Kabur Usai Videonya Viral, Polisi Buru Jawara H yang Persekusi Banser NU

Reza Gunadha | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Rabu, 11 Desember 2019 | 18:43 WIB
Kabur Usai Videonya Viral, Polisi Buru Jawara H yang Persekusi Banser NU
Anggota Banser dipersekusi (Twitter/nahdlatululama)

Suara.com - Buntut aksi persekusi terhadap dua anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nadhatul Ulama, polisi kekinian tengah berupaya mencari alat bukti serta saksi guna menguak insiden tersebut.

Aksi yang dilakukan oleh seorang pria berinisial H—mengaku sebagai oknum jawara Betawi—itu terjadi di Jalan Ciputat Raya 1 Nomor 61, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Selasa (10/12/2019) sekitar pukul 13.00 WIB.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Bastoni Purnama mengatakan, tengah memburu pelaku yang merupakan warga Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Sebab, ia kini melarikan diri seusai videonya viral di media sosial.

"Ya ada kemungkinan yang bersangkutan melarikan diri karena videonya viral," kata Bastoni di Mapolres Jakarta Selatan, Rabu (11/12/2019).

Sementara ini, polisi telah mendapatkan keterangan dari empat orang saksi. Selain itu, polisi mengklaim telah melakukan olah tempat kejadian perkara.

"Sampai saat ini ada 4 orang saksi yang sudah diperiksa, kemudian juga, kami melakukan olah TKP untuk mencari alat bukti yang lain, juga minta saksi ahli terkait dengan ITE maupun ahli bahasa terkait dengan kata yang bersifat ancaman dan mengarah ke persekusi," jelasnya.

Bastoni mengatakan, telah mengetahui wajah serta alamat H. Kekinian, proses perburuan terhadap H masih dilakukan oleh pihak kepolisian.

"Tersangka sudah kami ketahui wajahnya, alamatnya kemudian inisialnya. Sementara kami mencari tersangka untuk diambil keterangannya," papar Bastoni.

Sebelumnya, insiden yang merundung Eko dan Wildan—dua anggota Banser Depok—bermula saat keduanya berkendara sepeda motor menuju Depok. Namun, ada satu pemotor yang membuntuti serta memepet kedua korban.

Setelah menepi, pelaku yang diketahui berinisial H tersebut melayangkan kata-kata makian kepada kedua korban. Bahkan, aksi presekusi tersebut juga direkam oleh pelaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita 2 Anggota Banser NU Dipersekusi Jawara, Dibuntuti hingga Direkam

Cerita 2 Anggota Banser NU Dipersekusi Jawara, Dibuntuti hingga Direkam

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 18:02 WIB

Kronologi Lengkap Banser NU yang Dipersekusi Jawara saat Jaga Gus Muwafiq

Kronologi Lengkap Banser NU yang Dipersekusi Jawara saat Jaga Gus Muwafiq

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 15:08 WIB

Persekusi Banser NU, Gun Romli PSI Desak Polisi Usut Tuntas

Persekusi Banser NU, Gun Romli PSI Desak Polisi Usut Tuntas

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 14:50 WIB

2 Anggotanya Dipersekusi Jawara, GP Ansor dan Banser Lapor Polisi

2 Anggotanya Dipersekusi Jawara, GP Ansor dan Banser Lapor Polisi

Jabar | Rabu, 11 Desember 2019 | 14:39 WIB

Gun Romli Mengecam Keras Intimidasi Terhadap Anggota Banser NU

Gun Romli Mengecam Keras Intimidasi Terhadap Anggota Banser NU

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 11:02 WIB

Preman Sangar di Solo Tobat, Kini Jadi Penjaga Para Kiai

Preman Sangar di Solo Tobat, Kini Jadi Penjaga Para Kiai

Jawa Tengah | Minggu, 27 Oktober 2019 | 13:20 WIB

CEK FAKTA: Heboh Foto Banser Tiba di Papua, Ini Aslinya

CEK FAKTA: Heboh Foto Banser Tiba di Papua, Ini Aslinya

News | Rabu, 21 Agustus 2019 | 14:18 WIB

Terkini

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:21 WIB

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:49 WIB

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:21 WIB

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 16:24 WIB

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:51 WIB

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:34 WIB

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:29 WIB

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:10 WIB

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:45 WIB

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:41 WIB