ribuan Babi Mati Akibat Virus Kolera dan Demam Babi

Foto | Selasa, 12 November 2019 | 17:28 WIB

Air Laut Pasang, Penguburan Ratusan Bangkai Babi di Danau Siobak Ditunda

Air Laut Pasang, Penguburan Ratusan Bangkai Babi di Danau Siobak Ditunda

News | Selasa, 12 November 2019 | 02:50 WIB

Niat Hindari Razia, Pemotor Wanita di Sumut Malah Ketemu Pria Bawa Senpi

Niat Hindari Razia, Pemotor Wanita di Sumut Malah Ketemu Pria Bawa Senpi

Otomotif | Jum'at, 08 November 2019 | 14:49 WIB

Terungkap! Ribuan Babi Mati di Sumut karena Virus Mematikan Hog Cholera

Terungkap! Ribuan Babi Mati di Sumut karena Virus Mematikan Hog Cholera

News | Kamis, 07 November 2019 | 11:41 WIB

Terkini

Museum Nasional dan Ratusan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Museum Nasional dan Ratusan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 18:42 WIB

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 18:40 WIB

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:39 WIB

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:38 WIB

Kritik Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Rudianto Lallo: Penegakan Hukum Tak Boleh Sewenang-wenang!

Kritik Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Rudianto Lallo: Penegakan Hukum Tak Boleh Sewenang-wenang!

News | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

7 Arti Mimpi Kehilangan HP atau Dompet Menurut Psikologi

7 Arti Mimpi Kehilangan HP atau Dompet Menurut Psikologi

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

Lebih Higienis! 4 Pelembap Korea Kemasan Tube Buat Perkuat Skin Barrier

Lebih Higienis! 4 Pelembap Korea Kemasan Tube Buat Perkuat Skin Barrier

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

BMKG Belum Bisa Pastikan Asal Bongkahan Es 20 Cm yang Timpa Rumah di Bantul

BMKG Belum Bisa Pastikan Asal Bongkahan Es 20 Cm yang Timpa Rumah di Bantul

News | Senin, 02 November 2026 | 18:32 WIB

Viva Milk Cleaner Spirulina untuk Kulit Apa? Cuma Rp9 ribu Ampuh Cegah Penuaan Dini

Viva Milk Cleaner Spirulina untuk Kulit Apa? Cuma Rp9 ribu Ampuh Cegah Penuaan Dini

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

Hadapi Gejolak Pasar hingga 2027, Investor Diminta Disiplin dan Diversifikasi

Hadapi Gejolak Pasar hingga 2027, Investor Diminta Disiplin dan Diversifikasi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

×