PBNU Prihatin Anggota Banser NU Dipersekusi hingga Dipaksa Takbir

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 11 Desember 2019 | 21:01 WIB
PBNU Prihatin Anggota Banser NU Dipersekusi hingga Dipaksa Takbir
H (pakai topi) pelaku persekusi terhadap 2 anggota Banser NU di Jakarta Selatan. [Facebook]

Suara.com - Pengurus Besar Nadlatul Ulama prihatin terhadap peristiwa persekusi yang menimpa dua anggota Barisan Serbaguna alias Banser NU.

Namun, PBNU mengapresiasi sikap dua anggota Banser yang tak terpancing emosi saat dipersekusi oleh pria berinisial H dan mengaku jawara tersebut.

Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini mengatakan, persekusi terhadap dua anggota Banser itu menjadi bukti kebencian berlatar agama masih terjadi. Apalagi pelaku menggunakan takbir untuk tindakan yang salah.

"Prihatin bahwa pemahaman keagamaan yang disertai kebencian masih saja terjadi, bahkan menggunakan takbir secara keliru," kata Zainut dalam keterangan tertulis, Rabu (11/12/2019).

Akan tetapi, Zainut tetap mengapresiasi dua anggota Banser NU yakni Eko dan Wildan yang tidak terpancing emosi ketika mendapatkan intimidasi.

Terlepas dari apresiasi tersebut, Zainut tetap meminta kepada aparat kepolisian untuk mengusut tuntas pelaku persekusi.

"Meminta kepada aparat kepolisian untuk mengusut pelaku persekusi," ujarnya.

Zainut berpesan kepada seluruh warga NU untuk tetap tenang dan tidak terpancing dengan tindakan intimidasi tersebut.

Ia menekankan, Islam adalah agama yang mengajak kepada perdamaian, kemanusiaan, toleransi. Lalu dirinya menyebut bahwa takbir adalah kalimat suci yang justru setiap insan harus menjaganya dengan perbuatan dan akhlak.

baca juga

Untuk diketahui, dua anggota Barisan Ansor Serbaguna Nadhatul Ulama, yakni ES alias Eko dan WS alias Wildan, menjadi korban persekusi di Jalan Ciputat Raya 1 Nomor 61, Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Kejadian tersebut tepatnya terjadi pada Selasa (10/12/2019) sekitar pukul 13.00 WIB.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Bastoni Purnama mengatakan, dua anggota Banser Depok itu mulanya mengendarai sepeda motor menuju Depok. Namun, ada satu pemotor yang membuntuti serta memepet kedua korban.

"Kemudian di TKP, anggota Banser tersebut sempat dipepet dan juga dicaci memakai kata-kata yang agak keras, sehingga korban merasa terancam dan terintimidasi," kata Bastoni di Mapolres Jakarta Selatan, Rabu (11/12/2019).

Setelah menepi, pelaku yang diketahui berinisial H tersebut melayangkan kata-kata makian kepada kedua korban. Bahkan, aksi presekusi tersebut juga direkam oleh pelaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabur, Polisi Minta Pelaku Persekusi terhadap 2 Banser NU Serahkan Diri

Kabur, Polisi Minta Pelaku Persekusi terhadap 2 Banser NU Serahkan Diri

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 19:32 WIB

Kabur Usai Videonya Viral, Polisi Buru Jawara H yang Persekusi Banser NU

Kabur Usai Videonya Viral, Polisi Buru Jawara H yang Persekusi Banser NU

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 18:43 WIB

Terkuak! Anggota Banser NU yang Dipersekusi Jawara Sedang Kawal Maulid Nabi

Terkuak! Anggota Banser NU yang Dipersekusi Jawara Sedang Kawal Maulid Nabi

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 15:21 WIB

2 Anggotanya Dipersekusi Jawara, GP Ansor dan Banser Lapor Polisi

2 Anggotanya Dipersekusi Jawara, GP Ansor dan Banser Lapor Polisi

Jabar | Rabu, 11 Desember 2019 | 14:39 WIB

Polda soal Viral DPO Pelaku Persekusi Banser NU: Itu Hoaks!

Polda soal Viral DPO Pelaku Persekusi Banser NU: Itu Hoaks!

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 12:03 WIB

Gun Romli Mengecam Keras Intimidasi Terhadap Anggota Banser NU

Gun Romli Mengecam Keras Intimidasi Terhadap Anggota Banser NU

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 11:02 WIB

Banser NU Dipersekusi, Putri Gus Dur: Sabar, Banyak yang Sedang Memancing

Banser NU Dipersekusi, Putri Gus Dur: Sabar, Banyak yang Sedang Memancing

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 13:56 WIB

Terkini

Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'

Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:59 WIB

Bukan Urusan Politik, Mensesneg Bongkar Isi Pertemuan Didit Hediprasetyo dan Jokowi

Bukan Urusan Politik, Mensesneg Bongkar Isi Pertemuan Didit Hediprasetyo dan Jokowi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:59 WIB

LPDB Koperasi Perkuat Ekosistem Koperasi, KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina Jadi Contoh Usaha Produk

LPDB Koperasi Perkuat Ekosistem Koperasi, KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina Jadi Contoh Usaha Produk

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:55 WIB

WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia

WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:44 WIB

Geruduk DPR, Mahasiswa Desak Evaluasi Program MBG dan Kebijakan Anggaran

Geruduk DPR, Mahasiswa Desak Evaluasi Program MBG dan Kebijakan Anggaran

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:34 WIB

Rekayasa Kematian Gagal! Brigadir Rizka Sintiani Divonis 10 Tahun usai Terbukti Bunuh Suami

Rekayasa Kematian Gagal! Brigadir Rizka Sintiani Divonis 10 Tahun usai Terbukti Bunuh Suami

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:23 WIB

Haul Akbar HUT Jakarta, KAI Buka Alternatif Naik-Turun di Stasiun Jatinegara Mulai Sore Ini

Haul Akbar HUT Jakarta, KAI Buka Alternatif Naik-Turun di Stasiun Jatinegara Mulai Sore Ini

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:11 WIB

KPK Periksa Gus Yaqut sebagai Saksi untuk Tiga Tersangka Lain di Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Periksa Gus Yaqut sebagai Saksi untuk Tiga Tersangka Lain di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:56 WIB

Bappenas: Pakai AI, Polri Bisa Ungkap Kejahatan 20 Tahun Lalu dengan Presisi!

Bappenas: Pakai AI, Polri Bisa Ungkap Kejahatan 20 Tahun Lalu dengan Presisi!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:53 WIB

Bawa Jelangkung Hitam ke Gedung DPR, Massa PB HMI: Prabowo atau Pertamax Turun!

Bawa Jelangkung Hitam ke Gedung DPR, Massa PB HMI: Prabowo atau Pertamax Turun!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:51 WIB