Wapres Ma'ruf: Wakaf Belum Dipahami Sebagai Instrumen Ekonomi Syariah

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 10 Desember 2019 | 23:00 WIB
Wapres Ma'ruf: Wakaf Belum Dipahami Sebagai Instrumen Ekonomi Syariah
Wapres Ma'ruf Amin di Rapat Koordinasi Nasional BWI di Hotel Aryaduta, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/12/2019). (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan pemerintah Indonesia bakal mengembangan perekonomian berbasis syariah, termasuk soal zakat dan wakaf. Namun sejauh ini wakaf hanya dikelola untuk kegiatan sosial saja.

Ma'ruf mengatakan pengertian wakaf hanya untuk pembangunan masjid atau mushala, sekolah, pesantren, dan makam. Padahal menurutnya pengelolaan wakaf bisa lebih luas daripada itu.

"Sekalipun memiliki potensi yang besar, wakaf belum dipahami sebagai instrumen ekonomi Syariah," kata Ma'ruf saat berpidato dalam Rapat Koordinasi Nasional Badan Wakaf Indonesia (BWI) di Hotel Aryaduta, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/12/2019).

Karena itulah Ma'ruf mendorong pengelolaan wakaf di Indonesia bisa lebih inovatif dan bermanfaat termasuk untuk menggerakan perekonomian masyarakat. Hal itu disampaikannya karena saat ini Ma'ruf beserta Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan memimpin langsung upaya pengembangan ekonomi dan keuangan Syariah, dengan memperkuat kelembagaan pengembangan ekonomi Syariah.

Upaya memperkuat kelembagaan ini akan dilakukan melalui revisi Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2016 tentang Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS).

"Ma'ruf menjelaskan bahwa pengembangan ekonomi dan keuangan syariah akan difokuskan pada empat hal yakni pengembangan dan perluasan industri produk halal, pengembangan dan perluasan keuangan syariah, pengembangan dan perluasan kegiatan usaha syariah, serta pengembangan dan perluasan dana sosial syariah, termasuk zakat dan wakaf," ujarnya.

Ma'ruf kemudian meminta kepada BWI untuk berinovasi dari sisi pengumpulan maupun pemanfaatan wakaf.

Menurutnya hal itu bisa dilakukan agar wakaf mampu mendorong pemberdayaan masyarakat, peningkatan produktivitas dan pada akhirnya dapat memberikan kontribusi bagi pengurangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Kerjasama dengan dunia usaha, pengembangan UMKM, adalah beberapa contoh yang bisa dilakukan," tandasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wapres Ma'ruf Amin: Pengelolaan Aset Wakaf di Indonesia Belum Produktif

Wapres Ma'ruf Amin: Pengelolaan Aset Wakaf di Indonesia Belum Produktif

News | Selasa, 10 Desember 2019 | 21:58 WIB

Pesan Khusus Ma'ruf Amin Kepada Penyelenggara Negara Soal Birokrasi Sehat

Pesan Khusus Ma'ruf Amin Kepada Penyelenggara Negara Soal Birokrasi Sehat

News | Selasa, 10 Desember 2019 | 13:39 WIB

Wapres Maruf: Tindakan Koruptif Pejabat Negara Memprihatinkan

Wapres Maruf: Tindakan Koruptif Pejabat Negara Memprihatinkan

News | Selasa, 10 Desember 2019 | 11:24 WIB

Jokowi Tak Hadir Saat Peringatan Hari Antikorupsi di KPK

Jokowi Tak Hadir Saat Peringatan Hari Antikorupsi di KPK

Foto | Senin, 09 Desember 2019 | 16:54 WIB

Terkini

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Video | Senin, 14 September 2026 | 20:05 WIB

Dibalik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?

Dibalik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 20:03 WIB

Siswi Yang Diduga Hilang Ingatan Karena Keracunan MBG Dirujuk ke RSCM, Ahli Turun Tangan

Siswi Yang Diduga Hilang Ingatan Karena Keracunan MBG Dirujuk ke RSCM, Ahli Turun Tangan

News | Senin, 14 September 2026 | 19:58 WIB

Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus

Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:56 WIB

Kenali Identitas Bangsa Lewat Manuskrip: Perpusnas Gelar Pameran Merawat Ingatan Sepanjang September

Kenali Identitas Bangsa Lewat Manuskrip: Perpusnas Gelar Pameran Merawat Ingatan Sepanjang September

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 19:54 WIB

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

News | Senin, 14 September 2026 | 19:51 WIB

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

News | Senin, 14 September 2026 | 19:49 WIB

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:48 WIB

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 19:47 WIB

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

News | Senin, 14 September 2026 | 19:44 WIB

×