Tewas Tersedak Pisang, Yuni Tak Tahu Bayi 2 Bulan Belum Bisa Diberi Makan

Agung Sandy Lesmana | Yosea Arga Pramudita
Tewas Tersedak Pisang, Yuni Tak Tahu Bayi 2 Bulan Belum Bisa Diberi Makan
Ilustrasi bayi. (Shutterstock)

"Dalam perjalanan hidung korban mengeluarkan darah. Setelah sampai di Puskesmas korban sudah dalam keadaan meninggal dunia," sambung Erick.

Suara.com - Seorang bayi perempuan berinisial AH meninggal dunia lantaran tersedak pisang. Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (8/12/2019) pukul 03.40 WIB dini hari.

Kejadian bermula saat ibu korban bernama Yuni Sari (27) menyuapi korban dengan buah pisang.

Dalam hal ini, Yuni belum mengetahui kalau anaknya yang baru berusia dua bulan belum dapat mengkonsumsi pisang.

"Awal mula kejadiannya sekira jam 20.00 WIB, ibu korban mencoba memberikan makanan pisang sebagai makanan pendamping ASI kepada korban memakai sendok sebelum ditidurkan," ujar Kapolsek Kebon Jeruk, AKP Erick Sitepu saat dikonfirmasi, Selasa (10/12/2019).

Setelah tertidur, korban ditemukan tak bernyawa pada pagi harinya. Sontak, Yuni berserta kerabatnya membawa korban le Puskemas Kebon Jeruk.

"Dalam perjalanan hidung korban mengeluarkan darah. Setelah sampai di Puskesmas korban sudah dalam keadaan meninggal dunia," sambung Erick.

Kemudian, pihak Puskemas Kebon Jeruk melaporkan insiden ini ke Polsek Kebon Jeruk. Selanjutnya, polisi membawa korban ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk menjalani visum. Korban kekinian telah dimakamkan di di TPU Kedoya Utara.

"Kemudian polisi melakukan cek kondisi korban di puskesmas dan pengecekan di TKP," kata Erick.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS