Wapres Ma'ruf Amin: Pengelolaan Aset Wakaf di Indonesia Belum Produktif

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 10 Desember 2019 | 21:58 WIB
Wapres Ma'ruf Amin: Pengelolaan Aset Wakaf di Indonesia Belum Produktif
Wapres Maruf Amin saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Badan Wakaf Indonesia (BWI) di Hotel Aryaduta, Gambir, Jakarta Pusat pada Selasa (10/12/2019). [Suara.com/Ria Rizki]

Suara.com - Wakil Presiden Maruf Amin mengatakan pengelolaan aset wakaf di Indonesia belum diarahkan ke kegiatan produktif. Padahal, manfaat pengelolaan wakaf bisa lebih luas. Bahkan untuk merangsang pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitarnya.

Maruf menyebut tidak produktif itu dibuktikan melalui Sistem Informasi Wakaf Kementerian Agama RI tahun 2018. Dia mencontohkan tanah wakaf yang kemungkinan mendekati 5,5 miliar meter persegi, 10 persen tanah wakafnya berada di tempat strategis. Akan tetapi, tanah wakaf tersebut belum dikelola dengan baik untuk mendapatkan manfaat ekonomi yang tinggi bagi umat.

"Padahal sebenarnya jika dimanfaatkan dengan baik, tanah wakaf yang sangat luas dan sebagaian berada di lokasi strategis tersebut seharusnya dapat memberikan manfaat yang besar kepada umat," kata Ma'ruf saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Badan Wakaf Indonesia (BWI) di Hotel Aryaduta, Gambir, Jakarta Pusat pada Selasa (10/12/2019).

Padahal sebenarnya jika dimanfaatkan dengan baik, tanah wakaf yang sangat luas dan sebagian berada di lokasi strategis tersebut seharusnya dapat memberikan manfaat yang besar kepada umat.

Menurutnya, lahan wakaf yang berada di area strategis itu seharusnya bisa digunakan untuk area komersil tanpa menghilangkan sarana pemberdayaan umat. Apabila dipaparkan, selama ini tanah wakaf sebagian besar dimanfaatkan untuk masjid dan musala 72 persen, untuk sekolah dan pesantren sekitar 14 persen, 8,6 persen untuk kegiatan sosial lainnya dan selebihnya sebesar 4,5 persen untuk makam.

Kata Maruf, hampir tidak ada yang dialokasikan untuk membangun fasilitas yang dapat mendukung kegiatan ekonomi. Menurutnya hal tersebut juga disebabkan oleh minimnya pemahaman terkait dengan wakaf.

Karena itu, Maruf ingin mendorong agar pengelolaan wakaf dilakukan lebih profesional dan kreatif dengan visinya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan skala ekonomi umat.

"Agar wakaf mampu mendorong pemberdayaan masyarakat, peningkatan produktivitas dan pada akhirnya dapat memberikan kontribusi bagi pengurangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Dalam kesempatan itu juga, Maruf memberikan masukan kepada Badan Wakaf Indonesia untuk melakukan perbaikan diantara lain regulasi tentang wakaf, perbaikan tata kelola, penguatan kapasitas manajemen risiko, pengawasan, integrasi wakaf dengan sistem keuangan, serta standarisasi manajemen dan pengelola wakaf.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wapres Maruf: Tindakan Koruptif Pejabat Negara Memprihatinkan

Wapres Maruf: Tindakan Koruptif Pejabat Negara Memprihatinkan

News | Selasa, 10 Desember 2019 | 11:24 WIB

Di Depan Wapres Maruf, Ketua Komnas HAM: Pelanggaran HAM Makin Berat

Di Depan Wapres Maruf, Ketua Komnas HAM: Pelanggaran HAM Makin Berat

News | Senin, 09 Desember 2019 | 14:42 WIB

Wapres Maruf: Jokowi Kasih Arahan Pemberantasan Korupsi Jadi Prioritas

Wapres Maruf: Jokowi Kasih Arahan Pemberantasan Korupsi Jadi Prioritas

News | Senin, 09 Desember 2019 | 12:16 WIB

Pidato di Mukernas Rabithah Alawiyah, Maruf Bicara Tanggung Jawab Keumatan

Pidato di Mukernas Rabithah Alawiyah, Maruf Bicara Tanggung Jawab Keumatan

News | Sabtu, 07 Desember 2019 | 00:42 WIB

Wapres Maruf: Umat Islam Harus Dijaga dari Gerakan-gerakan Menyimpang

Wapres Maruf: Umat Islam Harus Dijaga dari Gerakan-gerakan Menyimpang

News | Jum'at, 06 Desember 2019 | 22:23 WIB

Terkini

Karhutla Kepung Way Kambas, Pemprov Lampung Gabungkan Operasi Udara dan Ratusan Pasukan Darat

Karhutla Kepung Way Kambas, Pemprov Lampung Gabungkan Operasi Udara dan Ratusan Pasukan Darat

Video | Senin, 19 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Cara BRI Cetak Mahasiswa UNAIR Jadi Agen Literasi

Cara BRI Cetak Mahasiswa UNAIR Jadi Agen Literasi

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:54 WIB

BRI KPR Hadirkan Solusi Cicilan Aman di Kelapa Gading

BRI KPR Hadirkan Solusi Cicilan Aman di Kelapa Gading

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Promo Spesial BRI, Nikmati Kudapan Gratis di Tong Tji House Sampai April 2027

Promo Spesial BRI, Nikmati Kudapan Gratis di Tong Tji House Sampai April 2027

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Daftar Resto Diskon dari BRI di Lampung, Makan Puas dengan Harga Menarik

Daftar Resto Diskon dari BRI di Lampung, Makan Puas dengan Harga Menarik

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:18 WIB

YLBHI Minta Prabowo Mundur jika Tak Becus Urus Karhutla

YLBHI Minta Prabowo Mundur jika Tak Becus Urus Karhutla

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:10 WIB

ZAP Festival 2026, BRI Tebar Diskon Bundling Treatment 50 Persen

ZAP Festival 2026, BRI Tebar Diskon Bundling Treatment 50 Persen

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional

Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Belanda Kembalikan 20 Barang Curian ke Indonesia: dari Berlian hingga Alquran Kuno

Belanda Kembalikan 20 Barang Curian ke Indonesia: dari Berlian hingga Alquran Kuno

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:00 WIB

HUT ke-62 Golkar Digelar Sederhana, Bahlil Larang Acara di Hotel

HUT ke-62 Golkar Digelar Sederhana, Bahlil Larang Acara di Hotel

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 21:58 WIB

×