Kerja Bagai Robot, Pramugari Garuda: Tepergok Curhat di Medsos Diskors

Reza Gunadha | Husna Rahmayunita | Suara.com

Rabu, 11 Desember 2019 | 17:56 WIB
Kerja Bagai Robot, Pramugari Garuda: Tepergok Curhat di Medsos Diskors
Pesawat Garuda Indonesia. [Dok HIPMI]

Suara.com - Josephine Ecclesia, pramugari Garuda Indonesia yang juga tergabung dalam Serikat Pekerja Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI) mengaku mendapat perlakuan diskriminatif ketika bekerja di perusahaan yang pernah dipimpin Ari Askhara.

Hal itu diungkap Josephine dalam acara ILC TV One bertajuk Ketika Garuda 'Diserempet' Moge pada Selasa (10/12/2019) malam.

Salah satu perlakukan diskrimasi yang didapat awak kabin yakni durasi jam kerja 18 jam, bagai robot. Menurut Josephine hal itu sudah bukan menjadi rahasia umum.

"Garuda memberikan jam kerja kepada awak kabin seperti robot. Penerbangan Melbourne PP, Sydney PP di mana dilakukan malam hari dan kita harus kembali lagi ke Jakarta tanpa istrihat malam," kata Josephine.

Menurut Josephine, sistem kerja seperti robot itu berpengaruh pada pelayanan yang diberikan awak kabin kepada penumpang. Tak jarang dari mereka melakukan kesalahan, terlebih dalam kondisi di bawah tekanan.

"Bagaimana dalam keadaan emergency "evacuate-evacuate", tiba-tiba kita bukan evacuate tapi malah nyalain senter. Saking kita bingung, padahal evacuate itu, kita benar-benar harus melihat di mana kita mendarat, di air kah, atau di darat. Bagaimana nanti penumpang yang di dalam harus kita selamatkan, ada berapa ibu hamil, bayi dan penumpang yang tak bisa jalan," kata dia.

Karni Ilyas lantas menanyakan durasi kerja normal untuk pramugari. Josephine menjawab, "Pramugari ada standar minimum dan standard service. Kalau minimum 14 jam. Jadi kalau kita mau terbang lebih, ditambah dua jam harus ada ekstra satu awak kabin lagi."

Untuk itu, ia meminta agar Garuda Indonesia mempertimbangkan kembali kebijakan durasi kerja seperti robot karena hal itu berdampak untuk jangka panjang.

Lebih lanjut, Josephine menambahkan, buntut dari jam kerja seperti robot banyak awak kabin yang sakit hingga harus mendapat perawatan intesif.

"Yang kasian ini scheduling Bang Karni, nggak tau iseng atau apa. Mereka nggak bisa mikir lagi orang-orang yang bisa jalanin schedule atau apa. Sekali dia kena, dia terus yang kena. Dan sampai teman-teman ini banyak yang opname," ungkapnya.

Alih-alih awak kabin tepergok curhat di media sosial tentang sakitnya, mereka bisa diskors dalam jangka waktu yang tidak pasti.

"Tiba-tiba opname, update status. Bikin statusnya gini: Kerja nggak usah susah payah banget. Perusahaan senang, nanti kalau kita sakit, perusahaan cari karyawan baru," kata Josephine.

"Nah itu, nanti kalau ketahuan (bikin status) unit awak kabin, nanti langsung diskors, tiga bulan kadang nggak jelas. Itu katanya kita nggak profesional. Tapi tolong dong, kalian menganggap awak kabin ini robot atau manusia?" imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Fakta Dugaan Prostitusi di Garuda: Pramugari Disebut Jadi Simpanan Bos

6 Fakta Dugaan Prostitusi di Garuda: Pramugari Disebut Jadi Simpanan Bos

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 16:19 WIB

Polisi Mulai Usut Akun Twitter Sebut Bos Garuda Jadi Germo Pramugari

Polisi Mulai Usut Akun Twitter Sebut Bos Garuda Jadi Germo Pramugari

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 15:36 WIB

Polres Bandara Soetta Belum Terima Aduan Garuda Soal Cuitan di Twitter

Polres Bandara Soetta Belum Terima Aduan Garuda Soal Cuitan di Twitter

Banten | Rabu, 11 Desember 2019 | 15:10 WIB

Mengenal Rhinoplasty, Operasi Hidung yang Dilakukan Puteri Novitasari Ramli

Mengenal Rhinoplasty, Operasi Hidung yang Dilakukan Puteri Novitasari Ramli

Health | Rabu, 11 Desember 2019 | 15:34 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB