Gun Romli Mengecam Keras Intimidasi Terhadap Anggota Banser NU

Bangun Santoso | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 11 Desember 2019 | 11:02 WIB
Gun Romli Mengecam Keras Intimidasi Terhadap Anggota Banser NU
Gambar hasil potongan video anggota Banser NU mendapat intimidasi dan persekusi

Suara.com - Intelektual Muda Nahdlatul Ulama (NU) Mohamad Guntur Romli atau Gun Romli mengecam keras aksi intimidasi dan persekusi yang dilakukan terhadap anggota Banser NU. Menurutnya, orang yang melakukan hal itu hanyala orang radikal yang mudah mengkafirkan sesama muslim.

Kejadian itu terekam dalam sebuah video yang tersebar luas di media sosial. Dua pemuda berseragam Banser NU diintimidasi dan dipaksa untuk mengucapkan takbir oleh seorang pria. Pria tersebut pun sempat mengatakan kafir dan kata-kata kasar lantaran dua pemuda itu enggan mengikuti kemauannya.

"Saya mengecam keras intimidasi dan persekusi terhadap anggota Banser dengan makian kafir, mony*t, anj*ing, hanya orang radikal yang mengkafirkan sesama muslim" kata Guntur Romli kepada Suara.com, Rabu (11/12/2019).

Gun Romli sempat berbincang dengan salah satu pemuda Banser NU tersebut yang bernama Eko. Eko bersama Wildan ialah anggota Banser Depok yang sedang melintasi Jakarta Selatan untuk menghadiri pengajian Gus Muwafiq pada Selasa (10/12/2019).

Dalam perjalanannya, Eko dan Wildan yang menggunakan sepeda motor dipepet dan dihentikan oleh seseorang tak dikenal. Orang tersebut sengaja mempersekusi keduanya dengan makian guna memancing keributan.

"Alhamdulillah sahabat Banser tidak terpancing, mereka tetap melanjutkan perjalanan dan bertugas," ujar Gun Romli.

Akibat kejadian tersebut, Gun Romli mendesak aparat hukum untuk segera menangkap pelaku. Sementara itu Gun Romli juga meminta kepada seluruh kader Banser NU untuk tidak terpancing emosi.

"Agar isu ini tidak menjadi liar dan menjalar, saya minta kepolisian menangkap pelaku, provokasi dan persekusi dia membawa-bawa isu SARA sangat berbahaya, saya juga minta kader-kader Banser dan NU yang lain tidak terpancing dan tetap menahan diri, serahkan pada proses hukum," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komentari Acara Reuni 212, Gun Romli: Monas Sepi Kosong Melompong

Komentari Acara Reuni 212, Gun Romli: Monas Sepi Kosong Melompong

News | Senin, 02 Desember 2019 | 11:58 WIB

Bongkar Anggaran Aneh Pemprov DKI, William Malah Jadi Sasaran

Bongkar Anggaran Aneh Pemprov DKI, William Malah Jadi Sasaran

News | Rabu, 06 November 2019 | 10:05 WIB

Serang Konvoi Rombongan Banser Pakai Batu, Polisi Tangkap Seorang Pesilat

Serang Konvoi Rombongan Banser Pakai Batu, Polisi Tangkap Seorang Pesilat

Jatim | Kamis, 17 Oktober 2019 | 23:35 WIB

Bela Ulama Bela Gus Nur Trending Topic, Warganet Mencibir

Bela Ulama Bela Gus Nur Trending Topic, Warganet Mencibir

News | Rabu, 16 Oktober 2019 | 17:33 WIB

ASN Pandeglang Penghina Banser Mengaku Khilaf dan Minta Maaf

ASN Pandeglang Penghina Banser Mengaku Khilaf dan Minta Maaf

Banten | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 19:31 WIB

PNS Pandeglang Risak Banser NU di Medsos

PNS Pandeglang Risak Banser NU di Medsos

Banten | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 16:25 WIB

Aktivis Papua: Selebaran Bubarkan Banser NU Bukan Kami Buat, itu Provokasi

Aktivis Papua: Selebaran Bubarkan Banser NU Bukan Kami Buat, itu Provokasi

News | Senin, 26 Agustus 2019 | 16:59 WIB

Terkini

Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir

Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:05 WIB

NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk

NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:44 WIB

Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto

Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:15 WIB

Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan

Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 07:24 WIB

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:54 WIB

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:35 WIB